SEPUTAR KALTIM
Selain Amplang, Strudel Nanas Akan Dijadikan Makanan Khas Kaltim
Dalam meningkatkan inovasi makanan khas Kaltim. Pemprov Kaltim mulai memperkenalkan strudel nanas menjadi makanan khas Kaltim.
Pemprov Kaltim terus mendorong inovasi kuliner dengan merambah keberagaman makanan khas daerah. Selain Amplang yang telah dikenal luas sebagai makanan khas Kaltim. Kini strudel nanas akan dijadikan salah satu ikon kuliner Kaltim.
Dalam upaya memperkaya budaya kuliner lokal, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan dan memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Sekertaris Daerah Pemerintah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni mengungkapkan. Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan menu kreasi baru khas Kaltim dan memperkenalkan kepada masyarakat luar makanan khas Kaltim selain amplang.
“Orang datang kekaltim beli amplang tapi ternyata nama amplang samarinda ada di luar daerah. Padahal amplang itu original ada di Kaltim. Nanti kedepannya kita pengen strude nanas itu hanya di Kaltim,” ungkapnya, Selasa 8 Agustus 2023.
Melihat potensi petani nanas yang cukup luas di Kaltim, Pemprov Kaltim berencana untuk membuat makanan khas Kaltim yang berbahan dasarkan nanas.
“Strudel ini mirip kue pestry tapi dari nanas. Kebetulan kita disini banyak nanas,” jelasnya.
Pelatihan yang dilaksanakan di Kantor UPTD Pelatihan Koperasi Jalan DI Panjaitan, Kota Samarinda pada Selasa 8 Agustus 2023 ini. Bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menjadi wirausaha punya keahlian tanpa harus dengan skill yang sulit.
“Pelaku kuliner ini sekarang masyarakat bisa hanya mencoba resep di youtube. Tapi kita berikan pelatihan ini untuk mempersiapkan pelaku-pelaku wirausaha di masyarakat,” ujarnya.
Tentunya, 30 peserta yang hadir pada hari ini. Diharapkan bisa mengembangkan makanan-makanan yang dapat menjadi brend makanan lokal khas Kaltim.
“Kita harapkan peserta yang dilatih ini. Menunya bisa menjadi kuliner-kuliner brand Kaltim seperti strudel nanas,” katanya.
Selain amplang dan keminting. Sri mengatakan strudel nanas ini. Kedepannya, akan dijadikan oleh-oleh khas Kaltim.
“Jadi kalau masyarakat luar datang ke Kaltim. Oleh-oleh khas Kaltim apa, amplang, keminting sama strudel nanas. Selain menjadi Sumber penghasilan bagi masyarakat sekitar juga menambah icon Kaltim,” tuturnya.
Perlu diketahui, saat ini terdapat 90 orang masyarakat Kaltim yang telah mendapat pelatihan pembhatan strudel nanas.
“Artinya ada upaya masyarakat Kaltim untuk mengelola nanas menjadi bahan makanan yang memiliki nilai tambah,” jelasnya.
Terakhir, Sri berharap tahun depan strudel nanas sudah sudah menjadi buah bibir masyarakat luar terkait oleh-oleh khas Kaltim.
“Kita harapkan mereka yang datang ke Samarinda tidak hanya membeli amplang tapi juga strudel nanas,” pungkasnya. (*/dmy/am)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoKaltim Masuk 5 Besar Nasional Pembangunan Pariwisata 2026, Unggul di Lingkungan Pendukung
-
SAMARINDA3 hari agoWarga Samarinda Turun ke Jalan, Desak Karhutla Kaltim Jadi Bencana Nasional
-
KUKAR3 hari agoPersiapan MTQH XLVI Kaltim Capai 80 Persen, Kukar Siapkan Tahap Pembangunan
-
OLAHRAGA2 hari agoTujuh Tahun Vakum, CustoMAXI Kembali ke Bali dengan Modifikasi XMAX Berteknologi Canggih
-
KUKAR4 hari agoKunjungi Lokasi Kebakaran, Bupati Kukar Sebut Pembangunan Kembali Jadi Tahap Lanjutan
-
POLITIK6 jam agoUsai Demo Besar di Samarinda, Ini Janji Rudy Mas’ud kepada Mahasiswa
-
KUKAR4 hari agoBupati Kukar Tekankan Pendampingan Anak Korban Kebakaran Loa Ipuh
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPetugas Berjibaku Padamkan Karhutla, TRC PPA Kaltim Desak APD dan Logistik Dipenuhi

