BERAU
Penerbangan Rute Baru Surabaya-Berau Diresmikan, Akmal Malik: Jadi Berkah Luar Biasa
Penerbangan rute baru Surabaya-Berau diresmikan. Rute ini menjadi tonggak sejarah untuk pengembangan Berau kedepan dan semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Kabupaten Berau.
Inagurasi penerbangan rute baru Surabaya-Berau yang dioperasikan oleh maskapai Super Air Jet (Lion Group) pada Jumat, 14 Juni 2024 semakin menambah pilihan masyarakat untuk terbang dari kabupaten paling utara di Kalimantan Timur menuju ibu kota Jawa Timur, Surabaya, dan sebaliknya.
Inagurasi penerbangan rute Berau-Surabaya ditandai dengan upacara water salute ketika pesawat Super Air Jet yang ditumpangi Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Ketua DPRD Berau Mardi Pani dan Presiden Direktur Lion Group Kapten Daniel Putut Kuncoro Adi, mendarat di landasan Bandara Kalimarau setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam dari Bandara Internasional Juanda Surabaya.
“Alhamdulillah akhirnya harapan masyarakat Berau terkait adanya penambahan rute baru penerbangan dari Surabaya-Berau dan sebaliknya bisa dipenuhi maskapai Super Air Jet. Terima kasih kepada Presiden Direktur Lion Group beserta kru Super Air Jet. Ini menjadi tonggak sejarah untuk pengembangan Berau kedepan dan semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Kabupaten Berau,” kata Pj Gubernur Akmal Malik dalam sambutannya.
Akmal Malik menjelaskan setelah berdiskusi dengan Presiden Direktur Lion Group, ternyata bisnis penerbangan udara tidak mudah.
Makanya hal ini merupakan berkah luar biasa bagi Kaltim dan Berau dengan rute penerbangan baru Surabaya-Berau dan sebaliknya.
Akmal juga melanjutkan bahwa Kaltim mungkin satu-satunya daerah di luar Pulau Jawa yang memiliki tiga bandara.
Bandara tersebut ialah Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Bandara APT Pranoto Samarinda dan Bandara Kalimarau Berau.
“Insyaallah dengan tiga bandara yang ada, kedepan bisa menambah rute penerbangan dari Jawa ke Kaltim. Terima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang memfasilitasi terwujudnya rute penerbangan Surabaya-Berau ini. Harapan kami kedepan tentunya ada penambahan jalur atau rute penerbangan baru dari Berau ke daerah di luar Kaltim dan sebaliknya, termasuk dari Berau ke Maratua. Dan juga tentunya penerbangan Super Air Jet di Berau terus berlanjut kedepannya,” pungkas Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri ini.
Dalam hal ini, Presiden Direktur Lion Group Kapten Daniel Putut Kuncoro Adi mengungkapkan bahwa ke depannya rute akan mempermudah fasilitas umroh ke tanah suci.
“Kami dukung apa yang menjadi harapan Bupati Berau tentu juga menjadi harapan masyarakat Berau untuk rute baru lainnya, seperti Berau-Yogyakarta dan Berau-Makassar,” ungkap Kapten Daniel menjawab permintaan bupati dan masyarakat Berau terkait rute penerbangan baru selanjutnya di Bandara Kalimarau.
Sebagai informasi maskapai Super Air Jet menggunakan pesawat jenis Airbus 320-200 dengan kapasitas 180 penumpang.
Rute Surabaya-Berau berangkat dari Bandara Juanda ke Bandara Kalimarau setiap hari pada pukul 15.30 WIB dan sebaliknya dari Berau-Surabaya pada pukul 18.50 Wita. (rw)
-
PARIWARA5 hari agoGaji Sering ‘Numpang Lewat’? CIMB Niaga Tawarkan Banyak Fitur Lewat OCTO Savers Payroll
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPastikan Perbaiki Sistem Gratispol, Pemprov Kaltim Tepis Isu Pemutusan Sepihak Mahasiswa
-
BALIKPAPAN2 hari agoSasar 14 Sekolah di Balikpapan-PPU, JNE dan Rumah Zakat Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah ke Ratusan Siswa Yatim Dhuafa
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoSinyal Positif Pertanian Kaltim, Produksi Padi 2025 Naik Tembus 270 Ribu Ton
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoRealisasi ‘Gratispol’ Religi, 877 Penjaga Rumah Ibadah Kaltim Terbang Gratis ke Tanah Suci
-
PARIWARA1 hari agoTampil di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream
-
SAMARINDA4 hari agoRamaikan Islamic Center di Malam Nisfu Sya’ban, Ribuan Warga Samarinda Diajak Bersihkan Hati Jelang Ramadan
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoKemiskinan di Kaltim Naik Tipis per September 2025, Beras dan Rokok Jadi Pemicu Utama

