SEPUTAR KALTIM
Kaltim Buktikan Komitmen Jaga Hutan, Raih Penghargaan Nasional Wana Lestari

Kalimantan Timur kembali mencatat prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus pada ajang Wana Lestari 2025 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada ajang Pemberian Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional 2025 yang digelar di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jumat malam, 15 Agustus 2025, Kaltim berhasil meraih dua penghargaan sekaligus.
Penghargaan pertama diraih oleh Ramlan dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Ramah Lingkungan, UPTD KPHP Delta Mahakam, yang berhasil menyabet Juara II Kategori Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat. Ramlan dinilai sukses mengembangkan pola penyuluhan berbasis pemberdayaan masyarakat dan menerapkan prinsip pengelolaan hutan lestari di tingkat tapak.
Penghargaan kedua datang dari Mapflofa, organisasi pecinta alam Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis Universitas Mulawarman, yang meraih Juara III Kategori Pecinta Alam. Mapflofa konsisten melaksanakan kegiatan konservasi, pendampingan edukatif, serta pengembangan kegiatan pelestarian lingkungan di kawasan hutan kampus dan sekitarnya.
Mewakili Gubernur Kaltim, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim, Joko Istanto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut.
“Prestasi ini kami harap menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur untuk semakin aktif menjaga hutan dan lingkungan. Penghargaan ini bukan sekadar simbolis, tetapi juga pengingat bahwa kelestarian hutan adalah warisan untuk generasi mendatang,” ujarnya usai menerima penghargaan.
Joko menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Ia berharap sinergi tersebut terus diperkuat demi mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan di Kaltim.
“Pelestarian hutan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga kerja kolektif semua pihak, khususnya masyarakat yang terlibat langsung di lapangan,” tegasnya.
Sebagai informasi, Penganugerahan Wana Lestari merupakan agenda tahunan KLHK sebagai bentuk apresiasi kepada para pejuang lingkungan di seluruh Indonesia. Selain penghargaan, acara juga diisi dengan diskusi panel tentang inovasi pengelolaan hutan serta pameran produk hasil hutan bukan kayu dari berbagai daerah. (cht/pt/portalkaltim/sty)
-
NUSANTARA4 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoAngka Kebugaran Warga Benua Etam Mengkhawatirkan, KORMI Kaltim Turun Tangan Gagas ‘Kaltim Aktif’
-
SAMARINDA3 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoSetahun Rudy-Seno Memimpin Kaltim, Mengupas Realita Birokrasi di Balik Ambisi ‘Gratispol’
-
NUSANTARA2 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA2 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng

