SAMARINDA
Tanamkan Semangat Generasi Muda, Dewan Kaltim Muhammad Darlis Sosper Kepemudaan di Samarinda
Dewan Kaltim Muhammad Darlis menggelar Sosper ke-3 di Samarinda. Melalui agenda ini, Ia berharap semangat generasi muda semakin kuat, utamanya meningkatkan memotivasi dan ikut berperan dalam pembangunan daerah.
Selain menampung dan menyalurkan aspirasi warganya, setiap Anggota DPRD Kaltim juga punya kewajiban untuk melakukan sosialisasi atau penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kaltim kepada masyarakat di dapil.
Tujuannya, agar masyarakat dapat memahami adanya regulasi yang sedang berlaku di daerah Provinsi Kaltim. Juga mendapatkan gambaran kewajiban dan tugas yang harus dilakukan oleh pemda dalam rangka pelayanan publik.
Seperti yang dilakukan oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Muhammad Darlis. Ia giat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Kota Samarinda sebagai dapilnya. Saat ini sudah masuk agenda Sosper yang ke-3 kalinya.
Darlis menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Kaltim Nomor 8 Tahun 2022 tentang Kepemudaan. Di Bizza Cafe, Kelurahan Sungai Kunjang Kota Samarinda. Pada Sabtu, 8 Maret 2025. Dihadiri puluhan anak muda setempat.
Pemaparan perda tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim Rasman. Ia menyampaikan bahwa potensi anak muda di Kaltim sangatlah besar. Sehingga harus diarahkan dengan baik.
“Melalui Perda Nomor 8 Tahun 2022 tentang Kepemudaan, Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen untuk memfasilitasi segala kebutuhan pemuda.”
“Mulai dari pelatihan, sertifikasi, hingga pemodalan,” kata Rasman dalam paparannya.
Antusiasme Tinggi

Selain itu, Muhammad Darlis mengaku sangat senang melihat antusiasme anak muda yang hadir. Sebab kegiatan sendiri diselenggarakan pada pagi hari mulai jam 8 dan dalam suasana bulan Ramadan.
“Tapi kehadiran mereka sangat tinggi dan tidak kalah dengan para senior. Saya merasa sangat berbahagia,” kata Darlis.
Melalui Sosper tentang Kepemudaan tersebut Darlis berharap besar semangat generasi muda di Kota Samarinda bisa semakin meningkat. Dan ke depan bisa berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Tak hanya anak muda yang tumbuh namun juga daerahnya.
Darlis juga mendorong Pemerintah Provinsi Kaltim agar senantiasa meningkatkan upaya pembinaan. Sebagai respons kondisi anak muda yang haus akan pengembangan diri. Jangan sampai malah salah jalan.
“Termasuk akses, informasi, kesempatan, pembinaan, dan lainnya. Mereka sangat haus dan perlu difasilitasi,” kata Darlis.
Terakhir Darlis berpesan agar anak muda tidak berhenti untuk terus mengembangkan diri pada hal positif. Baik itu sosial, pendidikan, atau bahkan keagamaan. Sebab di usia 30 tahun ke bawah, merupakan masa untuk berjuang meraih masa depan.
“Kita bisa lihat kondisi diri 10 sampai 20 tahun lagi ya dari kondisi saat ini. Kalau berada di jalan yang bagus aktif di kegiatan positif, maka masa depannya akan baik,” pungkasnya. (ens/sty)
-
NUSANTARA4 hari agoMuhammad Faisal Resmi Serahkan Tongkat Estafet Ketua ASKOMPSI kepada Rudy Rinaldi
-
SAMARINDA3 hari agoRS PrimeCare Samarinda Resmi Beroperasi, Andalkan Teknologi Minimal Invasif hingga Laboratorium Genomik
-
BALIKPAPAN3 hari agoNgopi di Lokale Bisa Bawa Pulang Yamaha Grand Filano, Program Berlangsung hingga September 2026
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPemprov Kaltim Ambil Alih Mall Lembuswana Setelah 30 Tahun, Siap Masuki Era Baru Revitalisasi
-
OLAHRAGA4 hari agoHome Race di Mandalika, Yamaha Racing Indonesia Bidik Kemenangan Perdana Seri 4 ARRC 2026
-
OLAHRAGA15 jam agoCetak Sejarah di Mandalika, Wahyu Nugroho Antar Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan Perdana SS600 ARRC

