EKONOMI DAN PARIWISATA
Daya Beli Petani Kaltim Menguat, NTP Capai 144,66 di Agustus 2025

BPS Kaltim melaporkan Nilai Tukar Petani pada Agustus 2025 meningkat menjadi 144,66. Kenaikan 1,24 persen ini dipengaruhi terutama oleh subsektor perkebunan rakyat yang tumbuh signifikan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Agustus 2025 sebesar 144,66, atau naik 1,24 persen dibandingkan Juli 2025.
Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menjelaskan kenaikan tersebut dipengaruhi oleh peningkatan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 1,62 persen, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) hanya naik 0,38 persen.
“NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan,” terangnya dalam keterangan resmi, belum lama ini.
Adapun NTP Agustus 2025 pada masing-masing subsektor yakni:
Tanaman pangan (NTPP) sebesar 103,62,
Hortikultura (NTPH) sebesar 116,33,
Tanaman perkebunan rakyat (NTPR) sebesar 201,67,
Peternakan (NTPT) sebesar 105,56,
Nelayan dan pembudidaya ikan (NTNP) sebesar 101,46.
Tercatat tiga subsektor mengalami kenaikan, yaitu tanaman pangan naik 1,05 persen, tanaman perkebunan rakyat naik 3,00 persen, dan peternakan naik 0,49 persen. Sebaliknya, subsektor hortikultura turun 5,77 persen dan perikanan turun 1,17 persen.
Selain itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Agustus 2025 juga naik 1,21 persen menjadi 151,01 dibandingkan Juli yang tercatat 149,20. Kenaikan NTUP terjadi pada subsektor tanaman pangan (0,86 persen), perkebunan rakyat (2,96 persen), dan peternakan (0,54 persen). Sementara subsektor hortikultura turun 5,61 persen dan perikanan turun 1,10 persen.
Dari lima provinsi di Pulau Kalimantan, empat provinsi mencatatkan kenaikan NTP, yakni Kalimantan Timur (1,24 persen), Kalimantan Selatan (0,76 persen), Kalimantan Utara (0,03 persen), dan Kalimantan Barat (0,02 persen). Sementara Kalimantan Tengah turun 0,10 persen. Secara nasional, NTP Agustus 2025 naik 0,76 persen. (Prb/ty/portalkaltim/sty)
-
PARIWARA5 hari agoGas Awal Tahun Nyaman Setahun Penuh, Trik Jitu Yamaha Kaltim Bawa Pulang Nmax Neo atau Aerox Alpha
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoEks Bandara Temindung “Hidup Lagi”, Dispar Kaltim Janjikan Agenda Kreatif Tiap Bulan
-
PARIWARA4 hari agoJadi Kado Spesial di Awal Tahun, Yamaha Resmi Jual Skutik Premium TMAX di Indonesia
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoDrama ‘Prank’ Beasiswa S2 Eksekutif Berakhir, Pemprov Kaltim dan ITK Sepakat Lanjutkan Program Gratispol
-
SAMARINDA4 hari agoAkses Pedalaman Kaltim Terbuka Lagi, Bandara APT Pranoto Operasikan 6 Rute Perintis
-
PARIWARA3 hari ago50 Unit Yamaha TMAX Sold Out dalam Waktu 25 Menit di Program Order Online
-
PARIWARA2 hari agoYamaha YZF-R3/R25 Raih Penghargaan Internasional Prestisius di Jepang
-
KUKAR3 hari agoRefleksi Peristiwa Merah Putih Sanga-Sanga, Seno Aji: Musuh Kita Bukan Lagi Penjajah, Tapi Disrupsi Teknologi

