SAMARINDA
Sedang Dibangun, Sekolah Terpadu Samarinda akan Gunakan Kurikulum Internasional
Proyek pembangunan fisik bangunan SMPN 16 Samarinda menjadi sekolah terpadu sudah dimulai. Sembari pengerjaan, pemkot tengah menyusun sistem pengelolaan dan kurikulumnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kini mulai merealisasikan hasratnya untuk memiliki sekolah terpadu bertaraf internasional. Rencana yang sudah muncul sejak Mei 2023 lalu.
Mengingat sebelumnya memang ada Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) maupun RSBI di Indonesia. Namun kegemilangannya runtuh pada 2013 lalu. Usai statusnya dibatalkan oleh MK demi pemerataan pendidikan.
Sementara sebagai ibu kota provinsi, Samarinda harus memiliki minimal satu sekolah terpadu. Rencana pemkot, nantinya akan ada 3 tingkatan sekolah; dari SD, SMP, hingga SMA berada dalam 1 kawasan.
Pemkot tidak membangun sekolah terpadu bertaraf internasional itu di lahan kosong. Melainkan mengembangkan sekolah yang sudah ada. Dan sekolah yang beruntung itu adalah SMPN 16 yang terletak di Jalan Jakarta, Loa Bakung.
Sekolah Terpadu Mulai Dibangun
Setelah melalui perencanaan panjang, Pemkot Samarinda memulai pembangunan fisik sekolah terpadu sejak April 2024 lalu. Tahun ini, fokus untuk membangun SD dan SMP, sementara SMA dilanjutkan tahun depan.
Pembangunannya diharapkan rampung pada akhir 2024. Selama pembangunan, untuk sementara waktu siswa yang sebelumnya belajar di SMPN 16 telah dipindahkan ke sekolah terdekat.
Sembari pembangunan fisik berjalan, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan pihaknya tengah menyusun konsep pengelolaan dan kurikulumnya. Meski saat ini belum final dan baru gambaran awal perencanaan.
Yang jelas, sekolah terpadu ini akan dibuat berbeda dengan sekolah pada umumnya. Digadang jadi sekolah unggulan di Samarinda. Baik siswa maupun gurunya terbatas dan mengikuti seleksi ketat.
“Jadi misalnya SMP terpadu kita, kita akan rekrut atau menerima siswa unggulan dari beberapa SD yang ada di Samarinda,” jelasnya Kamis 15 Agustus setelah agenda di Hotel Fugo.
“Karena kan jumlah kelasnya terbatas sehingga pasti seleksinya sangat profesional dan ketat, gurunya pun seperti itu,” tambahnya.
Selain berbeda dari sistem penerimaan, Andi Harun sebut akan memberlakukan 2 bahasa. Bahasa Indonesia dan Inggris. Termasuk juga kurikulumnya, menggunakan perpaduan antara Merdeka Belajar dan Cambridge.
Bahkan secara fasilitas, infrastruktur, hingga metode belajar pasti akan berbeda. Tahap awal pemkot masih akan fokus pada SD dan SMP. Untuk SMA, akan dibuat MoU kerja sama dengan Pemprov Kaltim.
“Kita juga akan studi tiru, tapi tidak sampai studi tiru ke UK (United Kingdom). Karena di Jakarta sudah banyak yang praktikkan Kurikulum Cambridge, ada di swasta ada juga di sekolah lain,” kata Andi Harun.
“Tapi pesan pentingnya kita ingin membuat sekolah unggulan yang memiliki daya saing tinggi sehingga memiliki perbedaan dengan pengelolaan sekolah konvensional pada umumnya,” sambungnya.
Rencananya setelah bangunan fisik rampung, penerimaan peserta didik baru bakal dimulai pada tahun 2025 mendatang.
“Gurunya juga nanti di seleksi, jadi yang akan mengajar di sekolah unggulan pasti kualifikasi gurunya di atas rata-rata,” pungkasnya.
Tim Khusus Kurikulum
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda Asli Nuryadin menjelaskan pihaknya akan mempersiapkan tim khusus untuk menyusun kurikulumnya.
“Sesuai dengan indikator yang sudah ditentukan, cambridge. Meskipun Kurikulum Merdeka, tapi ada develop karena Cambridge kan terkenal banyak dipakai di swasta, di Indonesia di Jawa. Kami sedangkan persiapkan.”
“SMPN 16, itu jalan terus. Selesainya finishing sedikit di tahun 2025, tapi Insyaallah clear 90 persen di 2024,” pungkas Asli. (ens/fth)
-
OLAHRAGA3 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
-
OLAHRAGA3 hari agoBorneo FC Diunggulkan atas PSIM, Tapi Misi Bangkit Tuan Rumah Bisa Jadi Ancaman
-
VIRAL4 hari agoKontroversi Raffi Ahmad dan Willie Salim Meluas, Artis Ikut Call Out hingga RANS Carnival Terdampak
-
OLAHRAGA4 hari agoBukan Sekadar Latihan, Ini yang Dimatangkan Borneo FC Sebelum Hadapi PSIM
-
OLAHRAGA3 hari agoDulu Akhir Pekan Identik Nongkrong, Sekarang Banyak Anak Muda Pilih Olahraga
-
NUSANTARA3 hari agoDari Konten ke Aksi Nyata, Kreator Kaltim Tanam 1.000 Pohon di Tahura Soeharto
-
VIRAL3 hari agoPolda Metro Minta Maaf, Raffi Klarifikasi, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Bukan Mahasiswa

