KUKAR
Sempat Absen Gara-Gara Pandemi, Tenggarong Kutai Carnival Kembali Digelar
Ajang Tenggarong Kutai Carnival (TKC) kembali digelar di Kutai Kartanegara (Kukar). Setelah sebelumnya absen selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.
Ajang unjuk bakat ini berlangsung mulai dari Planetarium Jagad Raya menuju halaman parkir Jembatan Repo-Repo, Ahad (18/9/2022). Showtime berlangsung di panggung dan di beberapa ruas jalan Protokol Tenggarong.
Ketua TKC Rhifi Dolly menuturkan, ajang tahun ini mengangkat tema “The Kingdom of Kutai Kartanegara”. Tema ini diambil lantaran Kukar terkenal dengan kesultanan-nya.
Dalam hal penggunaan tema ini, Rhifi mengaku sudah meminta izin pada pihak Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura untuk mengangkat tema tersebut.
“Sebenarnya ini tahun–tahun yang sangat kami nantikan, di mana tahun ini tahun kesepuluh kami berkarya di TKC. Selama sepuluh tahun akhirnya bisa mendapatkan izin untuk mengangkat tema Kesultanan Kutai,” bebernya.
“Lumayan agak lama dan bersabar, dan alhamdulillah tahun ini bisa mendapatkan izin untuk mengangkat tema tersebut,” sambung Rhifi.
Untuk show tersebut, TKC mengajak lagi sejumlah talent senior dan baru, untuk bekerja sama dan berkarya lagi pada showtime TKC tahun ini.
“Peserta berasal dari beberapa kecamatan di Kukar, dengan waktu latihan hanya 14 hari untuk menyelesaikan kostum, lumayan berat bagi kami yang biasa dikerjakan 1 bulan,” terang Rhifi.
“Namun tahun ini dari pelatihan dan pembuatan kostum hanya diberi waktu14 hari. Semua kami lakukan dengan terbaik demi performance kali ini,” imbuhnya.
Rhifi memaparkan, dalam workshop TKC banyak diajarkan untuk membuat kostum, pendalaman karakter yang akan dibawakan, gaya di catwalk dan semua kebutuhan yang akan ditampilkan pada showtime. Semua diberikan kebebasan oleh pihak Kesultanan untuk berkreasi dalam membuat kostum.
“Sarena semua bersifat kontemporer, berkreasi dalam pengembangan berdasarkan kreativitas masing-masing,” ujarnya.
Diharapkan tahun demi tahun TKC bisa makin berkembang dan makin besar lagi.
Sementara itu mewakili Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, David HK menyebut TKC tersebut merupakan rangkaian Festival Kota Raja (FKR). Dalam rangka hari jadi ke-240 Kota Tenggarong.
Dikatakan, dengan mengangkat slogan “The Kingdom of Kutai Kartanegara,” para talent TKC menampilkan kostum bertema Lembuswana, Topeng Nusantara dan Prasasti Batu Yupa.
“Para talent TKC sudah melakukan workshop selama 14 hari sebelum melakukan penampilannya pada showtime hari ini untuk memberikan penampilan terbaiknya,” kata David.
Penampilan perdana usai dua tahun vakum ini diharapkan bisa mengembalikan aksi panggung para talent TKC. Pada tahun depan TKC terus meningkat dengan ide-ide kreatif dan inovasinya. (redaksi)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoEkspor Perikanan Kaltim Melesat, 56 Ton Produk Laut Segar Terbang ke China Setiap Bulan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoPemprov Kaltim Buka Seleksi Komisaris dan Direksi BUMD 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
-
PARIWARA2 hari agoYamaha Kaltim Luncurkan Warna Baru GEAR ULTIMA Hybrid di Karnaval Gear Ultima 2026, Usung Desain Dual Tone Lebih Modern
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoYamaha Luncurkan MX King 150 Prima Pramac Livery di Jakarta Fair 2026, Hadirkan Sensasi MotoGP untuk Pecinta Balap
-
SAMARINDA3 hari agoAnggota DPRD Kaltim Darlis Pattalongi Dorong Partisipasi Masyarakat di Era Demokrasi Digital
-
EKONOMI DAN PARIWISATA1 hari agoKaltim Siapkan 15 Ribu Hektare Sawah Baru untuk Dukung Swasembada Beras
-
PARIWARA2 hari agoAuto Lebih Percaya Diri! Kolaborasi Yamaha x Kahf Sulap Grand Filano Hybrid Jadi Ala Classy Modern Explorer
-
SAMARINDA12 jam agoJelang Tahun Ajaran Baru, Pemprov Kaltim Percepat Pembenahan SMAN 10 Samarinda

