GAYA HIDUP
Kaltim Diprediksi Hujan Berangin Pekan ini, Berikut Tips Jaga Kesehatan Wajib
BMKG memprediksi hujan lebat dan angin kencang melanda Kaltim sepekan ini akibat dampak tidak langsung Siklon Tropis Jenna. Simak 5 tips penting menjaga kesehatan dan keselamatan menghadapi cuaca ekstrem di sini.
Warga Kalimantan Timur sebaiknya tetap waspada dengan kondisi cuaca dalam sepekan ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga 12 Januari 2026.
Kombinasi aktifnya Monsun Asia dan dampak tidak langsung dari Siklon Tropis Jenna yang berada di Samudra Hindia turut memengaruhi pola cuaca di wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Timur. Fenomena ini memicu peningkatan curah hujan beserta angin kencang dan kilat.
Cuaca yang tidak menentu ini berisiko menurunkan daya tahan tubuh dan memicu berbagai penyakit musiman. Agar aktivitas tetap lancar dan kesehatan terjaga, berikut lima langkah praktis yang perlu dilakukan:
1. Perkuat Imunitas dengan Nutrisi Tepat
Suhu udara yang lembap dan dingin rentan melemahkan sistem imun. Jangan hanya mengandalkan makanan instan. Pastikan asupan gizi harian terpenuhi, terutama makanan yang kaya Vitamin C seperti jeruk, jambu biji, atau sayuran hijau. Jika mobilitas tinggi, konsumsi suplemen tambahan bisa menjadi opsi untuk menjaga stamina.
2. Waspada Kebersihan Pasca-Hujan
Bagi warga yang tinggal di area rawan genangan, kontak dengan air banjir harus diwaspadai. Air tersebut sering kali tercemar bakteri yang dapat menyebabkan penyakit kulit hingga leptospirosis. Selalu cuci kaki dan tangan menggunakan sabun antiseptik setelah beraktivitas di luar rumah, terutama jika terpaksa melewati jalanan becek.
3. Ekstra Hati-Hati terhadap Angin Kencang
Efek cuaca saat ini bukan hanya hujan, tetapi juga hembusan angin kencang. Saat berkendara atau memarkir kendaraan, hindari area di bawah pohon besar yang terlihat rapuh atau papan reklame. Risiko dahan patah atau pohon tumbang meningkat signifikan dalam kondisi cuaca seperti ini.
4. Jaga Hidrasi Tubuh
Cuaca dingin sering kali membuat rasa haus berkurang, padahal tubuh tetap membutuhkan cairan. Pastikan tetap mengonsumsi air putih minimal dua liter per hari. Dehidrasi ringan dapat memicu sakit kepala dan menurunkan konsentrasi, yang berbahaya saat berkendara di jalanan licin.
5. Antisipasi Demam Berdarah (DBD)
Pola hujan yang tidak menentu sering menyisakan genangan air jernih di lingkungan rumah, seperti pada pot bunga atau wadah bekas. Kondisi ini ideal bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak. Luangkan waktu sejenak untuk membersihkan lingkungan agar terhindar dari ancaman demam berdarah.
Hujan dan angin kencang diprediksi masih akan mewarnai hari-hari ke depan. Pastikan perlengkapan hujan selalu tersedia di kendaraan dan utamakan kesehatan serta keselamatan dalam setiap aktivitas. (ens)
-
PARIWARA4 hari agoGathering Team AEROX Hadir kembali, Ratusan Bikers dan Modifikasi AEROX Kepung Jalanan Kota Bandung dan Surabaya
-
PARIWARA3 hari agoWorld Supersport 2026 Kick Off, Aldi Satya Mahendra El’ Dablek Jadikan Momentum Awal Positif Musim Ini
-
SAMARINDA3 hari agoBuka Safari Ramadan Pemprov Kaltim, Rudy Mas’ud Minta Masjid Jadi Wadah Kaderisasi Pemuda
-
NUSANTARA2 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM16 jam agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoSiapkan Rp2,18 Triliun, BI Kaltim Buka Layanan SERAMBI 2026 Tukar Uang Baru untuk Lebaran
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAngka Kebugaran Warga Benua Etam Mengkhawatirkan, KORMI Kaltim Turun Tangan Gagas ‘Kaltim Aktif’
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoTak Cuma Tur Keagamaan, Gubernur Kaltim Bakal Sidak Proyek di Safari Ramadan 2026

