SEPUTAR KALTIM
Implementasi SPBE Perlu Adanya Komitmen dari Semua Pihak Terkait
Untuk meningkatkan kualitas layanan publik di era kemajuan teknologi, peran SPBE bisa menjadi jawabannya. Namun, hal ini perlu didukung komitmen dari semua pihak terkait.
Di era kemajuan teknologi saat ini, dibutuhkan pikiran yang maju, inovatif, koordinatif dan mampu menterjemahkan semua tuntutan pembangunan daerah.
Selain itu, perlu adanya mengakomodir aspirasi masyarakat di segala bidang serta peningkatan kualitas pelayanan publik dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan.
Untuk meningkatkan kualitas layanan publik tersebut, perlu adanya peran serta keterlibatan dalam implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Dalam sambutan Asisten Pemerintahan Umum Sekprov Kaltim, Riza Indra Riadi pada giat Rakor dan Evaluasi SPBE, mengatakan diperlukan komitmen bersama dari semua pihak terkait.
Komitmen ini dari unsur pemerintah maupun masyarakat. Tujuannya untuk memastikan manfaat dari implementasi SPBE dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Benar yang dikatakan Kadis Kominfo tadi, percepatan SPBE tergantung atasan. Karena faktanya masih ada pejabat tinggi yang berapi-api menyampaikan percepatan transformasi digital tapi masih ada surat sampai satu bulan tidak ditandatangani. Masih ada itu,” ucapnya dengan lantang di hadapan peserta rakor di Swissbell Hotel Balikpapan.
Riza menekankan bahwa atasan harus memberikan contoh yang baik dengan tindakan yang konsisten. Bukan hanya berbicara tanpa tindakan nyata untuk mempercepat digitalisasi.Tidak hanya berbicara tanpa tindakan nyata untuk mempercepat digitalisasi. (rw)
-
SEPUTAR KALTIM3 hari ago134 Hotspot Terdeteksi di Kaltim, Asap Mulai Ganggu Penerbangan dan Aktivitas Warga
-
BALIKPAPAN2 hari ago160 Masjid di 8Kalimantan Terhubung Internet Lewat Program Masjid Berdaya Indosat
-
NUSANTARA4 hari agoClan of Classy Vol.3 Yogyakarta, Healing Sejenak Sambil Eksplorasi Kopeng dan Ambarawa
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoISPU Kaltim Memburuk, Kutai Barat Masuk Kategori Berbahaya dengan Nilai 363
-
BERAU2 hari agoKabut Asap Karhutla, Sekolah di Berau Terapkan Belajar dari Rumah hingga 19 September

