Connect with us

BERAU

Goa Gumantung, Surga Tersembunyi di Maratua yang Siap Perkuat Ekowisata Kaltim

Published

on

Wisatawan menikmati keindahan danau payau di dalam Goa Gumantung, Pulau Maratua, Kabupaten Berau. Aktivitas menyusuri gua menggunakan kayak menjadi pengalaman ekowisata yang unik. (HO/Dispar Kaltim)

Jika Pulau Maratua selama ini dikenal dengan pantai berpasir putih dan laut birunya, ternyata pulau cantik di Kabupaten Berau itu masih menyimpan surga tersembunyi yang belum banyak diketahui wisatawan. Namanya Goa Gumantung, sebuah gua karst yang di dalamnya terdapat danau payau berwarna biru kehijauan dengan panorama yang memikat.

Keunikan destinasi ini terus didorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai salah satu ikon wisata alam berbasis konservasi. Tak hanya menawarkan pengalaman berbeda, Goa Gumantung juga dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat sektor pariwisata bahari dan ekowisata berkelanjutan di Benua Etam.

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, mengatakan Goa Gumantung merupakan destinasi langka yang menghadirkan fenomena geologi unik di kawasan karst Pulau Maratua.

“Destinasi yang berada di Pulau Maratua ini menawarkan fenomena geologi langka, di mana pengunjung dapat menemukan sebuah danau payau jernih bernuansa biru kehijauan yang tersembunyi tepat di dalam perut gua,” ujarnya, Minggu.

Menyusuri Danau Payau di Dalam Perut Gua

Pemandangan Goa Gumantung dari area jalur trekking memperlihatkan tebing karst yang menjulang dan air berwarna biru kehijauan yang menjadi daya tarik utama destinasi ini. (Ho/Dispar Kaltim)

Pesona Goa Gumantung tidak hanya terletak pada danaunya. Kawasan ini juga menyuguhkan perpaduan tebing karst yang menjulang, stalaktit dan stalagmit alami, serta rimbunnya vegetasi hutan yang mengelilingi mulut gua.

Salah satu pengalaman yang paling diminati wisatawan adalah menyusuri danau payau menggunakan perahu kayak. Air yang tenang berpadu dengan suasana gua yang sejuk menghadirkan sensasi berwisata yang berbeda dari destinasi lainnya.

“Ruang gua yang sangat luas ini memungkinkan wisatawan untuk langsung berkeliling menyusuri aliran air payau yang tenang menggunakan perahu kayak kecil. Ini adalah pengalaman relaksasi ekologis yang sangat unik dan jarang ditemukan di pulau tropis lainnya,” kata Faisal.

Untuk mencapai lokasi, wisatawan hanya perlu menempuh perjalanan singkat dari dermaga utama Pulau Maratua, kemudian melanjutkan trekking ringan melewati jalur setapak yang dikelilingi pepohonan rindang.

Wisata Alam yang Mengajak Menjaga Kelestarian

Menurut Faisal, Goa Gumantung bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga ruang edukasi yang mengajak wisatawan lebih dekat dengan alam.

“Setiap kayuhan di atas permukaan air danau yang tenang ini seolah mengajak wisatawan untuk menyatu dengan alam. Goa Gumantung bukan sekadar tempat wisata biasa, melainkan ruang sunyi untuk menemukan ketenangan batin dan benar-benar hadir menyatu dengan alam,” tuturnya.

Karena itu, pengelolaan kawasan terus diarahkan pada prinsip ekowisata yang mengutamakan kelestarian lingkungan. Selain menjaga kualitas tata air di kawasan karst, upaya tersebut juga bertujuan melindungi ekosistem hutan yang menjadi penyangga kehidupan di Pulau Maratua.

Melalui promosi wisata yang bertanggung jawab, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap Goa Gumantung semakin dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara. Di sisi lain, meningkatnya kunjungan diharapkan mampu menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat pesisir tanpa mengorbankan kelestarian alam.

“Melalui pengemasan promosi wisata ekologi yang bertanggung jawab, pesona Goa Gumantung ini siap mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan roda ekonomi kreatif bagi masyarakat pesisir Maratua,” pungkas Faisal. (*/am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER