Connect with us

SEPUTAR KALTIM

Menuju HUT ke-69 Benua Etam, Pemprov Kaltim Matangkan Persiapan Pekan Raya untuk Pekan ini

Published

on

Jelang HUT ke-69 Kaltim pada 9 Januari, Pemprov gelar rapat finalisasi. Simak persiapan Pekan Raya Kaltim dan imbauan Sekda Sri Wahyuni agar acara berjalan lancar.

Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kini menapaki usia yang kian matang. Sejak resmi menjadi pemekaran dari Provinsi Kalimantan pada 1957 silam berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1956, wilayah berjuluk Benua Etam ini terus berkembang pesat.

Tanggal 9 Januari pun ditetapkan sebagai tonggak sejarah hari jadi provinsi ini. Kini, di tahun 2026, Kaltim bersiap merayakan ulang tahunnya yang ke-69.

Menyambut momen bersejarah itu, akan berlangsung sebuah event pada akhir pekan ini, 9–11 Januari 2026. Pemerintah Provinsi Kaltim bergerak cepat melakukan finalisasi persiapan. Rapat pamungkas berlangsung di Kantor Gubernur Kaltim, Senin 5 Januari 2025, guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan mulus tanpa celah.

Dalam rapat itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (POD) Setdaprov Kaltim, Siti Sugiyanti, memimpin rapat. Juga dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni.

Hadir pula perwakilan perangkat daerah, aparat keamanan dari Polresta Samarinda dan Kodam VI/Mulawarman, serta mitra media seperti TVRI Kaltim.

Fokus Teknis dan Pembagian Tugas

Mengingat waktu pelaksanaan yang tinggal menghitung hari, Siti Sugiyanti menegaskan bahwa fase perencanaan sudah usai. Fokus kini beralih pada deteksi dini kendala teknis di lapangan.

“Rapat ini fokus pada finalisasi teknis, mulai dari rundown acara, penanggung jawab kegiatan, hingga kesiapan lokasi dan sarana pendukung. Semua harus dipastikan sudah siap dan terkoordinasi agar pelaksanaan di lapangan berjalan lancar,” ujar Siti.

Sekda: Hindari Tumpang Tindih

Senada dengan Siti, Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni memberikan atensi khusus pada soliditas koordinasi lintas sektor. Peringatan HUT ini akan melibatkan banyak pihak dan massa, sehingga potensi miskomunikasi harus terminimalisir sejak dini.

“Yang kita jaga adalah kelancaran di lapangan. Setiap perangkat daerah dan unsur pendukung harus memahami peran dan alur koordinasinya, sehingga tidak terjadi tumpang tindih tugas dan seluruh kegiatan dapat berjalan tertib serta aman,” tegas Sri Wahyuni.

Rangkaian Acara Padat

Perayaan ke-69 tahun ini akan berkonsep meriah namun khidmat. Agenda utama meliputi Upacara Peringatan HUT Kaltim, Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kaltim, hingga penyerahan penghargaan bergengsi Arindama Keberhasilan Pembangunan.

Tak hanya seremoni pejabat, euforia ulang tahun juga akan melibatkan warga melalui gelaran Pekan Raya Kaltim (PRK). Ajang ini disiapkan sebagai panggung hiburan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat umum.

Guna menjamin kenyamanan warga saat berpesta, aspek keamanan menjadi prioritas mutlak. Pihak Polresta Samarinda dan Kodam VI/Mulawarman telah menyatakan kesiapannya mengerahkan personel untuk memastikan situasi tetap kondusif selama tiga hari perayaan.

Sementara itu, Diskominfo Kaltim dan TVRI memastikan arus informasi terkait agenda ini tersebar luas, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mendoakan dan merayakan kemajuan Kaltim di usianya yang hampir menyentuh tujuh dekade. (ens)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.