<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>makanan khas kaltim Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/makanan-khas-kaltim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/makanan-khas-kaltim/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jul 2024 11:22:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>makanan khas kaltim Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/makanan-khas-kaltim/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wisatawan Hobinya Berburu Makanan, Kemenparekraf Dorong Kuliner Kaltim Jadi Daya Tarik Utama Wisata</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/wisatawan-hobinya-berburu-makanan-kemenparekraf-dorong-kuliner-kaltim-jadi-daya-tarik-utama-wisata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2024 11:22:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[wisata kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan Cari Kuliner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=36692</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kemenparekraf mencatat, kuliner kini menjadi hal yang paling pertama dicari ketika orang berwisata. Mengalahkan pemandangan alam dan destinasi. Sehingga Kaltim harus bisa semakin mengekplor kuliner khas. Meski belum menjadi daerah wisata seperti Bali, Bandung, atau Yogyakarta. Sektor pariwisata di Kaltim beberapa tahun belakangan tengah tumbuh dan berkembang. Walau masih banyak PR yang harus dikejar. Berbagai [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/wisatawan-hobinya-berburu-makanan-kemenparekraf-dorong-kuliner-kaltim-jadi-daya-tarik-utama-wisata/">Wisatawan Hobinya Berburu Makanan, Kemenparekraf Dorong Kuliner Kaltim Jadi Daya Tarik Utama Wisata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Kemenparekraf mencatat, kuliner kini menjadi hal yang paling pertama dicari ketika orang berwisata. Mengalahkan pemandangan alam dan destinasi. Sehingga <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Timur">Kaltim</a> harus bisa semakin mengekplor kuliner khas.</p>



<p>Meski belum menjadi daerah wisata seperti Bali, Bandung, atau Yogyakarta. Sektor pariwisata di Kaltim beberapa tahun belakangan tengah tumbuh dan berkembang. Walau masih banyak PR yang harus dikejar.</p>



<p>Berbagai jenis wisata; seperti wisata alam, budaya, wisata belanja, kuliner, hingga wisata religi sudah dimiliki Kaltim. Bahkan destinasi wisata baru terus bermunculan. Menambah daftar pilihan wisata di Bumi Etam.</p>



<p>Berbagai upaya kolaborasi antara Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, juga berbagai pelaku/pegiat wisata terus digalakkan. Agar wisata di Kaltim bisa semakin dilirik, dan ikut menunjang keberadaan Ibu Kota Negara (IKN).</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kuliner Paling Dicari Wisatawan</strong></h2>



<p>Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Dwi Marhen Yono mencatat berdasarkan survei teranyar, kuliner tengah memuncaki sebagai daya tarik utama.</p>



<p>&#8220;Hasil survei terakhir, penyebab orang datang ke Indonesia alasannya bukan lagi alam yang indah, itu terjadi 10 tahun yang lalu. Sekarang nomor 5,&#8221; jelasnya belum lama ini.</p>



<p>&#8220;Sekarang kuliner khas (yang paling diminati). Karena Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama bilang suka sate, bakso dan lain-lain. Ternyata mereka (wisatawan) tertarik banget menikmati kuliner Indonesia,&#8221; tambahnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kaltim Perlu Gali Potensi Kuliner Khas</strong></h2>



<p>Dari sana, Marhen mendorong Kaltim melakukan hal yang sama. Yakni semakin mengeksplor kembali potensi kukiner khas dari Kaltim. Yang menggambarkan atau mengandung nama daerah Kaltim.</p>



<p>Utamanya kuliner khas yang tidak tersedia di daerah lain. Yang Kaltim banget. Sehingga itu akan memperkuat alasan orang datang ke Kaltim dan bisa menjadi nilai jual tersendiri. Dipadukan dengan subsektor wisata lainnya.</p>



<p>&#8220;Saya sarankan Kaltim segera. Eksplore kuliner khas Kaltim. Packaging yang baik dan bisa menarik orang datang kesini. Yang nggak ada di daerah lain.&#8221;</p>



<p>&#8220;Kalau sudah ada di Jakarta, pasti datang ke Jakarta. Nggak bakal ke sini. Kemarin saya cobain Kepiting Asap, nah itu di Jakarta nggak ada,&#8221; kata Marhen lagi.</p>



<p>Meski Kaltim merupakan daerah yang plural dan penuh keberagaman. Namun berbagai suku khas bisa menjadi potensi. Misalnya kuliner khas Dayak, kuliner khas Kutai, dan dari berbagai daerah lain.</p>



<p>&#8220;Selain itu event jadi yang kedua. Sehingga event budaya, pameran bisa diekspor lagi. Promo paket, kerja sama antara hotel, penyewaan kendaraan. Di Kaltim bisa buat semacam itu. Low season dimanfaatkan,&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/kaltim-faktual-silaturahmi-ke-diskominfo-balikpapan-bangun-sinergi-pemberitaan-yang-menginspirasi-dan-menyenangkan/">(ens/fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/wisatawan-hobinya-berburu-makanan-kemenparekraf-dorong-kuliner-kaltim-jadi-daya-tarik-utama-wisata/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/wisatawan-hobinya-berburu-makanan-kemenparekraf-dorong-kuliner-kaltim-jadi-daya-tarik-utama-wisata/">Wisatawan Hobinya Berburu Makanan, Kemenparekraf Dorong Kuliner Kaltim Jadi Daya Tarik Utama Wisata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Umbut Jua dari Suku Paser Balek, Digadang Jadi Makanan Khas Balikpapan</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/umbut-jua-dari-suku-paser-balek-digadang-jadi-makanan-khas-balikpapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2024 13:29:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Khas Balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Pasir Balik]]></category>
		<category><![CDATA[Poltekba]]></category>
		<category><![CDATA[Umbut Jua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=28287</guid>

					<description><![CDATA[<p>Makanan Umbut Jua digadang akan jadi makanan khas Balikpapan. Melalui penelitian gastronomi oleh dosen Poltekba Balikpapan. Makanan dengan cita rasa pahit itu berasal dari suku Paser Balik. Pengemasannya masih jadi PR. Kota terbesar kedua di Kalimantan Timur ini merupakan kotanya para pendatang. Ya, Kota Balikpapan memang terkenal dengan kepluralannya. Sebab hampir semua suku di Indonesia [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/umbut-jua-dari-suku-paser-balek-digadang-jadi-makanan-khas-balikpapan/">Umbut Jua dari Suku Paser Balek, Digadang Jadi Makanan Khas Balikpapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Makanan Umbut Jua digadang akan jadi makanan khas <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Balikpapan">Balikpapan</a>. Melalui penelitian gastronomi oleh dosen Poltekba Balikpapan. Makanan dengan cita rasa pahit itu berasal dari suku Paser Balik. Pengemasannya masih jadi PR.</p>



<p>Kota terbesar kedua di Kalimantan Timur ini merupakan kotanya para pendatang. Ya, Kota Balikpapan memang terkenal dengan kepluralannya. Sebab hampir semua suku di Indonesia bermukim di kota ini.</p>



<p>Sehingga Kota Minyak punya struggle tersendiri di bidang kuliner. Untuk menemukan makanan khas di kawasan urban ini. Entah itu makanan yang mengandung unsur nama Balikpapan atau melambangkan Kota Balikpapan.</p>



<p>Paling mentok, Balikpapan jago di kuliner kepiting. Yang kemudian dianggap makanan khas Kota Balikpapan. Walau sebetulnya masih kurang khas.</p>



<p>Kesulitan itu dirasakan juga oleh akademisi kuliner Poltekba Balikpapan, Febby Syarif. Katanya, kalau menyoal makanan khas, memang punya tantangan tersendiri.</p>



<p>Utamanya bidang gastronomi. Bagaimana melihat makanan. Bukan hanya sebagai hidangan semata. Namun juga mengandung alasan dan cerita soal bagaimana sajian itu ada.</p>



<p>&#8220;Jadi kalau kita ngomongin makanan khas, Balikpapan enggak punya makanan khas. Makanya kami punya beban sendiri di bidang akademik untuk bagaimana menimbulkan makanan khas tersebut,&#8221; jelas Febby belum lama ini.</p>



<p>Perhatian kepada kuliner khas Balikpapan melalui penelitian pun mulai digalakkan. Kata Febby sejumlah mahasiswanya mulai menggali soal makanan khas. Untuk meningkatkan potensi makanan khas Kota Minyak.</p>



<p>&#8220;Beberapa anak-anak itu (mahasiswanya) juga berusaha menciptakan makanan khas. Kayak buah kelumbut. Nah itu buah klubut kemungkinan bisa jadi makanan khas.&#8221;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Potensi Umbut Jua</strong></h2>



<p>Sementara itu Febby Syarif sendiri melakukan penelitian di Desa Wisata Km 15. Terhadap satu di antara suku yang pertama datang ke Balikpapan. Namanya suku&nbsp; Pasir atau Paser. Di bidang antropologi disebut suku Paser Balik.</p>



<p>&#8221; Bu Wakil Wali Kota itu bahkan juga membuat baju terinspirasi dari suku Paser Balik. Jadi kami berangkat dari sana, akhirnya suku Paser Balik itu. Dan tempat yang masih ada orangnya itu di Desa Wisata Km 15 itu di Hutan Lindung Sungai Wain.&#8221;</p>



<p>Karena Balikpapan memang kota pendatang dan tidak punya suku asli. Maka suku Paser Balik itu kemudian dipilih.</p>



<p>Febby beranggapan kalau suku awalnya Balikpapan itu. Bisa jadi cikal bakal makanan khas Balikpapan di kemudian hari. Mengingat sampai sekarang Balikpapan belum punya makanan khas.</p>



<p>&#8220;Nah jadi suku Paser Balik ini mempunyai makanan khas namanya Umbut Jua. Yang lagi kita teliti.&#8221;</p>



<p>Menurut Febby. Umbut Jua punya keunikan tersendiri. Umbut merujuk pada tanaman rotan. Sementara Jua berarti pahit. Sehingga Umbut Jua diartikan sebagai makanan rotan pahit.</p>



<p>&#8220;Memang mereka makannya itu. Kalau kita orang biasa, itu nggak suka. Karena rasanya pahit. Tapi surprisingly itu kayak makanan ajaib ya,&#8221; jelas Febby.</p>



<p>&#8220;Jadi mereka tuh punya spesifikasi rotan sendiri yang akan mereka masak. Itu rasanya pahit, enggak enak tapi begitu kamu kunyah terus, manis di mulut. Saya juga heran. Ajaib,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Sederhananya. Umbut Jua adalah rotan yang dimasak. Bisa diolah jadi oseng, atau jadi makanan olahan lain. Atau yang lebih simpel bisa diambil dari hutan, kemudian dibakar. Ketika meletek, dimakan dalamnya dan dijadikan kudapan.</p>



<p>&#8220;Kayak kalau orang Sunda ada timun gitu jadi lalap.&#8221;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pahit tapi Nagih</strong></h2>



<p>Lanjut Febby, rasa pahit yang tetap dinikmati itu. Punya filosofi seperti sambal. Ada yang suka pedas ada yang tidak. Bagi yang suka pedas akan menganggap makanan enak dengan sambal meski punya sensasi menyiksa.</p>



<p>&#8220;Rasa pahit itu rasa yang akan menimbulkan mereka untuk ketagihan, sama filosofinya seperti kita makan sambal buat mereka. Nah kebanyakan orang Indonesia suka pedes,&#8221; cerita Dosen poltekba itu.</p>



<p>&#8220;Kenapa kok dia menyiksa diri tapi dia menikmatinya. Nah filosofi itu ternyata sama dengan apa yang mereka makan di Umbut itu. Pahit itu bikin membuat mereka menambah nafsu makan. Aneh ya,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Sesuatu yang tampak di luar nalar itu jadi sesuatu yang menarik sebab itu makanan asli suku Paser Balik. Bahkan rasa asli dari pahitnya. Secara ilmu gastronomi tidak boleh dikurangi. Sebab bisa menjadi bukan makanan khas lagi.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Penyajian Umbut Jua</strong></h2>



<p>Saat ini. Untuk menjadi makanan khas. Umbut Jua punya PR di bagian penyajian. Bukan soal packaging. Tapi pengolahan agar Umbut Jua ini bisa dinikmati banyak orang.</p>



<p>&#8220;Nah itu yang mau kita teliti lagi sebagai penelitian lanjutan. Dan mungkin dilakukan di tahun 2024 ini. Aku bakal teliti lanjutan untuk kemasannya.&#8221;</p>



<p>Sebab Umbut Jua tidak bisa hanya disajikan sebagai Umbut saja. Bakal jarang yang suka. Tapi tugas berikutnya adalah mengemas Umbut Jua jni sebagai atraksi pariwisata gastronomi.</p>



<p>Metode yang berusaha dilakukan. Serupa dengan Sayur Ares khas Bali. Makanan yang bahan dasarnya batang pohon pisang. Yang disajikan bersama Nasi Tekor. Sehingga batang pisang tadi tetap bisa dinikmati.</p>



<p>&#8220;Nasi Tekor itu isinya Sayur Ares itu. Batangnya daun pisang tapi kemasan dia itu enggak dijual seperti batang daun pisang.&#8221;</p>



<p>&#8220;Jadi dia nasi ada ayam bakar. Nasi mereka ditambah ada sate lilit terus dikasih Sayur Ares. Kemasannya seperti itu jadi semua orang bisa menikmati. Mungkin kalau kita makan ya aneh gedebok pisang kok dimakan,&#8221; tambah Febby.</p>



<p>Setelah melakukan studi tiru dan penelitian lanjutan. Kemudian mendapat metode yang pas mengenai kemasan dari Umbut Jua. Tidak menutup kemungkinan Umbut Jua juga bakal jadi makanan khas dari Kota Balikpapan. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/carut-marut-pembangunan-ulang-pasar-pagi-anggota-dewan-minta-pemkot-hentikan-proses-dan-evaluasi-ulang/">(ens/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/umbut-jua-dari-suku-paser-balek-digadang-jadi-makanan-khas-balikpapan/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/umbut-jua-dari-suku-paser-balek-digadang-jadi-makanan-khas-balikpapan/">Umbut Jua dari Suku Paser Balek, Digadang Jadi Makanan Khas Balikpapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selain Amplang, Strudel Nanas Akan Dijadikan Makanan Khas Kaltim</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/selain-amplang-strudel-nanas-akan-dijadikan-makanan-khas-kaltim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2023 13:49:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DISKOMINFO KALTIM 2023]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[strudel nanas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=18096</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam meningkatkan inovasi makanan khas Kaltim. Pemprov Kaltim mulai memperkenalkan strudel nanas menjadi makanan khas Kaltim. Pemprov Kaltim terus mendorong inovasi kuliner dengan merambah keberagaman makanan khas daerah. Selain Amplang yang telah dikenal luas sebagai makanan khas Kaltim. Kini strudel nanas akan dijadikan salah satu ikon kuliner Kaltim. Dalam upaya memperkaya budaya kuliner lokal, langkah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/selain-amplang-strudel-nanas-akan-dijadikan-makanan-khas-kaltim/">Selain Amplang, Strudel Nanas Akan Dijadikan Makanan Khas Kaltim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Dalam meningkatkan inovasi makanan khas Kaltim. Pemprov Kaltim mulai memperkenalkan <a href="https://kaltimfaktual.co/mengenal-wedang-dayak-minuman-herbal-khas-kalimantan/">strudel nanas</a> menjadi makanan khas Kaltim.</p>



<p>Pemprov Kaltim terus mendorong inovasi kuliner dengan merambah keberagaman makanan khas daerah. Selain Amplang yang telah dikenal luas sebagai makanan khas Kaltim. Kini strudel nanas akan dijadikan salah satu ikon kuliner Kaltim.</p>



<p>Dalam upaya memperkaya budaya kuliner lokal, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan dan memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1040" height="588" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-08-at-20.32.35.jpeg" alt="" class="wp-image-18099" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-08-at-20.32.35.jpeg 1040w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-08-at-20.32.35-300x170.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-08-at-20.32.35-768x434.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em><sup><sub>Sri Wahyuni, Sekertaris Daerah Pemerintah Provinsi Kaltim. (Yanti/Kaltim Faktual).</sub></sup></em></figcaption></figure>
</div>


<p>Sekertaris Daerah Pemerintah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni mengungkapkan. Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan menu kreasi baru khas Kaltim dan memperkenalkan kepada masyarakat luar makanan khas Kaltim selain amplang.</p>



<p>&#8220;Orang datang kekaltim beli amplang tapi ternyata nama amplang samarinda ada di luar daerah. Padahal amplang itu original ada di Kaltim. Nanti kedepannya kita pengen strude nanas itu hanya di Kaltim,&#8221; ungkapnya, Selasa 8 Agustus 2023.</p>



<p>Melihat potensi petani nanas yang cukup luas di Kaltim, Pemprov Kaltim berencana untuk membuat makanan khas Kaltim yang berbahan dasarkan nanas.</p>



<p>&#8220;Strudel ini mirip kue pestry tapi dari nanas. Kebetulan kita disini banyak nanas,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pelatihan yang dilaksanakan di Kantor UPTD Pelatihan Koperasi Jalan DI Panjaitan, Kota Samarinda pada Selasa 8 Agustus 2023 ini. Bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menjadi wirausaha punya keahlian tanpa harus dengan skill yang sulit.</p>



<p>&#8220;Pelaku kuliner ini sekarang masyarakat bisa hanya mencoba resep di youtube. Tapi kita berikan pelatihan ini untuk mempersiapkan pelaku-pelaku wirausaha di masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tentunya, 30 peserta yang hadir pada hari ini. Diharapkan bisa mengembangkan makanan-makanan yang dapat menjadi brend makanan lokal khas Kaltim.</p>



<p>&#8220;Kita harapkan peserta yang dilatih ini. Menunya bisa menjadi kuliner-kuliner brand Kaltim seperti strudel nanas,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain amplang dan keminting. Sri mengatakan strudel nanas ini. Kedepannya, akan dijadikan oleh-oleh khas Kaltim.</p>



<p>&#8220;Jadi kalau masyarakat luar datang ke Kaltim. Oleh-oleh khas Kaltim apa, amplang, keminting sama strudel nanas. Selain menjadi Sumber penghasilan bagi masyarakat sekitar juga menambah icon Kaltim,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Perlu diketahui, saat ini terdapat 90 orang masyarakat Kaltim yang telah mendapat pelatihan pembhatan strudel nanas.</p>



<p>&#8220;Artinya ada upaya masyarakat Kaltim untuk mengelola nanas menjadi bahan makanan yang memiliki nilai tambah,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Terakhir, Sri berharap tahun depan strudel nanas sudah sudah menjadi buah bibir masyarakat luar terkait oleh-oleh khas Kaltim.</p>



<p>&#8220;Kita harapkan mereka yang datang ke Samarinda tidak hanya membeli amplang tapi juga strudel nanas,&#8221; pungkasnya. <strong>(*/dmy/am)</strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/selain-amplang-strudel-nanas-akan-dijadikan-makanan-khas-kaltim/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/selain-amplang-strudel-nanas-akan-dijadikan-makanan-khas-kaltim/">Selain Amplang, Strudel Nanas Akan Dijadikan Makanan Khas Kaltim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
