SEPUTAR KALTIM
Dispar Kaltim Sebut Digitalisasi Arsip Lebih Mudah Dibanding Manual
Dispar Kaltim mengaku bahwa pengelolaan arsip secara digital lebih mudah dan hemat biaya dibandingkan dengan sistem manual.
Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, Restiawan Baihaqi mengungkapkan bahwa pihaknya telah beralih ke pengelolaan arsip digital. Dengan memakai aplikasi Srikandi untuk mempermudah proses administrasi dan pelayanan publik.
“Digitalisasi arsip ini kan memudah seluruh peroses administrasi,” ujar Baihaqi, Minggu.
Adapun dokumen-dokumen yang dimasukan dalam aplikasi Srikandi ini meliputi dokumen-dokumen arsip aktif. Seperti surat masuk, surat keluar dan dokumen-dokumen kegiatan Dispar. Baik yang sudah terjalankan maupun masih dalam perencanaan.
Menurut Baihaqi, digitalisasi arsip ini dapat menghemat biaya dan waktu pengiriman surat antar bidang maupun antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.
“Cuma memang harus ada perlakuan khusus, seperti perawatan aplikasi dan segala macamnya,” katanya.
Tentunya, kemudahan ini telah dirasakan pihaknya seperti pencarian dokumen-dokumen wisata di Kaltim. Dengan adanya arsip digital, pencarian dokumen tersebut dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.
“Dengan adanya dokumen digital itu tentu mempermudah segalanya,” pungkasnya. (dmy/fth)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoCIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Satukan Padel, Wellness dan Komunitas
-
NUSANTARA3 hari agoPuncak MAXI Tour Boemi Nusantara, Rayakan Kemerdekaan di Tana Para Raja
-
OPINI3 hari agoKaltim Kehilangan Kursi Ketua Komisi
-
BALIKPAPAN4 hari agoBPJS Ketenagakerjaan Dorong Penerima Manfaat Kembali Berdaya Lewat Program PEKA
-
SAMARINDA15 jam agoMal Lembuswana, Kenangan yang Tersisa dari Samarinda Era 1990-an
-
SAMARINDA4 hari agoAsap Karhutla Lintas Daerah di Kaltim, Wali Kota Samarinda Dorong Pemprov Bentuk Gerakan Bersama
-
EKONOMI DAN PARIWISATA6 jam agoDesa Wisata Kaltim Diperkuat Kemitraan, UMKM hingga Ekonomi Kreatif Jadi Sasaran

