SEPUTAR KALTIM
Enggak Bergantung Sama Impor, Pj Gubernur Kaltim Dorong Kemandirian Pangan
Saat ini perekonomian dunia mulai enggak stabil karena dampak dari inflasi. Untuk itu, Pj Gubernur Kaltim mendorong kemandirian pangan dan enggak bergantung sama impor.
Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik menegaskan Kios Penyimbang SIGAP (siap jaga harga dan pasokan) merupakan langkah nyata Kalimantan Timur untuk memastikan inflasi di daerah terkendali.
Menurut dia, sesuai laporan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim telah menyampaikan TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) dari waktu ke waktu semakin terkonsolidasi dengan bagus.
“Apresiasi juga kepada BPS yang terus mengupdating data, sehingga langkah-langkah TPID lebih terarah dan riil,” kata Akmal Malik saat meresmikan Kios SIGAP Pasar Segiri Samarinda, Minggu 3 Februari 2024.
Akmal mengatakan salah satu produk dari data-data yang diberikan BPS adalah hadirnya Kios SIGAP.
Ia mengakui bahwa persoalan inflasi menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo dan Mendagri Tito Karnavian karena saat ini perekonomian dunia mulai tidak stabil dampak inflasi.
“Saat kegiatan groundbreaking di IKN, Bapak Presiden kembali mengingatkan saya bahwa kondisi dunia tidak sedang baik-baik saja,” bebernya.
Dimana negara-negara yang selama ini menjadi distributor terhadap kekurangan bahan pokok negara lain, kini cenderung menutup diri dan menghentikan mengirim ke Indonesia.
Khususnya negara-negara produsen pangan bagi Indonesia, seperti Vietnam, India dan Thailand.
“Artinya semua negara sekarang berjaga-jaga,” paparnya.
Karena itu, Akmal menegaskan tidak ada pilihan bagi Indonesia yang selama ini tergantung kepada impor harus segera mendorong kemandirian pangan.
Kembali Akmal memuji motto Berani Untuk Kalimantan Timur Berdaulat dan berharap visi ini mendorong semua pihak untuk bisa berdaulat dalam berbagai bidang, terutama komoditi pangan.
“Kalau kita mampu memenuhi pangan sendiri, insyaallah inflasi akan terjaga dengan baik,” ungkapnya. (rw)
-
BALIKPAPAN4 hari agoSambut Wajib Belajar 13 Tahun, Balikpapan Perbanyak PAUD Negeri di Kawasan Strategis
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoIKG Kaltim 2025 Turun, Ketimpangan Gender Membaik Berkat Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan
-
HIBURAN4 hari agoMAXi Yamaha Day 2026 Pecah di Bone, Ribuan Riders Sulawesi Rayakan Spirit “More Than Ride”
-
HIBURAN3 hari agoReview Film Badut Gendong: Teror Kelam dari Luka Manusia yang Tak Pernah Selesai
-
SAMARINDA4 hari agoPenyalahgunaan Obat Tertentu Jadi Pintu Masuk Narkoba, BNN Samarinda Ingatkan Ancaman Serius
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoCIMB Niaga Permudah Layanan Nasabah, Ask OCTO Kini Bisa Diakses 24 Jam Bebas Pulsa
-
POLITIK4 hari agoTokoh Adat Kutai Kritik Audiensi Rudy Mas’ud, Soroti Etika Dialog dan Aspirasi Infrastruktur Kaltim
-
OLAHRAGA3 hari agoUsai Raih Poin Perdana, Arai Agaska Optimistis Hadapi Seri Berikutnya di World Sportbike

