MAHULU
Bandara Ujoh Bilang Dikebut, Wagub Kaltim Targetkan Penerbangan Perdana Tahun Ini
Wagub Kaltim Seno Aji dan Bupati Mahulu Angela Idang Belawan meninjau proyek Bandara Ujoh Bilang. Akses udara ini ditargetkan mulai beroperasi dan melayani penerbangan perdana tahun ini.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mematangkan kesiapan infrastruktur transportasi di wilayah perbatasan. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, turun langsung meninjau progres pembangunan Bandar Udara Ujoh Bilang di Kabupaten Mahakam Ulu bersama bupati setempat, Angela Idang Belawan.
Peninjauan lapangan ini fokus pada upaya percepatan konektivitas udara yang dinilai mendesak bagi warga perbatasan.
Saat ini, pemerintah daerah tengah mengawal proses administrasi dan berkoordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan agar izin operasional bandara bisa segera terbit. Jika perizinan mulus, rute penerbangan perdana dijadwalkan bisa beroperasi pada tahun ini.
“Kami berharap dalam waktu dekat bandara ini dapat memperoleh perizinan dari Kementerian Perhubungan sehingga penerbangan perdana tahun ini bisa segera terlaksana,” ujar Seno Aji.
Memangkas Mobilitas
Ia menilai kehadiran akses udara ini akan memangkas rantai kendala mobilitas di Mahakam Ulu. Selama ini, pergerakan orang dan distribusi arus logistik di wilayah tersebut sangat bergantung pada rute darat dan jalur sungai yang memakan waktu dan biaya besar.
“Bandara ini akan membuka akses yang lebih cepat bagi masyarakat Mahakam Ulu, baik untuk kegiatan ekonomi, pelayanan kesehatan, maupun pendidikan. Ini bagian dari komitmen pemerintah untuk mempercepat pemerataan pembangunan di daerah,” imbuhnya.
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, menyebut infrastruktur udara merupakan urat nadi baru bagi daerahnya. Kondisi geografis Mahakam Ulu yang menantang membuat transportasi pesawat terbang menjadi solusi vital yang sangat ditunggu masyarakat.
Secara spesifikasi teknis, Angela menjelaskan bahwa Bandara Ujoh Bilang dirancang memiliki landasan pacu sepanjang 1.800 meter. Eksekusi proyeknya dikerjakan bertahap melalui tiga fase pembangunan hingga nantinya mencapai kapasitas layanan penerbangan yang optimal.
Beroperasinya bandara ini kelak diharapkan mampu mendobrak isolasi geografis Mahakam Ulu. Dengan konektivitas yang makin terbuka ke berbagai wilayah, perputaran ekonomi dan kesejahteraan warga setempat diyakini akan ikut terdongkrak. (ens)
-
PARIWARA4 hari agoRutin Sambangi Sulsel, Yamaha Cup Race Kembali Gebrak Sidrap Gelar MAXi Race dan Endurance GEAR Ultima
-
PARIWARA3 hari agoYamaha Luncurkan Aplikasi YAMAHA MOTOR ON, Digital Hub untuk Pengalaman Berkendara Lebih Menyenangkan
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoSekda Berprestasi Belajar Keamanan Siber di Korea Selatan, Dorong Transformasi Digital Daerah
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoPWI Kaltim Gelar Halalbihalal, Angkat Tema Jurnalisme Kenabian Bersama Wali Kota Samarinda
-
OLAHRAGA2 hari agoYamaha Racing Indonesia Konsisten Podium di ARRC Sepang 2026, Optimistis Hadapi Seri Buriram
-
SEPUTAR KALTIM24 jam agoIsu Rp25 Miliar Tidak Benar, Ini Penjelasan Lengkap Anggaran Jamuan Pemprov Kaltim
-
OLAHRAGA1 hari agoAldi Satya Mahendra Inginkan Assen Jadi Arena Comeback Bersinar Lagi
-
SEPUTAR KALTIM21 jam agoMelihat Kondisi Rumah Dinas Gubernur Kaltim yang Viral karena Renovasi Rp25 Miliar, Ini Kondisi Sebenarnya

