SEPUTAR KALTIM
Tetap Asyik Liburan Lebaran Tanpa Lupa Skripsi: Tips Mahasiswa Rantau saat Mudik
Libur Lebaran jadi momen yang paling ditunggu mahasiswa rantau buat pulang ke kampung halaman. Tapi seringnya, tugas kuliah, apalagi skripsi, tetap harus jalan. Jadi, gimana caranya menikmati liburan tanpa kehilangan fokus akademik?
Menjelang Idulfitri, banyak mahasiswa sudah bersiap buat mudik, termasuk Ai Nasyrah Nurdea dan Dinasty Mart Happy. Dua mahasiswi ini berbagi pengalaman mereka dalam mengatur waktu supaya liburan tetap seru tanpa mengabaikan kewajiban.
Mudik Naik Motor atau Bus? Pilih yang Paling Nyaman
Dinasty memilih pulang ke Kabupaten Paser naik motor. Selain lebih hemat, perjalanan pakai motor juga lebih fleksibel.
“Kalau naik motor, aku bisa mampir sesuka hati, beli oleh-oleh, dan lebih hemat. Pulang-pergi cukup Rp300 ribu, sisanya bisa ditabung,” ujarnya.
Biar perjalanan aman, Dinasty memastikan motornya dalam kondisi prima sebelum berangkat. Servis dulu, cek oli, lampu, sampai tekanan ban. Pokoknya, jangan sampai mogok di jalan!
Sementara itu, Ai lebih memilih naik bus ke Berau. Dulu, ia sering naik mobil travel, tapi sekarang lebih nyaman dengan bus karena lebih luas dan nggak harus duduk berdempetan dengan orang asing.
“Kalau di bus, aku merasa lebih aman. Enggak ada risiko duduk sebelahan sama orang asing yang bisa bikin nggak nyaman,” katanya.
Tapi perjalanan 17 jam tetap jadi tantangan. Ai harus bawa obat anti mabuk karena gampang pusing di perjalanan. “Aku nggak bisa baca atau lihat HP di kendaraan, jadi lebih banyak tidur supaya nggak pusing,” tambahnya.
Skripsi Tetap Jalan, Liburan Tetap Seru
Walau liburan, Dinasty dan Ai tetap berusaha menyicil skripsi. Mereka sepakat, kalau tugas bisa dikerjakan sebelum mudik, lebih baik diselesaikan dulu biar nggak kepikiran pas di kampung.
Tapi kalau ada tugas yang mepet, Dinasty memanfaatkan waktu di kapal feri buat ngetik. “Di feri waktunya agak santai, jadi bisa nyicil tugas,” ujar mahasiswi semester 8 itu.
Di rumah, mereka juga punya strategi sendiri. Dinasty biasanya membantu orang tua di pagi hari, santai di sore hari, dan lanjut skripsi di malam hari. Ai juga melakukan hal yang sama.
“Pagi aku pakai buat ngerjain tugas, sore bantu ibu masak buat buka puasa, malam baru lanjut skripsi lagi,” jelas Ai. Dengan cara ini, tugas tetap jalan tanpa mengganggu momen bareng keluarga.
Tips Manajemen Waktu dan Keamanan Selama Perjalanan
Selain membagi waktu buat skripsi, Dinasty dan Ai juga menghadapi tantangan dalam perjalanan mudik. Dinasty selalu memastikan barang-barang penting, seperti laptop dan dokumen, aman di ransel. “Biasanya aku plastikin dulu dokumen penting biar aman,” katanya.
Ai juga lebih waspada terhadap barang bawaannya, terutama laptop. “Aku sering ngecek isi tas karena ada modus pencurian yang menukar laptop dengan benda lain,” ujarnya.
Buat urusan makan, Ai lebih memilih bawa bekal sendiri daripada beli di rest area yang biasanya mahal.
Bagi mahasiswa rantau lainnya, Dinasty dan Ai punya saran: kunci dari semuanya adalah perencanaan yang baik. Menyelesaikan tugas lebih awal, membagi waktu dengan bijak, dan tetap menikmati momen bersama keluarga adalah cara terbaik buat menikmati liburan tanpa beban.
“Skripsi penting, tapi momen bareng keluarga juga nggak bisa diulang. Jadi, sebisa mungkin dua-duanya jalan,” ujar Ai. Dinasty pun setuju, “Kalau udah ada rencana dari awal, skripsi tetap jalan, liburan pun tetap seru.” (tha/sty)
-
POLITIK4 hari agoSaat Dukungan Hak Angket Mulai Bergeser, Gerindra Pilih Tenang
-
BERITA4 hari agoAliansi Masyarakat Kaltim Titip Surat untuk Prabowo Lewat Budisatrio, Minta KPK Periksa Rudy Mas’ud
-
BALIKPAPAN4 hari agoDaycare di Balikpapan Kini Diawasi Ketat, CCTV hingga Jumlah Anak Dibatasi
-
HIBURAN2 hari ago“Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Alzheimer Perlahan Menghapus Ingatan Keluarga
-
BALIKPAPAN1 hari agoRiding dan Nobar ARRC Buriram Bareng Yamaha Kaltim, Biker Balikpapan Tetap Semangat Meski Diguyur Hujan
-
BALIKPAPAN1 hari agoWaduk Teritip Jadi Andalan, Balikpapan Bersiap Hadapi El Nino 2026
-
OLAHRAGA12 jam agoTembus 10 Besar All Japan Road Race Championship, Wahyu Nugroho Terus Improve Asah Skill
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 jam agoPenduduk Kaltim Tembus 4 Juta Jiwa, BPS Sebut Bonus Demografi Masih Terjaga

