Connect with us

HIBURAN

Kata Mereka tentang “Event Jalanan” Bara’s CFD

Published

on

bara's cfd
Bara’s CFD edisi perdana sukses dengan sejumlah catatan. Banyak yang meminta ini jadi agenda reguler. (Sigit/Kaltim Faktual)

Hari pertama Bara’s CFD edisi perdana berlangsung super meriah. Antusiame masyarakat terbayar. Bahkan banyak yang ketagihan. Berikut rupa-rupa testimoni yang kami himpun saat acara berlangsung.

Gokilll! Basuki Rahmat Street Car Free Day (Bara’s CFD); event jalanan besutan Diskominfo Kaltim. Berlangsung meriah dengan beragam agenda uniknya.

Pada hari pertama, Sabtu sore hingga malam. Bara’s CFD menampilkan fashion street hingga konser jazz. Semuanya dilakukan di tengah jalan.

Bagi warga Samarinda, ini adalah hal baru. Karena peragaan busana, cosplay, dan konser jazz. Identik dengan agenda indoor.

Diskominfo Kaltim cukup berani membawa ‘mereka’ ke luar ruangan. Di tengah jalan raya pula.

Tapi, hal-hal gila memang kerap mematahkan ekspektasi. Dan berujung pada kesenangan yang gila-gilaan pula.

Kaltim Faktual menghimpun beberapa komentar dari tempat berlangsung Bara’s CFD.

Rusmadi (Wakil Wali Kota Samarinda)

Ini sangat keren dan anti mainstream sekali. Dan saya kira nggak banyak event seperti ini, apalagi ini kan kombinasinya bukan musik aja.

Jadi saya kira ini suatu event yang perlu kita teruskanlah ya. Doakan aja mudah-mudahan bisa berjalan terus. Saya kira untuk genre musik jazz itu banyak sekali talenta di Kaltim. Tinggal bagaimana cara kita melestarikan bakat mereka.

Tadi saya bawakan dua lagu, pertama Ojo Dibandingke dan Hati-Hati di Jalan. Agak kaget sebenarnya, ternyata masyarakat sangat antusias nontonnya ya.

Rey (Cosplay Army)

Ini sangat meriah sih, apalagi dengan antusias masyarakat yang sangat luar biasa ya. Saya sendiri sebagai cosplayer army. Sudah sering ikut cosplay-cosplay semacam ini. Tapi ini sangat menarik, biasanya di mall ataupun pada event indoor. Jarang banget ada event jalan begini. Apalagi di laksanakan di malam hari. Unik banget ini. Kalau bisa kegiatan semacam ini harus rutin diadakan ya.

Safwan (Pengunjung Bara’s CFD)

Udah cukup bagus tapi kayaknya perlu dibenahi lagi. Mungkin dibanyakin lagi tenant UKM-nya. Biar lebih meriah lagi. Lampunya juga diterangin dan ditata. Karena tenant UKM gelap, kasihan juga mereka.

Kalau musik jazz-nya udah bagus sih, apalagi ini musik-musik easy listening ya. Mungkin ke depannya jangan cuman jazz ya. Bisa genre pop atau dangdut. Itu bisa lebih oke.

Karena kalau jazz itu cuman orang-orang tertentu aja penikmatnya. Tapi bagusnya lagi karena ini mengandalkan musisi lokal. Jadi untuk first time ini bagus banget. Next mungkin musisi luar atau pun nasional bisa kali ya biar lebih semarak.

Alfi (Pemilik Tenant Savida Cookies)

Event seperti ini bisa dibuka terus ya. Biar apa, pelaku-pelaku UMKM ini maju pesat, berkembang, terus bisa membantu ekonomi keluarga terutama. Apalagi kemarin habis kena pandemi Covid.

Bara’s ini positif, bagus, bisa dilanjutkan lagi seterusnya. Tapi kalau bisa jangan cuman Diskominfo aja yang ngadain. Kalau bisa OPD lainnya juga ikut.

Masukan sedikit sih mungkin pada next event untuk tenant itu lebih diperhatikan lagi. Misal jumlahnya diperbanyak, biar beragam. Terus itu promosi eventnya digencarkan lagi.

Sama yang jadi cacatan, fasilitas tenant seperti terbatas sekali. Ini tidak disediakan lampu penerangan. Yang dikasi lampu cuman di bagian depan panggung.

Terus kalau bisa juga CFD seperti ini bisa diadakan seminggu atau sebulan sekali. Jangan cuman ada peringatan HUT Pemprov atau Pemkot aja baru ada kegiatan seperti ini.

Gita (Vokalis Flexa and Friends Bontang)

Seru banget, apalagi event jazz itu agak jarang. Dan peminatnya mungkin agak lebih minoritas dari genre lainnya. Jadi kalau setiap bulan mungkin bisa diadakan, pasti musik jazz akan lebih berkembang lagi sih.

Karena jazz itu musik yang enak, harusnya bisa jadi primadonya bagi kaum muda.

Yang menarik karena konsepnya di tengah jalan. Lebih interaktif ke penonton. Apalagi kalau penonton tahu lagunya, jadi lebih asyik.

Untuk penyelanggaraannya sudah dikemas sedemikian rupa dan menarik ya. Catatan sih sedikit mungkin untuk sound system-nya bisa lebih prepare lagi. Overall sudah mantap.

Muslim (Chief Kaltim Faktual)

Bara’s ini sangat unik dan menarik. Gak pernah saya liat di Kaltim, khususnya Samarinda ada yang ngadain event Car Free Day dengan konsep malam hari gini. Ada jazz tengah jalan pula. Itu keren sih. Dengan memberdayakan bakat-bakat pelaku musik jazz Kaltim.

Ini event yang sangat wajib terus dilakukan. Setiap akhir pekan ataupun sebulan sekali juga bisa. Dengan banyak merangkul UMKM dan juga musisi lainnya.

Yang Ngumpulin Komentar: Sigit Febriansyah | Yang Ngedit: Ahmad A. Arifin

Baca juga:   Disnaker Samarinda Pantau 2 Ribu Perusahaan, Sudah Terapkan UMK 2023 atau Belum

Ikuti Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.