SEPUTAR KALTIM
Perbaikan Jalan Longsor IKN Ditarget 2 Hari Rampung
Jalan longsor di Desa Tengin Baru, Sepaku, yang menjadi akses ke IKN. Langsung ditangani olehKementerian PUPR dan Satgas Percepatan Pembangunan IKN. Targetnya Selasa besok sudah bisa dilewati lagi.
Jalan yang menjadi penghubung Kawasan Inti IKN Nusantara dan Balikpapan itu longsor. Saat dilalui oleh truk sawit bermuatan 10 ton. Truk naas tersebut sampai terperosok ke tengah jalan yang putus.
Agar tak mengganggu pembangunan IKN. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara Budi Santoso. Mengatakan pemerintah langsung menerjunkan tim untuk memperbaikinya.
“Di lapangan sudah ada alat berat untuk melakukan perbaikan jalan longsor yang terjadi pada pagi tadi sekitar pukul 07.00 Wita,” kata Budi, Senin. Melansir dari Antara.
Karena merupakan akses vital, dengan mobilitas kendaraan warga dan mobil proyek yang cukup intens. Tim PUPR membuatkan jalur alternatif.
“Bersama instansi terkait juga dibahas rekayasa lalu lintas agar arus kendaraan lancar selama dilakukan perbaikan jalan longsor itu,” tambah Budi Santoso.
Mengenai proses perbaikannya, Kasat Lantas Polres PPU, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ning Tyas Widyas Mita. Mengungkapkan tim terkait akan mengeksekusinya dengan cepat. Targetnya, pada hari kedua atau Selasa 30 Januari. Jalan tersebut sudah tersambung normal lagi.
“Untuk sementara dibuatkan jalan alternatif agar arus kendaraan lancar tidak terjadi kemacetan arus lalu lintas,” kata Mita.
Setelah dilakukan sejumlah perbaikan sementara, lanjut dia, saat ini jalan utama sudah bisa dilalui kendaraan ukuran besar dengan sejumlah rekayasa lalu lintas agar tidak menghambat pengiriman logistik dan material pembangunan Kota Nusantara.
“Truk bertonase besar pengangkut material dan logistik pembangunan Kota Nusantara sudah bisa melintas menuju area pembangunan,” ujarnya.
Ia mengimbau agar seluruh pengendara, terutama kendaraan bertonase besar. Tetap hati-hati saat melintasi jalur tersebut.
“Personel di lapangan juga melakukan pengalihan arus kendaraan dari arah Balikpapan, Kutai Kartanegara menuju ke Kecamatan Sepaku atau ke kawasan Kota Nusantara,” tandasnya. (dra)
-
OLAHRAGA3 hari agoAmar Brkic Pecahkan Rekor 13 Tahun di Borneo FC, Golnya Bukan Sekadar Penentu Kemenangan
-
SAMARINDA4 hari agoPolresta Samarinda Amankan 37 Orang Dugaan Pencurian Kabel Bermodus Penggalian Jalan
-
SAMARINDA1 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKarhutla Kaltim Mulai Menurun, Apakah Ancaman Asap dan Kekeringan Sudah Berakhir?
-
PARIWARA3 hari agoWarga Samarinda Beli Yamaha NMAX, Malah Bawa Pulang Fazzio Gratis
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
-
BALIKPAPAN5 hari agoPasokan Air Bersih Balikpapan Terbatas, Ini Cara Mengatur Kebutuhan Air di Rumah
-
OLAHRAGA3 hari agoBorneo FC Bawa Modal 5 Gol ke Markas PSS, Tapi Ada Tantangan yang Menanti

