SAMARINDA
Pemkot Samarinda Minta BUMD Lebih Inovatif Biar Cuan
Pemkot Samarinda mendorong BUMD-nya untuk lebih inovatif dan adaptif dengan peluang ekonomi teranyar. Supaya bisa cuan lebih banyak, menyumbang PAD lebih besar dari sebelumnya.
Ada banyak peluang ekonomi di Samarinda yang dapat dimanfaatkan. Utamanya oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang digadang-gadang bisa memberi sumbangsih besar. Untuk pendanaan pembangunan ataupun menggerakkan ekonomi daerah.
Di Samarinda sendiri, terdapat 3 BUMD. Yakni Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Perumdam Tirta Kencana alias PDAM, Perumda Varia Niaga.
Asisten II Kota Samarinda Sam Syaimun, menyebut berbagai potensi ekonomi yang bisa dimaksimalkan. Di antaranya memaksimalkan potensi pariwisata dan pendistribusian stok bahan pokok di pasaran.
“Tingkat hunian hotel dan pengunjung restoran pada Sabtu dan Minggu juga sangat tinggi. Ditambah sejumlah pusat perbelanjaan dan tempat hiburan,” jelas Sam ketika ditemui pada Rabu, 5 Juli 2023.
“Jika semuanya maksimal, maka masyarakat Samarinda akan memanfaatkan hari liburnya dan menghabiskan rupiahnya di kota Samarinda sendiri,” tambah Sam.
Berbagai potensi yang disebutkan tadi, merupakan hasil pemaparan dari KDOD LAN Samarinda. Yang dihadiri Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP). Hasil itu nantinya diharapkan dapat mendorong BUMD Samarinda untuk dapat lebih berkembang lagi.
“Apalagi Samarinda sedang menggarap Teras Samarinda. Itu akan terbentuk peluang ekonomi baru. Peluang ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal,” lanjut Sam.
Dari ketiga BUMD tersebut, hanya BPR yang saat ini masih belum memberikan kontribusi yang cukup. Sebab saat ini masih dalam perbaikan internal. Sementara dua BUMD lainnya, telah berkontribusi dalam PAD meskipun hasilnya belum signifikan.
Sam ikut mendorong BUMD agar melakukan inovasi maupun terobosan untuk memaksimalkan fungsi lembaga mereka. Tidak berhenti di satu dua sektor saja.
“Tentunya manajemen perusahaan harus melakukan terobosan yang lebih lagi agar lebih maksimal.”
“Apalagi ke depannya Samarinda akan jadi pusat kota perdagangan dan jasa. Daripada mengelola SDA, lebih baik memaksimalkan sektor perdagangan dan jasa,” kuncinya. (ens/fth)
-
OPINI3 hari agoMereka Menjaga Kehidupan
-
OLAHRAGA3 hari agoDe’Ale Billiard Gratiskan Arena Latihan PWI Kaltim Biliar Club, Bidik Prestasi Wartawan
-
SAMARINDA2 hari agoEmpat Tahun Menjaga Nyawa, Dokter On Call Samarinda Kini Jadi Rujukan Daerah Lain
-
OLAHRAGA2 hari agoYamaha Cup Race 2026 Kembali ke Padang Setelah 11 Tahun, Hadirkan 14 Kelas Balap dan MAXi Race
-
FEATURE2 hari agoDi Balik Dinding yang Mulai Rapuh, Semangat Belajar SD Negeri 002 Anggana Tetap Menyala
-
NUSANTARA3 hari agoAngklung Menggema Sambut MAXI Yamaha Day 2026 Jawa Barat, Padukan Touring dan Budaya dalam Satu Perjalanan Menuju Kuningan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoPernah Tembus Rp25 Triliun, APBD Kaltim 2027 Diproyeksikan Turun Jadi Rp12,1 Triliun

