SEPUTAR KALTIM
Program Gratispol Cair, 21 Ribu Mahasiswa Baru Kaltim Bebas Beban UKT Semester Genap
Pemprov Kaltim resmi mencairkan bantuan UKT Program Gratispol senilai Rp103 miliar untuk 21.127 mahasiswa angkatan 2025 di 57 perguruan tinggi. Berikut daftarnya!
Memasuki kalender akademik semester genap, tagihan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kerap menjadi pikiran tersendiri bagi banyak mahasiswa dan orang tua. Menjawab persoalan klasik ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) membawa angin segar lewat pencairan dana Program Gratispol Pendidikan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sekaligus Juru Bicara Pemprov Kaltim, Faisal, memastikan bantuan UKT semester genap tahun 2026 telah resmi disalurkan. Pada tahap ini, kucuran dana difokuskan untuk 21.127 mahasiswa baru angkatan 2025.
Total anggaran yang digelontorkan menembus angka Rp103.147.556.750.
Lantas, bagaimana dengan mahasiswa tingkat atas? Faisal menjelaskan bahwa bagi mahasiswa yang kini menduduki semester empat, enam, dan delapan, tidak perlu khawatir. Proses pencairan untuk kelompok tersebut masih berjalan dan tengah masuk tahap verifikasi data kependudukan. Bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Merata di 57 Kampus

Bantuan dana pendidikan ini disebar secara merata ke 57 perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS) di wilayah Kaltim. Berdasarkan rekapitulasi data, Universitas Mulawarman (Unmul) menjadi kampus dengan jumlah penerima terbesar di kategori PTN, yakni mencapai 5.134 mahasiswa dengan nilai bantuan lebih dari Rp25,6 miliar.
Penyaluran di tingkat PTN ini disusul oleh Politeknik Negeri Samarinda (1.683 mahasiswa), Institut Teknologi Kalimantan (1.541 mahasiswa), serta UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (1.331 mahasiswa).
Sementara itu, untuk kelompok PTS, penerima manfaat terbanyak tercatat di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) dengan 3.477 mahasiswa senilai lebih dari Rp19,2 miliar. Diikuti oleh dua kampus besar di Balikpapan, yakni Universitas Mulia dengan 670 mahasiswa dan Universitas Balikpapan (Uniba) sebanyak 600 mahasiswa.
Distribusi data ini menjadi bukti bahwa program pendidikan tersebut menjangkau mahasiswa lintas kampus secara proporsional.
Penyaluran ini ditegaskan juga telah berjalan sesuai data verifikasi. Pemerintah memastikan program ini bukan kebijakan sesaat, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia di daerah.
“Dengan pencairan ini, pemerintah berharap mahasiswa dapat fokus menyelesaikan studi tanpa terkendala biaya. Sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Kaltim di masa depan,” terang Faisal dalam keterangan tertulisnya, Jumat 13 Februari 2026. (ens)
-
PARIWARA3 hari agoGathering Team AEROX Hadir kembali, Ratusan Bikers dan Modifikasi AEROX Kepung Jalanan Kota Bandung dan Surabaya
-
PARIWARA2 hari agoWorld Supersport 2026 Kick Off, Aldi Satya Mahendra El’ Dablek Jadikan Momentum Awal Positif Musim Ini
-
SAMARINDA2 hari agoBuka Safari Ramadan Pemprov Kaltim, Rudy Mas’ud Minta Masjid Jadi Wadah Kaderisasi Pemuda
-
NUSANTARA1 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM2 jam agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan

