SEPUTAR KALTIM
Selesaikan Tahap II, Disnakertrans Kaltim Targetkan Aplikasi Etam Kerja Makin Canggih: Nggak Cuma Cari Kerja!
Disnakertrans Kaltim menutup tahun ini dengan menyelesaikan pengembangan aplikasi Etam Kerja tahap II. Tak berhenti di sana, tahun depan alias 2026, aplikasi tersebut akan semakin canggih, nggak cuma buat mencari kerja saja. Apa saja fiturnya?
Mendapatkan pekerjaan di era sekarang bukan lagi perkara mudah.
Persaingan yang kian kompetitif, kualifikasi yang semakin tinggi, hingga terbatasnya akses informasi sering kali membuat para pencari kerja di Benua Etam merasa terjebak dalam ketidakpastian.
Di tengah situasi yang menantang ini, peran pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim menjadi sangat krusial sebagai jembatan antara kebutuhan industri dan potensi SDM lokal.
Sadar akan tantangan tersebut, Dinas yang menangani masalah ketenagakerjaan itu terus memacu transformasi layanan melalui aplikasi Etam Kerja.
Tidak sekadar bursa kerja digital biasa, termasuk tengah merancang platform ini menjadi ekosistem “super” yang melayani berbagai kebutuhan dunia kerja secara terintegrasi.
Langkah besar ini tampak dengan adanya rapat Expose Laporan Akhir Pengembangan Aplikasi Etam Kerja Tahap II di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Disnakertrans Kaltim, Kamis 18 Desember 2025.
Sekretaris Disnakertrans Kaltim, Aji Syahdu Gagah Citra, mengungkapkan bahwa aplikasi ini melibatkan sinergi banyak lembaga, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim.
“Hari ini kita mendengarkan dan berdiskusi terkait pelaksanaan pengembangan Aplikasi Etam Kerja, karena aplikasi ini melibatkan banyak lembaga, baik ketenagakerjaan di kabupaten/kota maupun lembaga di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” ujar Aji Syahdu.
Peta Jalan Menuju 2026
Dalam laporan akhir tersebut, pengembangan Etam Kerja Tahap II telah sukses mencakup enam modul utama. Namun, perjalanan belum usai. Aji Syahdu memaparkan bahwa pengembangan akan berlanjut ke Tahap III dan Tahap IV yang targetnya pengerjaannya mulai berjalan pada tahun 2026 mendatang.
Visi besar ke depan, Etam Kerja tidak hanya akan bermanfaat untuk berbagi pakai informasi penempatan tenaga kerja saja. Disnakertrans ingin aplikasi ini menjadi solusi satu pintu bagi berbagai urusan profesional.
“Mudah-mudahan aplikasi ini bisa kita gunakan bersama-sama dan juga bermanfaat di kabupaten/kota. Kami berharap dapat berbagi pakai, dan aspirasi dari kabupaten/kota akan kami coba akomodasi dalam aplikasi ini,” tambahnya.
Nggak Cuma Buat Cari Kerja
Apa saja kecanggihan yang telah masuk rencana? Pemerintah merancang, ke depannya, Etam Kerja juga berfungsi untuk melayani kebutuhan pelatihan kerja, pengawasan ketenagakerjaan, urusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hingga pelayanan hubungan industrial.
Artinya, baik buruh maupun pengusaha bisa mengakses layanan pemerintah hanya melalui satu aplikasi.
Perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) lintas sektor serta perwakilan dari Pemerintah Kota Samarinda turut menghadiri forum diskusi tersebut. Kehadiran para stakeholder ini mempertegas bahwa Etam Kerja akan menjadi jembatan integrasi data ketenagakerjaan yang selama ini tersebar di berbagai daerah.
Melalui pengembangan yang makin matang, Disnakertrans Kaltim optimis persoalan ketenagakerjaan di Benua Etam bisa tertangani dengan lebih cepat, transparan, dan tentunya lebih canggih. (ens)
-
BALIKPAPAN3 hari agoSambut HUT ke-129, Balikpapan Rilis Logo “Harmoni Menuju Kota Global”
-
GAYA HIDUP2 hari agoAngka Pernikahan 2025 Naik Tipis, Tren ‘Enggan Nikah’ Mulai Melandai?
-
PARIWARA5 hari agoSetingan “KECE” Biar Makin Pede, Cara Mudah Bawa Pulang Yamaha Classy Fazzio dan Filano
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoBibit Siklon Tropis 97S Kepung Indonesia Bagian Selatan, Begini Prediksi Cuaca Kaltim Sepekan ke Depan
-
SAMARINDA1 hari agoSamarinda Menuju Usia 358 Tahun: Menelusuri Jejak Enam Kampung Purba dan Akar Sejarah Kota Mahakam
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoKaltim Borong Penghargaan di Hari Desa Nasional 2026, Dua Wilayah Sabet Peringkat 1
-
BERAU4 hari agoTinggalkan Status Perintis, Wings Air Kini Terbang Komersial ke Maratua: Rudy Mas’ud Jajal Pendaratan Perdana
-
FEATURE2 hari agoFenomena AI di 2026: Jadi “Asisten Hidup” yang Memanjakan, atau Perangkap Ketergantungan?

