BONTANG
Dinkes Bontang Belajar Tata Arsip dan Naskah ke Ibu Kota
Dinkes Bontang akan melakukan 2 kegiatan di ibu kota Kaltim, Samarinda pada 30 November-1 Desember besok. Yang tujuan utamanya adalah belajar dan melihat praktik tata arsip dan naskah.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang memahami kalau sistem kearsipan yang baik sangat diperlukan di intansinya. Selain untuk memudahkan sistem birokrasi, kearsipan juga diperlukan untuk melindungi data-data penting. Utamanya tentang temuan kasus penyakit tertentu serta penanganannya.
Data-data ini merupakan aset penting untuk kebijakan di bidang kesehatan pada masa mendatang. Sehingga perlu dijaga dengan sebaik-baiknya.
Karena itu, Dinkes Bontang akan menyambangi Samarinda untuk menggelar dua agenda. Yakni pelatihan bertema “Tata Kearsipan & Tata Naskah Dinas (Online / Digital) Sesuai Pemendagri No 88 Tahun 2022 dan Pemendagri No 1 Tahun 2023.
Agenda ini rencananya digelar pada Kamis 30 November 2023. Mereka mengundang Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim sebagai pemateri, ataupun yang mewakili dari bidang arsip.
Selepas itu, mereka akan menyambangi DPK Kaltim untuk melakukan study tour pengelolaan kearsipan pada 1 Desember 2023.
Rencananya, kegiatan ini akan diikuti oleh 44 peserta. Tak hanya dari Bontang, beberapa peserta berstatus undangan dari kabupaten/kota lain di Kalimantan Timur. (dra)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoCIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Satukan Padel, Wellness dan Komunitas
-
NUSANTARA3 hari agoPuncak MAXI Tour Boemi Nusantara, Rayakan Kemerdekaan di Tana Para Raja
-
OPINI3 hari agoKaltim Kehilangan Kursi Ketua Komisi
-
BALIKPAPAN5 hari agoBPJS Ketenagakerjaan Dorong Penerima Manfaat Kembali Berdaya Lewat Program PEKA
-
SAMARINDA17 jam agoMal Lembuswana, Kenangan yang Tersisa dari Samarinda Era 1990-an
-
SAMARINDA4 hari agoAsap Karhutla Lintas Daerah di Kaltim, Wali Kota Samarinda Dorong Pemprov Bentuk Gerakan Bersama
-
EKONOMI DAN PARIWISATA8 jam agoDesa Wisata Kaltim Diperkuat Kemitraan, UMKM hingga Ekonomi Kreatif Jadi Sasaran

