SAMARINDA
Ini Update Terbaru Proyek Terowongan Gunung Manggah
Pengerjaan Terowongan Gunung Manggah alias Terowongan Samarinda terus berjalan. Kaltim Faktual mengunjungi lokasi proyek untuk melihat sejauh mana pengerjaannya berjalan. Berikut laporannya.
Usai groundbreaking Terowongan Samarinda pada 20 Januari 2023. Progres pembangunan belum terlihat signifikan selama beberapa bulan terakhir. Sebab proses pembebasan lahannya yang memakan waktu. Juga pengerjaan beton terowongan yang dilakukan di Pulau Jawa.
Berdasarkan pantauan Kaltim Faktual, aktivitas pembangunan fisik terowongan sama sekali belum terlihat selama 5 bulan setelah peletakan batu pertama. Namun kini, pembangunan sudah tampak berjalan.
Media ini mendatangi lokasi untuk melihat progres pengerjaan terowongan. Tampak para pekerja tengah beraktivitas di area proyek. Berbagai mobil angkutan pun tampak keluar masuk area pengerjaan terowongan.
Dari informasi pekerja di lapangan. Saat ini tengah tahap galian atau pengerukan. Sudah dilakukan sejak Juli lalu. Dan akan berlangsung hingga satu bulan ke depan.
Pengerjaannya sendiri disesuaikan dengan cuaca. Seperti tidak mengebut proyek ketika hujan, agar tidak terlalu berdampak ke warga sekitar. Becek dan lumpur misalnya. Sehingga pekerjaan dipastikan tidak menganggu aktivitas warga.
Setelah galian, akan masuk pada Shotcrete atau proteksi lereng. Suatu metode penanganan suatu bidang untuk mencegah terjadinya longsor. Dilakukan sampai beberapa kali hingga benar-benar dipastikan tidak akan terjadi longsor.
Terowongan Gunung Manggah Diprediksi Tepat Waktu

Koordinator Lapangan Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda Rezky Samudra Aprilyan menjelaskan kalau saat ini progresnya berada di angka 6,410%. Per 15 Oktober lalu.
Lubang terowongan belum bisa terlihat dalam waktu dekat. Sebab setelah ini, kata Rezky baru akan masuk tahap pengeboran.
“Iya setelah sampai di titik portal kami mulai pekerjaan utama penggalian untuk tunnel-nya,” jelas Rezky ketika dikonfirmasi pada Selasa, 17 Oktober 2023.
Rezky menyebut kalau pengerjaan terowongan yang akan memecah kemacetan di Jalan Otto Iskandardinata, Kecamatan Samarinda ilir itu akan rampung pada Oktober 2024 mendatang. Pihaknya optimis kalau proyek itu bisa rampung tepat waktu.
“Dengan mengoptimalkan metode kerja, alat alat dan pekerja optimis tembus di oktober tahun depan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, pada awal proyek, dinyatakan bahwa Terowongan Samarinda akan selesai dalam waktu 18-22 bulan. Nah, jika target teranyar selesai pada Oktober. Maka lama pembangunan selama 22 bulan. Pas. (ens/dra)
-
HIBURAN4 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
BALIKPAPAN5 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
KUKAR4 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA1 hari agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
OLAHRAGA1 hari agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKarhutla Kaltim Meluas, BPBD Akui Sulit Cari Sumber Air untuk Pemadaman
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoKarhutla Kaltim, Peneliti Ungkap Tradisi Bakar Ladang Dayak Punya Aturan Ketat

