PARIWARA
Pemprov Kaltim ‘Gercep’ Tracing Pasien Terindikasi Obat Sirup

Pemprov Kaltim langsung melakukan penelusuran (tracing) terkait dugaan adanya pasien gagal ginjal karena mengonsumsi obat sirup. Yang akhir-akhir ini dilarang konsumsi oleh BPOM maupun Kemenkes.
Fenomena pasien gagal ginjal akibat mengonsumsi obat sirup dengan kandungan tertentu. Turut menjadi perhatian Pemprov Kaltim. Sebagai langkah awal penanganan, pemprov terus memantau kasus gagal ginjal atau penyakit lainnya yang berpotensi disebabkan oleh obat sirup.
Selanjutnya, kata Gunernur Kaltim Isran Noor, hasil monitoring dan tracing itu dilaporkan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI secara berkala dan berkelanjutan.
“Memang ada terindikasi di Penajam Paser Utara, tapi masih dalam penelusuran.”
“Pemprov Kaltim berharap tidak ada warga yang sakit akibat mengonsumsi obat-obatan tersebut,” ucap Isran Noor usai pembukaan Pra Rakernas APPSI di Hotel Novotel Balikpapan baru-baru ini.
Isran menegaskan upaya tracing terhadap pasien gagal ginjal bakal terus dilakukan. Terutama pasien anak-anak. Agar nantinya bisa diberi obat khusus dari Kemenkes.
Mengenai obat tersebut tentu telah ditanggung pemerintah melalui program kesehatan. Isran juga mengingatkan seluruh apotek untuk tidak menjual obat yang telah dilarang.
“Prinsipnya, untuk penanganan di masing-masing rumah sakit milik daerah sudah disiapkan. Semoga, kasus-kasus seperti ini tidak mempengaruhi masyarakat untuk tetap beraktivitas,” tandasnya. (DRA)
ADV DISKOMINFO KALTIM
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoJelang Mudik Lebaran, Dishub Kaltim Sisir Kelayakan Kapal di Sungai Mahakam
-
SAMARINDA4 hari agoMusim Hujan Masih Berlangsung, BPTD dan BMKG Minta Pemudik Jalur Darat di Kaltim Lebih Waspada
-
BERITA4 hari agoYamaha Kaltimtara Gelar Buka Puasa Bersama 1.000 Anak Yatim di Balikpapan
-
MAHULU4 hari agoBandara Ujoh Bilang Dikebut, Wagub Kaltim Targetkan Penerbangan Perdana Tahun Ini
-
PARIWARA3 hari agoPunya Rencana Riding Saat Libur Lebaran, Simak Tips Perawatan Sepeda Motor dari Yamaha

