SEPUTAR KALTIM
Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kaltim Melalui Penerapan Perangkat Mutu
BPMP Kaltim bersama Kemendikbudristek bersinergi bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim, melalui penerapan mutu agar mengetahui standar pelayanan minimal melalui beberapa indikator.
Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Timur Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) membangun sinergi untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penerapan perangkat mutu.
“Perangkat mutu ini sama seperti ‘general check up’ untuk menilai apakah pelayanan pendidikan daerah telah memenuhi standar pelayanan minimal,” ungkap Kepala BPMP Kaltim Jarwoko di Samarinda, Kamis 9 Mei 2024.
Dalam hal ini, Jarwoko menjealaskan bahwa terdapat indikator-indikator yang menjadi parameter meliputi kemampuan literasi, numerik, karakter, iklim keamanan sekolah, kebinekaan, dan kualitas pembelajaran.
Menurutnya, indikator tersebut adalah parameter minimal yang harus dipenuhi untuk menilai apakah mutu pendidikan di suatu daerah sudah sesuai dengan standar yang diharapkan.
Jarwoko juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dan unit pelaksana teknis (UPT) Kemendikbud dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Timur.
Dalam hal ini, BPMP memiliki peran krusial dalam mengadvokasi pemerintah daerah untuk melaksanakan proses penjaminan mutu pendidikan.
Di Kaltim terdapat empat UPT Kementerian Pendidikan, termasuk BPMP, yang bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pendidikan.
UPT lainnya di antaranya Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kantor Bahasa, serta Balai Pelestarian Cagar Budaya.
Menanggapi kendala dalam meningkatkan mutu pendidikan, Jarwoko menyatakan bahwa pemerintah daerah telah berupaya maksimal, meskipun masih terdapat kekurangan yang terus diperbaiki.
Ia mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim yang telah berupaya meningkatkan taraf pendidikan lokal, sehingga dampak pembangunan sumber daya manusianya menjadi lebih baik.
Pihaknya juga fokus pada persiapan Kalimantan Timur dalam menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN) di sektor pendidikan.
“Ini bukan hanya tentang geografi, tetapi juga tentang memastikan bahwa Kaltim siap sebagai penyangga sumber daya IKN,” kata Jarwoko pula.
Ia menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda untuk berkontribusi pada pembangunan IKN. Pihaknya juga menyoroti implementasi kurikulum merdeka di Kalimantan Timur, yang telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam perangkat mutu pendidikan.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, BPMP Kaltim berharap dapat terus meningkatkan mutu pendidikan dan mempersiapkan generasi muda yang tangguh yang selaras dengan pembangunan IKN di masa depan.
-
PARIWARA3 hari agoAldi Satya Mahendra Targetkan Podium di Seri 2 World Supersport Portimao
-
EKONOMI DAN PARIWISATA21 jam agoQRIS Meledak di Kaltim! Pengguna Tembus 859 Ribu, Uang Rp2,9 Triliun Mengalir ke Bank
-
PARIWARA10 jam agoClassy Fun Day Experience: Performa Skutik Classy Yamaha Sukses Buktikan Keunggulannya di Jalur Pegunungan
-
SAMARINDA2 hari ago30 Siswa SMAN 10 Samarinda Raih 84 LoA dari Kampus Luar Negeri
-
SAMARINDA3 hari agoArus Balik Lebaran 2026, Samarinda Dipadati Kendaraan, Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoKunjungan Museum Mulawarman Meningkat Saat Lebaran
-
BALIKPAPAN1 hari agoKomisi I Terima Laporan Harga LPG 3 Kg Melonjak di Balikpapan Saat Ramadan
-
KUTIM2 jam agoRatusan Jiwa Terdampak Kebakaran Batu Timbau

