SAMARINDA
Portal Jembatan Achmad Amins Lebih Tinggi, Mobil Besar Tetap Tak Boleh Melintas
Pemkot Samarinda sudah memperbarui penghalang di Jembatan Achmad Amis. Lebih tinggi dari saat uji coba pekan lalu. Juga lebih kokoh. Meski begitu, mobil besar tetap tidak bisa, dan tidak boleh melintas.
Sesuai hasil uji coba pembatasan kendaraan di Jembatan Achmad Amins pada Senin, 7 Agustus 2023 lalu oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda. Portal baru akhirnya ditinggikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda. Dari yang semula 2,2 m menjadi 2,4 m.
Ketinggian itu menyesuaikan kondisi mobil ambulance yang sebelumnya telah diuji coba. Termasuk kendaraan ringan dan mobil roda 4.
Pada Jumat, 8 Agustus 2023, dilakukan uji coba kembali dengan ketinggian yang baru. Melibatkan beberapa ambulan yang sebelumnya gagal melintas. Kini, 2,4 m telah menjadi ukuran ideal untuk pembatasan kendaraan. Mobil masih aman melintas, dan kendaraan truk tidak bisa lagi lewat.
Sugiarto mewakili relawan yang menjajal ambulance mengaku lega dengan ketinggian portal yang baru. Semua ambulance-nya berhasil lewat tanpa kendala. Katanya, ambulance memang pasti ada yang melintasi Jembatan Achmad Amins setiap harinya.
“Baik dari Sanga-Sanga menuju Samarinda, ataupun dari Palaran ke kota. Atau dari kota ke RS Moeis. Selalu melintas ke sini,” terang Sugiarto.
Menurutnya jika harus melintas Jembatan Mahakam akan lebih jauh. Bisa menghambat pada kondisi darurat. Selain ambulance, Sugiarto berharap kendaraan darurat lainnya dapat diakomodir.
“Harapannya Unit Damkar juga bisa lewat, unit tangki pemadam lah,” tandasnya.
Terpisah, Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu mengaku meski portal baru telah ditinggikan. Pembatasan kendaraan masih diberlakukan. Sebutnya ini demi keselamatan pengendara yang melintas di ex Jembatan Mahkota II itu.
“Dikarenakan sampai saat ini dari Balai Keselamatan Jalan dan Jembatan belum memberikan informasi mengenai sejauh mana kekuatan Jembatan Achmad Amins,” jelas Manalu.
“Karena keselamatan daripada pengguna jalan itu menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk memberikan informasi kepada masyarakat,” lanjutnya.
Manalu meminta kepada masyarakat. Utamanya pengguna kendaraan angkutan barang, roda 6 ke atas. Untuk tidak melintas Jembatan Achmad Amins. Hanya kendaraan ringan yang bisa melintas. Seperti roda 2, roda 4 mobil pribadi, dan mobil ambulance masih bisa melintas.
“Untuk mobil truk yang roda 6 dengan 120 ps, itu yang dilarang ya. ukuran 120 ps ke atas pokoknya,” Manalu memperjelas.
Selain mobil angkutan barang, beberapa mobil dinas milik pemerintah pun tidak diperbolehkan melintas. Seperti kendaraan milik pemadam kebakaran, truk sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga truk milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Menurut Manalu, semua kendaraan tersebut termasuk kategori truk. Dan tidak sesuai dengan ketentuan jenis kendaraan yang boleh melintas.
Jika kendaraan dinas tadi diakomodir, Manalu khawatir, truk angkutan barang lainnya mendapat peluang untuk melintas juga. Upaya pembatasan dan pengendalian kendaraan akan kembali sia-sia.
“Jadi silakan cari jalan alternatif lain,” tegasnya.
Untuk mengetahui kapan Jembatan Achmad Amins akan dibuka sepenuhnya, Manalu menyebut masih menunggu rekomendasi dari Balai Keselamatan Jalan dan Jembatan di bawah naungan Dinas PUPR. (*/ens/fth)
-
PARIWARA5 hari agoGaji Sering ‘Numpang Lewat’? CIMB Niaga Tawarkan Banyak Fitur Lewat OCTO Savers Payroll
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPastikan Perbaiki Sistem Gratispol, Pemprov Kaltim Tepis Isu Pemutusan Sepihak Mahasiswa
-
BALIKPAPAN2 hari agoSasar 14 Sekolah di Balikpapan-PPU, JNE dan Rumah Zakat Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah ke Ratusan Siswa Yatim Dhuafa
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoSinyal Positif Pertanian Kaltim, Produksi Padi 2025 Naik Tembus 270 Ribu Ton
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoRealisasi ‘Gratispol’ Religi, 877 Penjaga Rumah Ibadah Kaltim Terbang Gratis ke Tanah Suci
-
PARIWARA1 hari agoTampil di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream
-
SAMARINDA4 hari agoRamaikan Islamic Center di Malam Nisfu Sya’ban, Ribuan Warga Samarinda Diajak Bersihkan Hati Jelang Ramadan
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoKemiskinan di Kaltim Naik Tipis per September 2025, Beras dan Rokok Jadi Pemicu Utama

