BALIKPAPAN
Soroti 319 Ribu Kasus Kecelakaan Kerja, Wagub Kaltim: K3 Bukan Sekadar Aturan, Tapi Hak Pulang Selamat
Pimpin Apel Bulan K3 di Balikpapan, Wagub Kaltim Seno Aji soroti 319 ribu kasus kecelakaan kerja nasional. Sebanyak 653 perusahaan di Kaltim terima penghargaan keselamatan kerja.
Masalah keselamatan kerja di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah yang serius. Berdasarkan data tahun 2024, tercatat ada 319.224 kasus kecelakaan kerja yang dilaporkan secara nasional. Angka fantastis ini menjadi pengingat keras bahwa risiko di lapangan kerja masih mengintai jutaan tenaga kerja.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, saat memimpin Apel dan Pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 di halaman RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Sabtu 31 Januari 2026.
Membacakan sambutan Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli, Seno Aji mengingatkan bahwa di balik deretan angka statistik tersebut, terdapat nasib manusia dan keluarga yang dipertaruhkan.
“Angka ini bukan sekadar statistik. Di balik setiap kasus, ada pekerja yang mengalami penurunan kemampuan kerja, bahkan kehilangan nyawa,” tegas Seno Aji.
Menurutnya, dampak kecelakaan kerja tidak hanya berhenti pada korban. Ada efek domino yang dirasakan keluarga yang kehilangan tulang punggung ekonomi, hingga perusahaan yang mengalami gangguan produktivitas.
“K3 bukan sekadar kewajiban regulatif, K3 adalah nilai bahwa setiap pekerja berhak pulang dengan selamat,” imbuhnya di hadapan ratusan peserta apel.
Ratusan Perusahaan Diganjar Penghargaan
Dalam momentum Bulan K3 ini, Pemerintah Provinsi Kaltim memberikan apresiasi kepada perusahaan yang dinilai patuh dan proaktif menjaga keselamatan karyawannya. Penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 100.3.3.1/K.4/2026.
Sebanyak 561 perusahaan menerima penghargaan kategori Pelaporan Aktif dan Pelaksanaan Sasaran Program Kegiatan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3). Mereka dinilai konsisten menyampaikan laporan sesuai regulasi.
Selain itu, 92 perusahaan lainnya mendapatkan penghargaan atas Partisipasi Aktif Kegiatan K3. Karena komitmennya dalam sosialisasi dan penguatan budaya keselamatan di lingkungan kerja.
Selain piagam untuk perusahaan, Pemprov Kaltim bersama BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan jaminan sosial kepada tiga penerima manfaat sebagai wujud perlindungan negara.
Atraksi Penyelamatan
Rangkaian apel pagi itu ditutup dengan aksi simulasi penyelamatan dan penerapan standar K3 yang diperagakan oleh tim dari PT Jembatan Muara Bara dan PT Pamapersada Nusantara Site Baya.
Wagub Seno Aji berharap, pencanangan ini tidak sekadar seremonial. Melainkan menjadi pemicu terbangunnya ekosistem kerja yang lebih manusiawi dan aman di Kalimantan Timur. Mengingat saat ini terdapat 146,54 juta angkatan kerja nasional dengan risiko beragam, penguatan budaya K3 menjadi harga mati untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan ekonomi daerah. (ens)
-
OLAHRAGA4 hari agoRider Yamaha Konsisten Kuasai Mandalika Racing Series 2026, Fahmi Basam, Rendi Oding dan M Abid Ashar Tetap Pimpin Klasemen
-
HIBURAN3 hari agoCIMB Niaga Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026, Rayakan Kebersamaan dan Dukung Industri Kreatif Nasional
-
BERITA2 hari agoViral Dokter RSUD Inche Abdoel Moeis Diduga Komentari Pasien di Media Sosial, Nama dr. Renanda Jadi Sorotan
-
NUSANTARA2 hari ago11 Tahun Vakum, Yamaha Cup Race Padang Kembali Pecahkan Antusiasme, Lebih dari 5.000 Penonton Padati Arena
-
PARIWARA3 hari agoYamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue Meluncur, Tampil Retro Summer dengan Nuansa Senja yang Makin Skena
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoDokter RSUD IA Moeis Samarinda Dinonaktifkan Sementara usai Komentar soal Pasien BPJS Viral

