GAYA HIDUP
Warga Samarinda, Ini Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadan 1447 H Selama Sebulan
Simak jadwal lengkap Imsakiyah dan buka puasa Ramadan 2026 (1447 H) khusus wilayah Kota Samarinda. Dilengkapi panduan niat puasa harian dan sebulan penuh.
Umat Islam di Kota Samarinda dan sekitarnya kini mulai bersiap menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Pada tahun ini, terdapat perbedaan awal puasa antara warga Muhammadiyah yang memulai pada Rabu 18 Februari 2026, sementara pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Imsak sendiri merupakan penanda penting bagi umat Muslim untuk segera menyudahi aktivitas makan dan minum sahur sebelum fajar menyingsing. Untuk membantu warga Samarinda mengatur waktu ibadahnya, berikut adalah jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 dalam zona waktu WITA:
Jadwal Imsakiyah Samarinda 2026 (WITA):
- 18 – 24 Februari: Imsak 04:56 | Subuh 05:06 | Magrib 18:32 | Isya 19:42 (Isya mulai 19:41 pada 20 Februari)
- 25 – 27 Februari: Imsak 04:56 | Subuh 05:06 | Magrib 18:31 | Isya 19:40
- 28 Februari – 7 Maret: Imsak 04:55 | Subuh 05:05 | Magrib 18:31 (Magrib mulai 18:29 pada 6 Maret)
- 8 – 12 Maret: Imsak 04:54 | Subuh 05:04 | Magrib 18:29 (Magrib mulai 18:28 pada 10 Maret)
- 13 – 16 Maret: Imsak 04:53 | Subuh 05:03 | Magrib 18:28 (Magrib mulai 18:27 pada 14 Maret)
- 17 – 19 Maret: Imsak 04:52 | Subuh 05:02 | Magrib 18:26 | Isya 19:34
Sepanjang bulan suci ini, waktu berbuka puasa (Magrib) di Kota Tepian terpantau stabil di rentang pukul 18:26 hingga 18:32 WITA.
Pentingnya Niat: Harian atau Sebulan Penuh?
Selain memperhatikan waktu sahur dan berbuka, hal fundamental yang wajib dilakukan adalah rukun niat. Mengutip penjelasan Majelis Ulama Indonesia (MUI), terdapat dua pandangan besar mengenai tata cara niat puasa Ramadan.
Dalam Mazhab Syafi’i, yang mayoritas diikuti masyarakat Indonesia, niat puasa wajib dilakukan setiap malam sebelum terbit fajar. Syekh Sulaiman Al-Bujairimi menjelaskan bahwa niat harian diperlukan karena setiap hari di bulan Ramadan dianggap sebagai ibadah yang berdiri sendiri.
Bacaan Niat Harian: “Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi ramadhana lillahi ta’ala.” (Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala).
Namun, Mazhab Maliki memberikan kelonggaran untuk melafalkan niat untuk satu bulan penuh pada malam pertama Ramadan. Cara ini sering digunakan sebagai langkah antisipasi jika seseorang lupa berniat pada malam hari di tengah bulan berjalan.
Bacaan Niat Sebulan Penuh: “Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.” (Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala).
Umat Muslim disarankan untuk tetap melafalkan niat harian setiap malam, namun tidak ada salahnya menggabungkannya dengan niat sebulan penuh di awal Ramadan sebagai bentuk kehati-hatian dalam menjalankan ibadah. (ens)
-
PARIWARA5 hari agoHari Pelanggan Nasional 2026, Yamaha Siapkan Promo dan Kejutan untuk Konsumen
-
OLAHRAGA4 hari agoARRC Sepang 2026: Wahyu Nugroho Menang Lagi, Yamaha Racing Indonesia Panen Podium
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKarhutla Kaltim, 20 Puskesmas Disiapkan Jadi Rumah Oksigen untuk Antisipasi ISPA
-
GAYA HIDUP3 hari agoCUSTOMAXI 2026 Dimulai di Semarang, 85 Motor Adu Kreativitas Modifikasi
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKarhutla Kaltim Memburuk, ISPU PM2.5 Masuk Kategori Tidak Sehat
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoBankaltimtara Raih KEJAR Award 2026, Terbaik di Kalimantan
-
KUTIM3 hari agoKaltim Perkuat Usulan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Jadi Taman Bumi Nasional
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKarhutla Mengintai, Posko Siaga Darurat Kaltim Dioptimalkan

