SEPUTAR KALTIM
Sebanyak 802 Desa di Kaltim Kini Sudah Terkoneksi Internet, Sisa 39 Desa Lagi
Diskominfo Kaltim laporkan 802 dari 841 desa sudah terkoneksi internet. Gunakan 158 titik Starlink untuk atasi blank spot, Gubernur Rudy Mas’ud apresiasi progres di perbatasan. Kini tersisa 39 desa lagi.
Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk memerdekakan wilayahnya dari area susah sinyal atau blank spot menunjukkan progres signifikan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim melaporkan bahwa mayoritas desa di Benua Etam kini sudah menikmati akses dunia maya.
Fakta ini terungkap saat Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, meninjau stan pameran Diskominfo dalam ajang Pekan Raya Kaltim (PRK) 2026, Jumat 9 Januari 2026.
Kepala Bidang TIK dan Persandian Diskominfo Kaltim, Bambang Kukilo Argo Suryo, memaparkan data terbaru program “Gratispol Internet Desa”. Capaian program ini tercatat telah menyentuh angka 95 persen dari total wilayah administrasi desa.
“Dari total 841 desa di Kaltim, sebanyak 802 desa sudah terkoneksi internet. Artinya, capaian kita sudah menjangkau hingga wilayah paling terpencil,” ungkap pejabat yang akrab disapa Kiki tersebut kepada Gubernur.
Starlink Jadi “Senjata” di 158 Titik
Untuk menaklukkan kondisi geografis Kaltim yang menantang, Diskominfo tidak hanya mengandalkan satu jenis teknologi. Kiki menjelaskan pihaknya menerapkan strategi kombinasi, mulai dari kabel fiber optic (FO), menara BTS, hingga teknologi satelit VSAT.
Khusus untuk desa-desa di pedalaman yang mustahil terjngkau kabel dalam waktu dekat, teknologi satelit orbit rendah milik Elon Musk, Starlink, menjadi solusi andalan.
“Saat ini, terdapat 158 titik desa yang menggunakan layanan Starlink, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau jaringan kabel,” jelasnya.
Kendati demikian, Kiki menekankan bahwa penggunaan Starlink bersifat dinamis. Pihaknya terus mengevaluasi efisiensi biaya. Jika akses infrastruktur darat nantinya terbuka, peralihan teknologi akan dilakukan demi menekan beban operasional.
“Kita tidak bisa selamanya bergantung pada Starlink. Kalau sudah memungkinkan, akan kita turunkan ke FO,” tambahnya.
Tantangan Listrik dan Solusi Panel Surya
Masalah di lapangan bukan hanya soal jaringan, tapi juga ketersediaan energi. Kiki mengakui masih ada desa yang belum teraliri listrik PLN, sehingga koneksi internet bergantung pada genset.
Sebagai solusi jangka panjang, Diskominfo mulai menerapkan panel surya di beberapa desa di Kabupaten Paser. Selain itu, sistem cadangan (backup) menggunakan satelit SATRIA dan riset teknologi internet laser juga tengah disiapkan untuk menjaga kestabilan koneksi.
Respons Gubernur: Cek Long Apari
Melihat peta sebaran internet tersebut, Gubernur Rudy Mas’ud menaruh perhatian khusus pada kawasan perbatasan, seperti Long Apari di Kabupaten Mahakam Ulu. Ia mengapresiasi masuknya sinyal internet mendahului infrastruktur jalan yang masih dalam proses pembangunan.
“Di Long Apari saya mau lihat langsung. Berarti sudah sampai ke sana ya? Kalau Starlink memang bisa di mana saja, tapi tantangannya justru akses jalannya yang belum ada,” ujar Rudy.
Dengan tersisanya sekitar 39 desa yang belum terjangkau, Pemprov Kaltim berkomitmen untuk terus mengejar target 100 persen desa terkoneksi, guna memastikan pemerataan akses informasi dan layanan publik digital bagi seluruh warga. (ens)
-
BALIKPAPAN5 hari agoWFH Dikaji, DPRD Balikpapan Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Normal
-
PARIWARA4 hari agoLewati Ujian di Portimao, Arai Agaska Gaspol Latihan di Eropa
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoSkema Murur dan Tanazul Disiapkan untuk Lindungi Jemaah Lansia dan Risti
-
BALIKPAPAN4 hari agoKomisi III DPRD Balikpapan Dorong Pemanfaatan Desalinasi Air Laut
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoHeboh Anggaran Rp25 Miliar! Pemprov Kaltim Bongkar Fakta Renovasi Rumah Dinas Gubernur
-
BALIKPAPAN2 hari agoKomisi IV DPRD Balikpapan Mediasi Sengketa Lahan PJHI, Dorong Penyelesaian Damai
-
SAMARINDA7 jam agoPemprov Kaltim Klarifikasi Isu BPJS Samarinda: Bukan Dihentikan, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
PARIWARA1 hari agoBidik Kemenangan di ARRC Sepang, Yamaha Racing Indonesia Siap Tampil Maksimal

