SEPUTAR KALTIM
Tingkatkan Literasi Keuangan Pelajar, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim Gandeng BI untuk Gelar Edukasi
Seiring perkembangan teknologi informasi yang semakin maju, membuat cara pandang masyarakat khususnya pelajar juga berubah. Salah satunya terkait dengan literasi keuangan.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) mengadakan edukasi literasi keuangan bagi para pelajar setempat.
Dalam sosialisasi ini, materi literasi keuangan disampaikan oleh Bangun Permadi dari Bank Kaltimtara dan M. Rijkaad dari BI Perwakilan Kaltim.
Sebanyak 60 siswa dari tingkat SMP dan SMA di Samarinda turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim, Muhammad Syafranuddin yang biasa disapa Ivan mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman keuangan sejak dini di kalangan generasi muda.
Perubahan terkait kemajuan teknologi informasi mengambil peran penting dalam mengubah cara pandang masyarakat terhadap berbagai aspek kehidupan.
“Perpustakaan dan pustakawan harus beradaptasi dengan perubahan ini dan bersinergi dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Ivan menjelaskan, bulan September dikenal sebagai bulan gemar membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan.
Setiap tanggal 14 September diperingati sebagai Hari Kunjung Perpustakaan, momen penting untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya literasi.
“Literasi, yang mencakup kemampuan membaca dan menulis, kini memiliki makna yang lebih luas seiring perkembangan zaman,” kata Ivan.
Kemampuan literasi adalah kunci sukses untuk menjadi manusia berpengetahuan dan beradab.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari Bank Indonesia dan Bank Pembangunan Daerah Kaltim-Kaltara dalam memeriahkan Peringatan Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan.
“Sinergi berbagai elemen masyarakat Kalimantan Timur sangat penting dalam menumbuhkan minat baca,” katanya.
Harapannya kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan kepada peserta dalam menghadapi tantangan finansial, mengelola keuangan secara efektif, dan mengambil keputusan keuangan yang bertanggung jawab.
“Dengan literasi yang baik, kualitas hidup masyarakat akan meningkat,” tutupnya. (rw)
-
NUSANTARA5 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA3 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA3 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA3 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
NUSANTARA3 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
-
NUSANTARA2 hari agoBukti Pembinaan Mendunia Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra Ukir Sejarah di World Supersport Australia, Selanjutnya Targetkan Juara Race

