KUKAR
Pemkab Kukar Siap Jadi Lumbung Pangan IKN
Melihat peluang Kukar yang mencakup subsektor tanaman pangan, perkebunan, perternakan, hingga perikanan membuat Kukar siap menjadi lumbung pangan IKN.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur membidik peluang sebagai lumbung pangan bagi warga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kami mempersiapkan segala sumber daya menjadi lumbung pangan bagi penduduk IKN. Kami berbenah agar sektor pertanian dalam arti luas agar tidak bergantung hanya pada batu bara dan migas,” kata Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin di Tenggarong, Jumat 2 Agustus 2024.
Sektor pertanian ini mencakup subsektor tanaman pangan, perkebunan, peternakan, hingga perikanan.
Pemkab Kukar melakukan berbagai persiapan untuk menjadi lumbung pangan IKN itu antara lain program fasilitas bantuan mesin dan alat tangkap untuk 25 ribu nelayan, selain infrastruktur lain pendukung penangkapan ikan.
Program lain adalah penyaluran alat tangkap ramah lingkungan untuk 400 nelayan, program budi daya ikan dan rumput laut, serta pelatihan dan bimbingan hingga lebih dari tujuh ribu kali.
Harapannya, berbagai program untuk meningkatkan potensi Kukar sebagai pemasok bahan pangan untuk IKN bisa menggantikan ketergantungan terhadap sektor pertambangan dan migas.
“Kalau selama ini Kukar dikenal sebagai kabupaten kaya karena hasil besar dari sektor migas dan batu bara, kami akan buktikan bahwa Kukar juga bisa dikenal dengan prestasi di sektor pertanian dan perikanan,” katanya.
Aset dan potensi Kutai Kartanegara di sektor perikanan, lanjut Rendi, antara lain panjang garis pantai mencapai 1.600 kilometer, 29 danau seluas 29.000 hektare, embung seluas 250 hektare, tambak seluas 76.672 hektare, dan Delta Mahakam seluas 108.000 hektare.
Dengan modal aset sub-sektor perikanan yang luas dan menghasilkan bahan pangan, Kukar bahkan menyuplai kebutuhan untuk sejumlah daerah di luar Kalimantan Timur, seperti di Sulawesi hingga Jawa.
“Selain subsektor perikanan, 51 persen padi di Kaltim juga berasal dari Kukar. Lahan tanaman padi Kukar paling luas se-Kaltim. Kami menargetkan hasil yang dicapai terus ditingkatkan untuk kebutuhan IKN,” kata Rendi. (rw)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoBaru 9 Diakui dari 505 Komunitas, Pemprov Kaltim Bentuk Tim Khusus Percepat Status Masyarakat Adat
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoPerangi DBD, Dinkes Kaltim Sebar 6.170 Dosis Vaksin Qdenga ke Daerah
-
PARIWARA4 hari agoIt’s Time To Ride The Kalcer! Warna Terbaru Grand Filano Hybrid Siap Jadi Skutik Idaman Anak Muda Kalcer Abis
-
SEPUTAR KALTIM4 hari ago21.903 Mahasiswa Baru Kaltim Resmi Bebas UKT Lewat Gratispol, Tahun Depan Target Tembus 124 Ribu Penerima
-
PARIWARA2 hari agoGaji Sering ‘Numpang Lewat’? CIMB Niaga Tawarkan Banyak Fitur Lewat OCTO Savers Payroll
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAwas Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kaltim Akhir Pekan Ini
-
SEPUTAR KALTIM17 jam agoPastikan Perbaiki Sistem Gratispol, Pemprov Kaltim Tepis Isu Pemutusan Sepihak Mahasiswa
-
BALIKPAPAN3 hari agoSoroti 319 Ribu Kasus Kecelakaan Kerja, Wagub Kaltim: K3 Bukan Sekadar Aturan, Tapi Hak Pulang Selamat

