GAYA HIDUP
Midtown Hotel Dukung Pelestarian Batik Samarinda
Midtown Hotel Samarinda menunjukkan dukungan terhadap pelestarian batik khas Kota Peradaban. Dengan menggelar talkshow, sebagai ajang sosialisasi alias pengenalan kepada lintas kalangan.
Midtown Hotel Samarinda turut serta memperingati HUT Kota Samarinda yang ke 356 yang jatuh pada 21 Januari 2024 lalu. Dengan menggelar Talkshow Lestari Batik Samarinda. Membawa tema Merajut Warisan Budaya.
Talkshow digelar pada Kamis siang, 25 Januari 2024. Di Midtown Hotel Samarinda. Dihadiri sekitar puluhan pelajar SMP dan SMA di Samarinda didampingi oleh sejumlah guru. Dan dihadiri juga oleh komunitas batik.
General Manager Midtown Hotel Samarinda Imam Mustofa mengaku antusiasme cukup tinggi. Sebab peserta yang hadir justru melebihi target.
“Sebenarnya undangannya tidak sebanyak ini. Tapi yang datang memang melebihi dari ekspektasi kami. Dan itu kami bersyukur banget karena animonya cukup bagus dan kami sangat senang ya mereka ke sini.”
Talkshow siang itu diisi oleh dua pelaku batik Samarinda. Novarita dan pembatik yang punya tujuh produk batik bersertifikat HAKI yakni Syahril Darmawie.
Menariknya, selain memperkenalkan ragam batik yang dimiliki oleh Kota Samarinda. Novarita dan Syahril Darmawie juga memperkenalkan beragam teknik, alat, dan bahan dalam membatik.
Bahkan beberapa perwakilan pelajar pun mendapatkan kesempatan untuk praktik langsung bagaimana proses membatik. Dan hasilnya bisa dibawa pulang.
Imam Mustofa sengaja mengambil segmen pelajar. Sebab sebagai generasi muda dan penerus, mereka harus kenal dengan kebudayaan lokalnya, termasuk Batik Samarinda.
“Harapannya dengan adanya acara ini, dapat menimbulkan kecintaan warga Kota Samarinda terhadap karya-karya yang sudah dihasilkan oleh warga lokal. Pada khususnya Samarinda ya. Sehingga kita dapat lebih mencintai produk kita sendiri.” sambungnya.
Selain itu, Imam bilang, kalau Midtown Hotel Samarinda memang terus mendukung kebudayaan lokal. Utamanya kebudayaan Samarinda. Mulai dari kuliner atau makanan yang disajikan, hingga pelestarian kebudayaannya. (ens/fth)
-
BALIKPAPAN3 hari agoSambut HUT ke-129, Balikpapan Rilis Logo “Harmoni Menuju Kota Global”
-
GAYA HIDUP3 hari agoAngka Pernikahan 2025 Naik Tipis, Tren ‘Enggan Nikah’ Mulai Melandai?
-
SAMARINDA1 hari agoSamarinda Menuju Usia 358 Tahun: Menelusuri Jejak Enam Kampung Purba dan Akar Sejarah Kota Mahakam
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBibit Siklon Tropis 97S Kepung Indonesia Bagian Selatan, Begini Prediksi Cuaca Kaltim Sepekan ke Depan
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoKaltim Borong Penghargaan di Hari Desa Nasional 2026, Dua Wilayah Sabet Peringkat 1
-
FEATURE3 hari agoFenomena AI di 2026: Jadi “Asisten Hidup” yang Memanjakan, atau Perangkap Ketergantungan?
-
BERAU5 hari agoTinggalkan Status Perintis, Wings Air Kini Terbang Komersial ke Maratua: Rudy Mas’ud Jajal Pendaratan Perdana
-
BERAU4 hari agoDi Balik Pesona Pantai Payung-Payung, Rudy Mas’ud Soroti Abrasi yang Ancam Jalan Bandara

