Connect with us

OLAHRAGA

32 Pebiliar Berebut Tiket Final Turnamen 9 Ball Piala Ketua PWI Kaltim

Published

on

Persaingan untuk menjadi yang terbaik dalam Turnamen Biliar 9 Ball Piala Ketua PWI Kalimantan Timur semakin mengerucut. Memasuki hari kedua, sebanyak 32 pebiliar yang berhasil melewati babak penyisihan kembali berhadapan untuk memperebutkan tempat di fase akhir kompetisi.

Pertandingan berlangsung di RA De’Ale Biliar, Kompleks Go Mall, Jalan Bhayangkara, Samarinda, Sabtu (29/8/2026). Para peserta yang masih bertahan harus menjaga konsistensi permainan karena setiap laga menjadi semakin penting untuk menentukan siapa yang mampu melanjutkan langkah menuju final.

Ketua PWI Kaltim Biliar Club, Yudi Adi Prabowo, mengatakan hari kedua menjadi salah satu fase penentu dalam turnamen. Jumlah peserta yang semakin menyusut membuat persaingan menuju partai puncak semakin terbuka.

“Memasuki hari kedua persaingan semakin mengerucut hingga nanti sampai ke final. Dari pertandingan ini kita akan mengetahui siapa yang menjadi juara Turnamen Biliar 9 Ball Piala Ketua PWI Kaltim,” kata Yudi.

Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang untuk mencari pemenang, tetapi juga memberikan ruang bagi para pebiliar untuk menguji kemampuan melalui pertandingan kompetitif.

Piala Bergilir Jadi Simbol Supremasi Juara

Salah satu hal yang membuat perebutan gelar semakin menarik adalah keberadaan piala bergilir. Trofi tersebut disiapkan sebagai simbol supremasi bagi pemain yang berhasil memenangkan turnamen.

Nama juara akan diabadikan dengan diukir pada piala bergilir. Meski demikian, trofi tersebut tidak langsung menjadi hak milik permanen pemain yang keluar sebagai juara.

Ada aturan khusus yang diberlakukan. Pebiliar yang mampu memenangkan turnamen sebanyak tiga kali secara berturut-turut baru berhak membawa pulang piala bergilir tersebut.

“Nama pemenang akan diukir di piala bergilir. Piala tersebut tidak dibawa pulang secara permanen. Jika ada pemain yang mampu menjadi juara tiga kali berturut-turut, barulah berhak membawa pulang piala bergilir itu,” jelas Yudi.

Selain piala bergilir, panitia juga memberikan penghargaan kepada empat posisi terbaik. Juara pertama memperoleh uang pembinaan Rp3 juta dan trofi. Juara kedua mendapatkan Rp1,5 juta beserta trofi.

Dua pemain yang menempati posisi juara tiga bersama masing-masing memperoleh Rp750 ribu dan trofi. Para pemenang juga mendapatkan jersey kenang-kenangan dari PWI Kaltim.

Jadi Ajang Tambah Pengalaman Pebiliar Daerah

Turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi peserta dari luar Samarinda untuk mengukur kemampuan. Salah satunya Fergy, pebiliar asal Bontang, yang mengaku senang bisa ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Bagi Fergy, turnamen ini menjadi pengalaman tersendiri karena merupakan kali pertama dirinya mengikuti kompetisi biliar di luar Bontang. Bertemu peserta dari daerah lain sekaligus menghadapi atmosfer pertandingan yang berbeda menjadi pengalaman yang dinilainya berharga.

Ia berharap PWI Kaltim Biliar Club dapat mempertahankan penyelenggaraan turnamen serupa secara rutin. Menurutnya, semakin banyak kompetisi digelar, semakin terbuka pula kesempatan bagi pebiliar untuk mengembangkan kemampuan dan memperbanyak pengalaman bertanding.

Turnamen Biliar 9 Ball Piala Ketua PWI Kaltim mendapat dukungan dari sejumlah pihak, yakni Polresta Samarinda, Baramulti Suksessarana (BSSR), Mahaguna Group, Bara Kaltim Sejahtera, Pertamina Hulu Mahakam, Kaosan Priority Samarinda, Restu Ibu dan RA De’Ale Biliar.

Dukungan tersebut turut menopang penyelenggaraan turnamen yang menjadi wadah kompetisi sekaligus ruang bagi para pebiliar untuk mengasah kemampuan. Ajang ini juga diharapkan dapat ikut mendorong semakin berkembangnya olahraga biliar di Kalimantan Timur. (Am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER