KUKAR
Rentetan Kebakaran di Kukar Jadi Alarm Penguatan Mitigasi Permukiman


Sejumlah kebakaran yang melanda wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi alarm penting bagi penguatan upaya mitigasi di kawasan permukiman. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah terjadinya musibah kebakaran.
Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, mengatakan pencegahan tidak cukup hanya mengandalkan kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran. Kesadaran masyarakat dalam mengenali dan menghindari potensi bahaya juga menjadi bagian penting untuk menekan risiko kebakaran.
“Pencegahan dan mitigasi ini harus menjadi perhatian bersama. Kita ingin masyarakat lebih memahami bahwa keselamatan lingkungan permukiman dimulai dari kewaspadaan masing-masing,” ujarnya, Minggu (1/11/2026).
Fida menjelaskan, kebakaran di kawasan permukiman berpotensi menimbulkan dampak yang meluas. Api yang berasal dari satu bangunan dapat mengancam rumah lain, terutama apabila lingkungan memiliki kondisi yang memungkinkan penyebaran api berlangsung cepat.
Karena itu, masyarakat diminta lebih memperhatikan berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Penggunaan kompor dan peralatan listrik menjadi beberapa hal yang perlu dipastikan aman sebelum ditinggalkan.
“Jangan sampai kita menganggap sesuatu yang kecil itu tidak berbahaya. Kalau tidak diperhatikan, dampaknya bisa merugikan banyak orang, bukan hanya pemilik rumah yang mengalami kebakaran,” katanya.
Ia menegaskan, upaya mitigasi perlu dibangun melalui kebiasaan saling mengingatkan antarwarga. Kesadaran kolektif tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan permukiman yang lebih aman.
“Ini upaya kita melakukan pencegahan dan mitigasi terhadap terjadinya musibah kebakaran di kawasan permukiman yang ada di Kutai Kartanegara,” ungkap Fida.
Disdamkarmatan Kukar berharap masyarakat dapat menjadikan berbagai kejadian kebakaran sebagai pelajaran untuk memperkuat kesiapsiagaan. Dengan pencegahan yang dilakukan secara bersama, risiko kebakaran di lingkungan tempat tinggal diharapkan dapat diminimalkan. (rk/Adv Diskominfo Kukar)

SAMARINDA4 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
SEPUTAR KALTIM4 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
SEPUTAR KALTIM4 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
NUSANTARA4 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
OLAHRAGA5 hari agoMenang di Kandang PSS, Mauro Jeronimo Ungkap Pekerjaan Rumah Borneo FC
OLAHRAGA22 jam agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
KUKAR5 hari agoJangan Biarkan Aset Terlantar: Jadikan Tenggarong Pusat Wisata, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Kukar
INTERNASIONAL4 hari agoSingapura Panggil 10 Perusahaan Terkait Karhutla Indonesia, Kalimantan Ikut Disorot






