OLAHRAGA
Tanpa Persiapan Khusus, M. Husaini dari Lapas Samarinda Sabet Juara Turnamen Biliar PWI Kaltim
Kejutan terjadi di penghujung Turnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 PWI Kalimantan Timur. M. Husaini, peserta yang mewakili Lapas Narkotika, berhasil keluar sebagai pemenang setelah melewati persaingan selama dua hari.
Gelar tersebut diraih Husaini dalam pertandingan yang berlangsung di RA De’Ale Billiard, Jalan Bhayangkara, Samarinda, Sabtu (29/8/2026) malam. Menariknya, pebiliar tersebut mengaku tidak melakukan persiapan khusus sebelum mengikuti kompetisi.
Husaini mengatakan keikutsertaannya dalam turnamen bermula dari arahan Kepala Lapas Narkotika. Ia kemudian mengikuti pertandingan dan justru mampu mengakhiri kompetisi dengan menempati posisi teratas.
“Sebenarnya tidak ada persiapan khusus. Saya ikut ini karena mendapat perintah dari Kalapas,” ungkap Husaini.
Bagi Husaini, keberhasilan tersebut menjadi pencapaian menarik karena pengalaman mengikuti turnamen resmi masih terbatas. Selama ini, ia lebih sering bermain biliar dalam suasana santai dibanding mengikuti kompetisi.
“Kalau turnamen agak jarang. Saya baru sekali, tetapi kalau sekadar fun game memang sering,” jelasnya.
Meski demikian, pengalaman bermain secara rutin menjadi bekal ketika menghadapi pertandingan. Husaini mengaku bersyukur dapat menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan dengan hasil terbaik.
“Alhamdulillah. Tetap semangat untuk teman-teman PWI mengadakan kegiatan seperti ini. Yang penting jangan lupa tersenyum dan sehat selalu,” ucapnya.
PWI Kaltim Siapkan Turnamen Jadi Agenda Tahunan

Turnamen Deadline Headline Bola 9 tidak hanya menjadi arena untuk menentukan pebiliar terbaik. Kompetisi tersebut juga dirancang sebagai ruang silaturahmi antara wartawan dengan mitra dan berbagai pihak yang selama ini berhubungan dengan PWI Kaltim.
Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, mengatakan turnamen tersebut akan diarahkan menjadi agenda tahunan. Piala bergilir disiapkan sebagai bagian dari identitas kompetisi sehingga persaingan di tahun-tahun berikutnya diharapkan semakin menarik.
“Karena ini piala bergilir, tentu menjadi tugas PWI untuk melaksanakannya setiap tahun. Khusus bagi teman-teman PWI, dengan mengundang peserta dari eksternal, mereka bisa mendapatkan lawan yang sepadan,” katanya.
Menurut Abdurrahman, keterlibatan peserta dari luar PWI menjadi salah satu unsur penting dalam kompetisi. Kehadiran mereka tidak hanya memperluas jejaring silaturahmi, tetapi juga memberikan tantangan yang berbeda bagi peserta dari kalangan wartawan.
Lebih jauh, PWI Kaltim ingin memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menemukan pebiliar potensial dari lingkungan wartawan. Potensi itu nantinya dapat dikembangkan dan dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi olahraga wartawan di tingkat nasional.
“Semoga hasilnya nanti bisa dibawa ke pentas nasional. Insyaallah akan bertarung di Pekan Olahraga Wartawan Nasional pada April 2027 di Provinsi Lampung,” ujarnya.
Rencana menjadikan turnamen sebagai agenda rutin juga mendapat apresiasi dari pihak Korem. Kapenrem Aji Surya Natakesuma melalui Kapten Imam Nawawi menilai pelaksanaan kompetisi berjalan baik.
“Tidak ada yang bisa saya sampaikan selain ucapan selamat kepada semuanya atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan lancar. Saya berharap ke depan semakin meningkat dan semakin baik,” tuturnya.
Husaini di Puncak, Lim dan Dimas Lengkapi Podium



Setelah seluruh pertandingan berakhir, M. Husaini dari Lapas Narkotika menempati posisi pertama atau Champions. Mendapatkan hadiah Rp3juta, piala, dan predikat piala Ketua PWI Kaltim perdana.
Sementara gelar runner-up menjadi milik Muslim Hidayat alias Lim yang merupakan peserta dari PWI Kaltim. Meraih hadiah Rp1,5 Juta dan piala.
Sementara itu, posisi ketiga atau semifinalis semuanya ditempati Didda Satrya alias Dimas, juga dari PWI Kaltim. Meraih hadiah Rp750 ribu kali dua.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian Turnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 yang digelar selama dua hari.
PWI Kaltim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mendukung kegiatan, mulai dari panitia, Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kaltim, pengelola RA De’Ale Billiard, mitra, hingga para tamu undangan.
Termasuk kepada para sponsor, Polresta Samarinda, Baramulti Sukses Sarana (BSS), MahaGuna Group, Bara Kaltim, Petamina Hulu Mahakam, Restu Ibu, Kaosan.
Ke depan, turnamen diharapkan tidak hanya mempertahankan semangat kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara PWI dengan mitra sekaligus membuka peluang bagi lahirnya pebiliar dari kalangan wartawan yang mampu bersaing di tingkat nasional. (Am)
-
HIBURAN4 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
KUKAR4 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA2 hari agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
OLAHRAGA2 hari agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKarhutla Kaltim Meluas, BPBD Akui Sulit Cari Sumber Air untuk Pemadaman
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKarhutla Kaltim, Peneliti Ungkap Tradisi Bakar Ladang Dayak Punya Aturan Ketat
-
OLAHRAGA2 hari agoBiliar dan Politik Punya Kemiripan, Tio: yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

