SAMARINDA
Perbaikan Sapras di Sekolah Jadi Perhatian Serius Pemkot Samarinda
Perbaikan sarana dan prasarana (Sarpras) di sekolah menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Dalam meningkatkan standar fasilitas sekolah sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP), Pemkot di bawah kepemimpinan Wali Kota Andi Harun dan Wawali Rusmadi memiliki komitmen untuk memperbaiki pendidikan yang kini menjadi perhatian serius pemerintahannya.
Di sela kunjungannya dalam sosialisasi sarapan untuk anak sekolah ke SDN 023 perumahan Solong Durian Batu Besaung RT 25, Kecamatan Samarinda Utara. Selasa (16/11/2021) pagi, Wakil Wali Kota Samarimda Dr H Rusmadi memastikan jika Pemkot akan terus berusaha secara perlahan dan bertahap untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah ditengah keterbatasan anggaran.
“Selain anggaran, problem krusial saat ini juga terkait keterbatasan lahan sekolah untuk penambahan Ruang Kelas Baru (RKB), khususnya di daerah yang jauh dari perkotaan,”kata Wawali pagi itu.
Oleh sebab itu, masalah tadi sambung dia, akan menjadi perhatian serius pemerintah selain mengatasi banjir di kota Tepian. Karena menurut Rusmadi, peningkatan sapras di sekolah sangat utamadengan harapan perbaikan tadi juga mampu meningkatkan mutu peserta didik. (Redaksi KF)
-
OLAHRAGA3 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
-
OLAHRAGA3 hari agoBorneo FC Diunggulkan atas PSIM, Tapi Misi Bangkit Tuan Rumah Bisa Jadi Ancaman
-
VIRAL4 hari agoKontroversi Raffi Ahmad dan Willie Salim Meluas, Artis Ikut Call Out hingga RANS Carnival Terdampak
-
OLAHRAGA4 hari agoBukan Sekadar Latihan, Ini yang Dimatangkan Borneo FC Sebelum Hadapi PSIM
-
OLAHRAGA3 hari agoDulu Akhir Pekan Identik Nongkrong, Sekarang Banyak Anak Muda Pilih Olahraga
-
NUSANTARA3 hari agoDari Konten ke Aksi Nyata, Kreator Kaltim Tanam 1.000 Pohon di Tahura Soeharto
-
VIRAL3 hari agoPolda Metro Minta Maaf, Raffi Klarifikasi, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Bukan Mahasiswa
