OLAHRAGA
Dispora Efisiensi Anggaran, Pastikan POPDA Kaltim-XVII 2025 Tetap Dilaksanakan

Dispora melakukan efisiensi anggaran pada tahun ini. Namun Dispora Kaltim memastikan bahwa POPDA Kaltim-XVII 2025 akan tetap dilaksanakan.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini tengah melakukan efisisnsi anggran begitu ketat. Sehingga berpengaruh pada berbagai agenda kegiatan, pembinaan dan seleksi atlet di berbagai cabang olahraga (Cabor) di Kaltim.
Jadi semua agenda kegiatan harus dipangkas dan dirampingkan. Tidak terkecuali agenda yang terdampak itu adalah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kaltim-XVII 2025, juga dibayang-bayangi ketidakpastian. Karena efisiensi anggaran ditengarai menjadi musababnya.
Meski efisiensi bajeting dilakukan dengan ketat, namun beberapa agenda yang berdampak strategis akan menjadi perhatian untuk sebagai pertimbangan selektif Dispora. Terlebih POPDA Kaltim-XVII 2025 ini, manfaatnya dirasakan sangat luar biasa untuk mencetak bibit atlet muda di kalangan pelajar. Sehingga acaman Kaltim dalam menghadapi krisis atlet muda dan profesional di masa depan bisa dicegah.
Oleh sebab itu, Dispora Kaltim menegaskan dan memastikan, POPDA Kaltim ke-17 tahun 2025 itu akan tetap dilaksanakan. Tetapi dengan catatan, ada beberapa penyesuaian dalam pertandinganya di lapangan.
“Memang saat ini Dispora Kaltim sedang melakukan efisiensi anggaran secara ketat. Hal ini juga dilakukan oleh berbagai kota maupun kabupaten di Kaltim. Tentunya ini akan berdapk pada pembinaan atlet dengan pelaksaana agenda besar. Seperti POPDA Kaltim ke-17 2025 ini. Tetapi kami akan selektif dan memastikan POPDA Kaltim-XVII 2025 ini akan tetap dilaksanakan tahun ini,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading beberapa waktu lalu.

Rasman menambahkan, bahwa POPDA Kaltim ke-17 2025 ini lokasi acara sudah ditentukan, yakni di Penajam Paser Utara (PPU). Penunjukan lokasi ini tentunya sudah disepakati bersama oleh Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) di 10 kota kabupaten se-Kaltim, saat rapat penutupan POPDA Kaltim-XVI 2022 lalu di Paser. Jadi lokasinya sudah ditentukan dan disetujui sejak 2 tahun lalu.
Kemudian untuk jadwal agenda pelaksanaan POPDA Kaltim-XVII 20205 ini sebelumnya ada wacana akan digelar pada pertengahan September, antara tanggal 8-15. Waktu itu diambil, karena bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang diperingati setiap 9 September.
Namun belakangan, informasinya ternyata mundur lagi, hingga awal sampai pertengahan Oktober mendatang. Hal ini tentunya tidak lepas tentang mengenai kesiapan PPU, sebagai tuan rumah penyelenggaraan kompetisi antar pelajar se-Benua Etam tersebut.
“Lokasinya dulu sudah ditetapkan saat penutupan POPDA Kaltim-16 tahun 2022 di Paser. Dan, sudah disetujui oleh 10 Baposi kota kabupaten se-Kaltim. Kemudian untuk jadwal wacana seblumnya pada Septenber yang bertepatan dengan Haornas. Tapi mundur lagi, dan dipastikan final jadwalnya pada awal hingga pertengahan Oktober tahun ini,” terang Rasman mewakili Kepala Dispora Kaltim, HM Agus Hari Kesuma (AHK).
Diterangkan Rasman, untuk pelaksaan POPDA Kaltim-XVII 2025 ini dipastikan berjalan namun dengan beberapa catatan penyesuain, karena terkait bajeting anggaran yang dialami pihaknya. Diantanya penyesuaian itu adalah akan mengurangi jumlah Cabor yang ditandingkan dalam POPDA Kaltim-17 di 2025 ini. Dimana biasa pada umumnya POPDA dan POPNAS (Pekan Olahraga Pelajar Nasional) itu ada 21 Cabor. Namun pada POPDA Kaltim 2025 akan dipangkas, yakni menjadi 14 cabor saja. Tetapi dari 14 cabor ini semua tetap mengacu pada 21 cabor yang ada di POPNAS milik Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpor)-RI.
“Dampak dari pengurangan anggaran ini, jadi tuan rumah melakukan refocusing atau memfokuskan anggaran untuk cabor yang berpotensi saja. Jadi nanti akan ada penyusutan jumlah cabor yang ditandingkan, hanya 14 saja, dari 21 cabor pada umumnya,” kata Rasman di Kantor Dispora Kaltim, Gedung Kadrie Oening (GKO) Tower, Jalan PM Noor, Sempaja, Samarinda.
Rasman juga menguraikan, dalam waktu dekat akan segera kembali mengadakan rapat koordinasi (Rakor) dengan Dispora kabupaten kota se-Kaltim, untuk membahas berbagai hal terkait pelaksaan tersebut. Agar nanti saat dalam pelaksanananya yang tinggal mengitung bulan ini, bisa berjalan lancar dan sesuai rencana.
Pihaknya juga berpesan agar 10 daerah kabupaten kota se-Kaltim bisa berpartisipasi dengan mengirimkan atlet pelajarnya untuk berkopetisi.
“Kami dari pihak Dipora menyarankan, cukup cabor yang potensial meraih medali saja. Karena, bagaimanapun ajang ini adalah bentuk penjaringan atlet muda daerah. Kedepannya yang akan membela Kaltim di POPNAS-XVII 2025 di Jakarta. Waktunya antara Oktober atau November nanti,” tutur Rasman.
Dikatakan Rasman, semua tidak bisa memungkiri dengan efisiensi anggaran daerah, memang berdampak kepada persiapan di tiap-tiap daerah. Karena itu, agar setiap daerah tetap bisa berpartisipasi, cukup menggunakan skala prioritas, dalam penentuan cabor maupun nomor tanding yang akan diikuti.
Diinformasikan, untuk 14 cabor yang akan dipertandingkan di POPDA Kaltim-XVII 2025 PPU itu diantaranya. Atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli, bulu tangkis, karate, menembak, panahan, pencak silat, renang, senam artistik, sepak bola, taekwondo, dan tinju. (Adv/am)
-
SAMARINDA5 hari agoEmpat Tahun Menjaga Nyawa, Dokter On Call Samarinda Kini Jadi Rujukan Daerah Lain
-
OLAHRAGA5 hari agoYamaha Cup Race 2026 Kembali ke Padang Setelah 11 Tahun, Hadirkan 14 Kelas Balap dan MAXi Race
-
FEATURE4 hari agoDi Balik Dinding yang Mulai Rapuh, Semangat Belajar SD Negeri 002 Anggana Tetap Menyala
-
OLAHRAGA17 jam agoRider Yamaha Konsisten Kuasai Mandalika Racing Series 2026, Fahmi Basam, Rendi Oding dan M Abid Ashar Tetap Pimpin Klasemen
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPernah Tembus Rp25 Triliun, APBD Kaltim 2027 Diproyeksikan Turun Jadi Rp12,1 Triliun
-
HIBURAN8 jam agoCIMB Niaga Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026, Rayakan Kebersamaan dan Dukung Industri Kreatif Nasional

