SEPUTAR KALTIM
Antisipasi Inflasi 2024, Pemprov Kaltim Bentuk Toko Penyeimbang
Pemprov Kaltim bentuk toko penyeimbang untuk mengantisipasi kenaikan inflasi 2024. Toko penyeimbang ini akan menjual bahan pokok dengan harga terjangkau.
Untuk mengantisipasi kenaikan inflasi pada tahun 2024, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) membentuk toko penyeimbang yang akan menjual komoditas-komoditas yang harganya tinggi di pasar.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DisperindagkopUKM) Kaltim Heny Purwaningsih mengatakan bahwa toko penyeimbang ini akan menjual barang kebutuhan pokok dengan jumlah yang cukup, mutu yang baik, dan harga yang terjangkau.
“Toko penyeimbang ini akan menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok,” kata Heni dikutip melalui Antaranews Kaltim.
Menurut Heni, angka inflasi di Kaltim pada tahun 2023 sebesar 3,46 persen. Angka ini relatif terkendali dibandingkan dengan inflasi tahun 2022 sebesar 5,35 persen.
“Namun, kita tetap harus waspada terhadap potensi kenaikan inflasi pada tahun 2024,” ujar Heni.
Heni mengatakan, toko penyeimbang ini akan dibangun di beberapa kabupaten/kota di Kaltim. Lokasinya akan ditentukan setelah dilakukan survei.
“Kami menargetkan toko penyeimbang ini dapat beroperasi pada bulan Maret 2024,” kata Heni.
Selain membentuk toko penyeimbang, Pemprov Kaltim juga akan melakukan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok.
Operasi pasar ini akan dilakukan secara rutin di beberapa kabupaten dan kota di Kaltim.
Heni mengatakan, salah satu upaya yang akan dilakukan adalah penguatan kerja sama antar daerah.
“Kami akan terus memperkuat kerja sama dengan daerah-daerah pemasok bahan pokok,” katanya lagi.
Heni menerangkan, beberapa bahan pokok yang berpotensi memicu inflasi menjelang bulan puasa dan Idul Fitri adalah cabai rawit, beras, daging ayam ras, dan bawang merah.
“Untuk itu, kami akan memastikan pasokan bahan pokok tersebut tersedia dan harganya terkendali,” ucap Heni. (rw)
-
OLAHRAGA4 hari agoSIWO PWI Kaltim Dipastikan Masuk Kepengurusan KONI 2026-2030, Polemik Berakhir
-
BALIKPAPAN5 hari agoSatu Jemaah Wafat di Tanah Suci, 359 Jemaah Kloter Balikpapan Kembali dengan Selamat
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoKADIN Kaltim Siapkan Program Besar, Fokus Cetak SDM Unggul dan Perkuat UMKM
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoMassa Aksi Kecewa, Hak Angket DPRD Kaltim Kembali Tertunda
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoHarga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamina Sebut Ikuti Harga Minyak Dunia
-
BONTANG4 hari agoYamaha Goes to School Hadir di Bontang, Siswa Belajar Kreatif Lewat Buket Bunga dan Dekorasi Kue
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoKejati Kaltim Bongkar Dugaan Praktik Tambang Ilegal Bertahun-Tahun, Satu Tersangka Ditahan
-
POLITIK3 hari agoPAN Buka Alasan Absen di Paripurna Hak Angket, Darlis: Kami Patuh Instruksi DPP

