SEPUTAR KALTIM
Dinas Perkebunan Kaltim Lakukan Monev Sarana dan Prasarana Dalkarlabun
Dinas Perkebunan Kaltim melakukan Monev Sarana dan Prasarana Dalkarlabun yang akan memfokuskan pada jumlah titik panas di 4 Kabupaten.
Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Sarana dan Prasarana Pengendalian Kebakaran Lahan Perkebunan (Dalkarlabun) Tahun 2023 di 3 (tiga) Perusahaan Besar Swasta (PBS) Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Paser, Rabu, 1 November 2023.
Kepala Dinas Perkebunan Prov Kaltim, Ahmad Muzakkir menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebagai tindaklanjut Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 100.3.1/K.620/2023 tanggal 21 Agustus 2023.
Surat keputusan tersebut menetapkan status keadaan siaga bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan serta asap akibat kebakaran hutan dan Lahan hingga November 2023.
Monev ini melibatkan Tim Terpadu yang terdiri dari Dinas Perkebunan Kaltim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kaltim dan Dinas Kehutanan Kaltim, yang akan memfokuskan pada jumlah titik panas di 4 (empat Kabupaten yang terdeteksi tingkat kepercayaan tinggi (high) yaitu Kabupaten Kutai Kartanegara, Paser, Kutai Barat dan Penajam Paser Utara di 10 (sepuluh) PBS.
Kabupaten Paser ini adalah Tim Terpadu yang pertama melaksanakan Monev dan selanjutnya akan menyusul 3 (tiga) Tim lainnya sesuai jadwal.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan bahwa perusahaan perkebunan kelapa sawit memahami peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan standar sistem, sarana dan prasarana pengendalian karlabun, mulai dari organisasi sumber daya manusia hingga alat-alat dan sarana pengendalian karlabun.
Selain itu, perusahaan perkebunan diharapkan tetap waspada dan memberikan perhatian penuh terhadap resiko terjadinya kebakaran lahan perkebunan diwilayah kerjanya.
Kegiatan Monev pengendalian kebakaran lahan perkebunan tahun 2023 ini merupakan langkah positif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menjalani tugas perlindungan terhadap kebakaran lahan dan kebun yang semakin penting di Indonesia. untuk pembangunan perkebunan berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Timur. (Prb/ty/DiskominfoKaltim/RW)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA4 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA3 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA3 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
NUSANTARA4 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoTingkatkan Nilai Jual, DKP Kaltim Pacu Nelayan Olah Tangkapan Jadi Produk Turunan
-
NUSANTARA3 hari agoBukti Pembinaan Mendunia Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra Ukir Sejarah di World Supersport Australia, Selanjutnya Targetkan Juara Race

