Connect with us

SAMARINDA

Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemprov Kaltim Percepat Pembenahan SMAN 10 Samarinda

Published

on

Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam meningkatkan kualitas pendidikan kembali ditunjukkan melalui peninjauan langsung Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, ke SMAN 10 Samarinda Kompleks Kampus A di Jalan H.A.M.M. Rifaddin, Samarinda Seberang, Rabu (24/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana sekolah sekaligus mempercepat penataan fasilitas pendidikan yang diproyeksikan menjadi salah satu sekolah unggulan di Kalimantan Timur.

Didampingi sejumlah pejabat Pemprov Kaltim, Gubernur meninjau berbagai fasilitas sekolah mulai dari ruang kelas, laboratorium, asrama hingga kondisi bangunan sekolah secara keseluruhan.

Disiapkan Cetak Generasi Emas Kalimantan Timur

Dalam kesempatan itu, Rudy Mas’ud menegaskan bahwa SMAN 10 Samarinda memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas yang akan menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia di masa depan.

Menurutnya, peningkatan fasilitas pendidikan harus berjalan seiring dengan penguatan kualitas pembelajaran agar sekolah mampu melahirkan lulusan yang kompetitif dan berdaya saing tinggi.

“Sekolah ini kita siapkan untuk mencetak sumber daya manusia unggulan demi mewujudkan generasi emas,” ujar Rudy Mas’ud.

Tak hanya meninjau fasilitas, Gubernur juga menyempatkan diri berdialog dengan para siswa. Ia memberikan motivasi agar para pelajar terus membangun pola pikir positif dan percaya diri dalam mengejar cita-cita.

“Sukses itu ada di mindset kalian. Kalau mindset-nya sukses, pasti ke depan akan sukses,” pesannya di hadapan para siswa.

Pesan tersebut disambut antusias para pelajar yang hadir dalam kegiatan peninjauan.

Pembenahan Fasilitas Dikebut Jelang Tahun Ajaran Baru

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menekankan pentingnya percepatan penataan seluruh fasilitas sekolah menjelang penerimaan murid baru yang akan dimulai pada Juli mendatang.

Menurutnya, berbagai sarana pendukung harus segera dipastikan berfungsi optimal agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik sejak awal tahun ajaran.

Fasilitas yang menjadi perhatian meliputi ruang kelas, asrama siswa, jaringan air bersih, instalasi listrik, hingga berbagai sarana penunjang lainnya.

“Fungsi ruang kelas, asrama, dan sarana pendukung lainnya harus segera dibenahi agar kegiatan belajar mengajar berjalan optimal,” ujarnya.

SMAN 10 Samarinda sendiri memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Sekolah tersebut berdiri di atas lahan seluas 122.545 meter persegi atau lebih dari 12 hektare, menjadikannya salah satu kawasan pendidikan dengan aset lahan yang luas di Kalimantan Timur.

Kunjungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur diterima langsung oleh Kepala SMAN 10 Samarinda Ni Made Adnyani bersama Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur Armin.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Ujang Rachmad, Plt Asisten Kesejahteraan Rakyat Andi M. Ishak, Kepala Bappeda Muhaimin, Kepala Dinas PUPR Aji Fitra Firnanda, Kepala Diskominfo Muhammad Faisal, serta sejumlah kepala perangkat daerah lainnya.

Melalui pembenahan fasilitas dan penguatan kualitas pendidikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap SMAN 10 Samarinda mampu menjadi sekolah unggulan yang melahirkan generasi muda berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (krv/am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER