SAMARINDA
Progres SD Filial Loa Kumbar Samarinda Lebih Cepat: Tahun Ini Bisa Dipakai, Kualitas Guru Dinaikkan
Dua pekan lalu, progres pembangunan SD Filial Loa Kumbar Samarinda baru 30 persen. Namun per pekan ini, sudah mencapai sekitar 50 persen. Optimis dipakai lebih cepat di tahun ini.
Sejak tahun 2023 lalu, Pemerintah Kota Samarinda tengah menaruh perhatian pada daerah terpinggir Ibu Kota Kaltim; Loa Kumbar. Sebagai bentuk upaya pemerataan pembangunan.
Loa Kumbar adalah kawasan di Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. Puluhan tahun daerah tersebut terpinggirkan. Berjalan tanpa pembangunan yang memadai. Alias seada-adanya.
Kawasan ini memang berstatus pinggiran Samarinda. Karena berbatasan langsung dengan Kukar. Seperti halnya kawasan Loa Janan Ilir, Makroman, Palaran, Suryanata, dan Sungai Siring. Meski sama, Loa Kumbar berbeda.
Karena menjadi satu-satunya wilayah perbatasan yang tidak berada di akses utama. Sehingga keberadaannya tidak termonitor. Akibatnya, kondisi daerah itu lumayan memprihatinkan.
Jalanannya rusak, tidak cukup bagus buat dilewati. Sehingga warga setempat lebih suka lewat jalur sungai. Fasilitas dermaga, dan fasilitas lainya juga belum cukup oke. Termasuk gedung sekolah.
Pembangunan SD Filial Loa Kumbar
Pemkot Samarinda akan membangun ulang Sekolah Filial Nomor 005. Satu-satunya sekolah yang menjadi tumpuan pendidikan anak-anak Loa Kumbar. Sekolah Filial merupakan alternatif pendidikan di daerah pelosok.
Filial, mudahnya merupakan sebutan bagi sekolah kelas jauh. Sekolah yang didirikan di luar sekolah inti. Sebab keterbatasan bangku atau jarak sekolah yang jauh, hingga keterbatasan biaya. Agar anak-anak di daerah pelosok masih bisa mendapat akses pendidikan meski kualitasnya masih di bawah sekolah inti.
Menjelang akhir Juni 2024 lalu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Asli Nuryadin mencatat progresnya baru mencapai 30 persen. Dan diperkirakan pada pertengahan 2025 baru bisa digunakan.
Namun, teranyar dia menyebut progresnya sudah mencapai 50 persen. Bahkan optimis bisa digunakan pada tahun 2024 ini. Dengan kondisi sekolah yang sudah lebih baik. Dan anak-anak tidak perlu jauh menyebrang.
“Alhamdulillah sedang berproses, di tahun ini Insyaallah terwujud sekolahnya. Mudah-mudahan dalam 2 atau 3 bulan ke depan sudah bisa dimanfaatkan bangunanya.”
“Akan menjadi percontohan terbaik di kawasan Loa Kumbar ini,” jelasnya Kamis, 11 Juli 2024.
Sebelumnya, Asli menjelaskan, pembangunannya memang sempat terhambat pada proses pembebasan rumah warga. Namun sudah diselesaikan oleh BPKAD. Sehingga tidak ada hambatan untuk masalah sosial.
“Andai kata kemarin itu selesai cepat, maka pembangunan sekolahnya juga lebih cepat seharusnya. Itu kan sekolah kemarin darurat, sekolahnya filial, saat ini kita maksimalkan ini.”
Setelah sekolah terbangun dengan baik, Asli janji akan memperhatikan sarana prasarana, kualitas guru, hingga tunjangan. Dia mengusahakan pengajar di sana bisa PNS, atau setidaknya diangkat melalui PKKK.
Asli masih melihat jumlah guru yang dibutuhkan. Namun secara perkiraan, jumlah guru yang tersedia, masih mencukupi jika perlu tambahan untuk di Loa Kumbar. Bahkan kalau bisa berkembang hingga SMP.
“Kita lihat situasi jumlah ketersediaan guru nanti. Untuk SMP juga rencana kita simultan, yang terpenting saat ini SD-nya dulu. Saat ini jalanan juga masih diproses, saya yakin kalau sudah jadi, Loa Kumbar pasti berkembang,” pungkasnya. (ens/fth)
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
-
OLAHRAGA4 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
-
OLAHRAGA3 hari agoBorneo FC Diunggulkan atas PSIM, Tapi Misi Bangkit Tuan Rumah Bisa Jadi Ancaman
-
VIRAL4 hari agoKontroversi Raffi Ahmad dan Willie Salim Meluas, Artis Ikut Call Out hingga RANS Carnival Terdampak
-
OLAHRAGA4 hari agoBukan Sekadar Latihan, Ini yang Dimatangkan Borneo FC Sebelum Hadapi PSIM
-
OLAHRAGA4 hari agoDulu Akhir Pekan Identik Nongkrong, Sekarang Banyak Anak Muda Pilih Olahraga
-
NUSANTARA4 hari agoDari Konten ke Aksi Nyata, Kreator Kaltim Tanam 1.000 Pohon di Tahura Soeharto
-
VIRAL3 hari agoPolda Metro Minta Maaf, Raffi Klarifikasi, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Bukan Mahasiswa

