SEPUTAR KALTIM
Segala Persiapan MTQ Nasional XXX Terus Dimantapkan dengan Koordinasi Bersama Pemerintah Pusat
Persiapan MTQ Nasional XXX di Kaltim terus dimantapkan dengan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Hal tersebut dilakukan dengan membahas segala persiapan secara rinci dan detail agar berjala dengan baik.
Koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah terus berlanjut untuk menyukseskan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXX yang akan digelar pada 6-16 September 2024 di Provinsi Kalimantan Timur.
Setiap tahapan dibahas secara rinci dan mendetail mulai dari penjemputan kafilah, pembukaan, perlombaan, penutupan, hingga kepulangan peserta. Venue yang sudah ditentukan juga akan dibuat senyaman mungkin bagi peserta dari seluruh daerah.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dasmiah, menyatakan bahwa Kaltim sebagai tuan rumah ingin menyelenggarakan keseluruhan rangkaian kegiatan dengan baik.
Untuk itu, segala persiapan harus terus dikoordinasikan, terutama kerjasama antara pusat dan daerah agar tidak terjadi salah pengertian.
“Setelah 48 tahun, Kaltim kembali menjadi tuan rumah MTQ Nasional, kita ingin menunjukkan kalau Kaltim ini memang pantas dan memberikan kesan yang baik bagi para peserta mulai dari datang, ikut perlombaan hingga kepulangannya,” jelasnya saat menghadiri rapat koordinasi lanjutan persiapan MTQ XXX di Kantor Kemenag RI, Rabu 22 Mei 2024.
Dasmiah juga menekankan pentingnya pembagian tugas antara pusat dan daerah untuk mengetahui kewenangan dan tanggung jawab masing-masing dalam menyukseskan event nasional ini.
“Kita telah menyepakati tugas-tugas yang harus dilakukan oleh pusat dan daerah. Insya Allah, persiapan Kaltim setiap hari terus meningkat untuk menyambut para kafilah yang akan berjuang di MTQ. Termasuk publikasi yang intens untuk menggaungkan acara ini,” tambahnya.
Sebanyak 12 venue telah disiapkan untuk lomba yang akan diadakan di Kota Samarinda.
Harapannya, kegiatan ini bisa didukung oleh semua pihak, termasuk masyarakat yang dipersilakan untuk menyaksikan setiap acara yang berlangsung.
Untuk penyambutan kafilah, setiap Perangkat Daerah lingkup Pemprov telah diberi tanggung jawab untuk menjamu tamu dan bertindak sebagai Liaison Officer (LO), sebagai tanda kehangatan dari masyarakat Kaltim. (rw)
-
OLAHRAGA4 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
-
OLAHRAGA3 hari agoBorneo FC Diunggulkan atas PSIM, Tapi Misi Bangkit Tuan Rumah Bisa Jadi Ancaman
-
VIRAL4 hari agoKontroversi Raffi Ahmad dan Willie Salim Meluas, Artis Ikut Call Out hingga RANS Carnival Terdampak
-
OLAHRAGA4 hari agoDulu Akhir Pekan Identik Nongkrong, Sekarang Banyak Anak Muda Pilih Olahraga
-
OLAHRAGA4 hari agoBukan Sekadar Latihan, Ini yang Dimatangkan Borneo FC Sebelum Hadapi PSIM
-
NUSANTARA4 hari agoDari Konten ke Aksi Nyata, Kreator Kaltim Tanam 1.000 Pohon di Tahura Soeharto
-
VIRAL3 hari agoPolda Metro Minta Maaf, Raffi Klarifikasi, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Bukan Mahasiswa

