MAHULU
Empat Segmen Sudah Diresmikan, Rudy Mas’ud Minta Sisa 7 Km Jalan Tering-Ujoh Bilang Tuntas dalam 3-6 Bulan
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud resmikan 4 segmen jalan Tering-Ujoh Bilang. Targetkan sisa 7 km tuntas dalam 3-6 bulan dengan anggaran Rp90 Miliar
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, tidak ingin membuang waktu dalam menuntaskan konektivitas ke wilayah pedalaman. Usai meresmikan empat segmen jalan Tering (Kutai Barat) menuju Ujoh Bilang (Mahakam Ulu), ia langsung memberikan target ketat kepada jajarannya untuk menyelesaikan sisa proyek dalam hitungan bulan.
Peresmian segmen 1, 2, 3, dan 4 ruas jalan tersebut berlangsung langsung di lokasi proyek. Selasa 6 Januari 2026 lalu. Meskipun mayoritas jalur sepanjang 31,53 kilometer tersebut sudah mulus dengan beton (rigid pavement), Gubernur menyoroti sisa pekerjaan yang belum tuntas.
Sebagai informasi, masih terdapat sekitar 7,65 kilometer jalan yang terbagi dalam 9 titik pengerjaan. Titik-titik ini memiliki tantangan tersendiri karena kondisi medan yang berat.
Dengan alokasi APBD Tahun 2026 sebesar Rp90 miliar, Rudy meminta Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim untuk bekerja ekstra cepat.
“Jalan ini harus tuntas Pak Nanda (Kepala Dinas PUPR Kaltim). Kalau bisa enam bulan, atau tiga bulan Pak Nanda,” tegas Rudy memberikan instruksi langsung di lapangan.
Urgensi Akses Warga
Orang nomor satu di Kaltim ini menegaskan, percepatan ini bukan soal mengejar target administrasi semata, melainkan soal kemanusiaan. Jalan Tering-Ujoh Bilang adalah nadi utama distribusi logistik dan mobilitas warga Mahakam Ulu yang selama ini kerap terisolir.
“Segera saja mengerjakannya. Kita tidak menunggu waktu. Harus cepat, kasian warga kita di Mahakam Ulu,” desaknya.
Progres Pengerjaan
Kepala Dinas PUPR Kaltim, A.M. Fitra Firnanda, yang mendampingi Gubernur, menjelaskan bahwa secara teknis total ruas jalan yang sudah dikerjakan mencapai 23,91 kilometer. Proyek ini berjalan secara bertahap sejak 2023 sepanjang 1,4 km, tahun 2024 sepanjang 3,2 km, dan dikebut pada 2025 sepanjang 19,28 km.
Khusus untuk Tahun Anggaran 2025, pengerjaan terbagi menjadi empat paket dengan total panjang efektif sekitar 19 km lebih.
Merespons tantangan Gubernur, pria yang akrab disapa Nanda ini menyatakan kesiapannya untuk menuntaskan “pekerjaan rumah” sisa 7,65 kilometer tersebut tahun ini juga.
“Sisa beberapa titik akan kita tuntaskan tahun ini Pak Gubernur. Kami target sebelum akhir 2026, semua sudah tertangani,” ujarnya.
Rampungnya jalan poros ini diharapkan akan memangkas biaya logistik secara signifikan dan membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah perbatasan Kaltim.(ens)
-
SAMARINDA5 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN3 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
KUKAR3 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA15 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman
-
OLAHRAGA12 jam agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru

