PPU
Beri Perlindungan, Pemkab PPU Daftarkan Petani Sawit Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Pemkab PPU berupaya melindungi para petani sawit di daerah tersebut. Dengan mengikutsertakan mereka ke progam BPJS Ketenagakerjaan. Program ini hanya untuk petani mandiri, bukan pekerja di perusahaan perkebunan sawit.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto mengatakan, pihaknya mendaftarkan petani sawit ke program BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) kategori Jaminan Kecelakaan Kerja ((JK) dan Jaminan Kematian (JKM).
“Pemerintah kabupaten akan mendaftarkan petani kebun sawit yang masuk kategori pekerja rentan kepesertaan BPJamsostek,” ujarnya, mengutip dari Antara, Rabu.
Lewat program ini, ia berharap para petani sawit mendapat jaminan kematian serta santunan pendidikan anak. Meski begitu, tidak semua pekerja sawit masuk radar program ini.
“Warga yang disasar didaftarkan kepesertaan BPJamsostek hanya yang tidak bekerja di perusahaan kelapa sawit.”
“Kalau warga yang bekerja di perusahaan kelapa sawit sudah ditanggung kepesertaan BPJamsostek oleh perusahaan tempat warga bersangkutan bekerja,” lanjutnya.
Saat ini, timnya sedang melakukan pendataan di lapangan. Jika sudah lengkap, datanya akan diserahkan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU. Targetnya, selesai tahun ini.
“Kami kerahkan seluruh penyuluh pertanian yang ada di setiap kecamatan untuk lakukan pendataan,” tambah Andi Trasodiharto.
Sambil melakukan pendataan, penyuluh pertanian di setiap kecamatan juga mendapat tugas untuk menyosialisasikan keuntungan menjadi peserta BPJamsostek.
“Pemerintah kabupaten komitmen memberikan perhatian khusus kepada pekerja rentan yang membutuhkan BPJamsostek sebagai salah satu upaya percepatan pengentasan kemiskinan,” pungkasnya. (fth)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA4 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA4 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA4 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
NUSANTARA4 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBukan Sekadar Gelar, Pemprov Kaltim dan KPK Saring Ketat Kandidat Desa Antikorupsi 2026
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoTingkatkan Nilai Jual, DKP Kaltim Pacu Nelayan Olah Tangkapan Jadi Produk Turunan

