SEPUTAR KALTIM
DWP Kaltim Edukasi Bahaya Zoonosis Lewat Seminar, Sediakan Vaksinasi Rabies Gratis

DWP Provinsi Kalimantan Timur mengangkat isu penting tentang kesehatan publik dengan menggelar seminar bertema zoonosis dalam pertemuan rutinnya. Tak hanya edukasi, kegiatan ini juga menyediakan layanan vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan anggota.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur kembali menggelar pertemuan rutin bulanan yang kali ini dirangkai dengan seminar edukatif bertema “Kenali dan Waspadai Penyakit Zoonosis di Lingkungan Kita”, Selasa, 5 Agustus 2025, di Sekretariat DWP Kaltim.
Menghadirkan narasumber dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kaltim, drh. Siti Saniatun Sa’adah, seminar ini membahas secara komprehensif mengenai penyakit zoonosis—yakni penyakit yang dapat ditularkan antara hewan dan manusia—termasuk pola penularan serta langkah pencegahannya.
Dalam sambutannya, Ketua DWP Kaltim, Nurul Atikah Ujang, menegaskan bahwa penyakit zoonosis merupakan ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat, yang tidak boleh dianggap sepele.
“Beberapa contoh zoonosis yang perlu kita kenali antara lain rabies, flu burung, dan antraks. Bahkan penyakit seperti COVID-19 juga berasal dari zoonosis. Ini menunjukkan bahwa kita perlu meningkatkan kewaspadaan bersama,” jelasnya.
Nurul juga menyoroti peran penting anggota DWP sebagai agen edukatif di tengah keluarga dan masyarakat. Menurutnya, pencegahan dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang berdampak besar, seperti menjaga kebersihan kandang, mencuci tangan setelah kontak dengan hewan, hingga memastikan makanan hewani dimasak sempurna.
“Sebagai anggota DWP, kita bisa berkontribusi dengan memberikan pemahaman kepada lingkungan sekitar. Jangan sampai kita abai terhadap sumber-sumber penularan zoonosis yang kerap terjadi di sekitar kita,” ujarnya.
Tak hanya memberikan edukasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan layanan vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing milik para peserta, yang disediakan langsung oleh tim dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim.
Acara berlangsung lancar dan interaktif, ditandai dengan sesi tanya jawab dan diskusi hangat antara peserta dan narasumber. Seluruh peserta juga menerima materi edukatif yang bisa dibagikan kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Kami berharap seminar ini bisa menjadi bekal bagi para anggota dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan dari ancaman penyakit zoonosis,” tutup Nurul. (ade/pt/portalkaltim/sty)
-
SAMARINDA5 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN3 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
KUKAR3 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA18 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman
-
OLAHRAGA15 jam agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru

