PARIWARA
Harpelnas 2024 Jadi Momen BPJAMSOSTEK Pererat Hubungan Peserta di Rumah Sakit Primaya Betang Pambelum
Dalam rangka Harpelnas 2024 jadi momentum tepat untuk mempererat houngan peserta di Rumah Sakit Primaya Betang Pambelum dalam mmberikan layanan yang terbaik.
Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) yang jatuh pada 4 September, Anggota Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan, Subchan Gatot, bersama Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan, Erfan Kurniawan, mengunjungi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK).
Kunjungan tersebut berlangsung Primaya Hospital Betang Pambelum Palangka Raya, Rabu 4 September 2024.
Rombongan disambut hangat oleh Direktur Primaya Hospital Betang Pambelum, yang diwakili oleh dr. Ricky Setiawan.
“Harpelnas ini adalah momentum bagi kami untuk lebih dekat dengan para peserta dan memberikan layanan yang lebih baik lagi. Kami berkomitmen bahwa setiap kecelakaan kerja yang dialami peserta akan ditangani dengan fasilitas terbaik yang semuanya dibiayai 100% oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Subchan Gatot.
Ia menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan juga tengah mengembangkan administrasi berbasis elektronik guna mempercepat proses tindakan dan pembayaran di setiap rumah sakit, termasuk di Primaya Hospital Betang Pambelum Palangka Raya.
“Program Return to Work (RTW) adalah salah satu upaya kami untuk memastikan peserta yang mengalami kecelakaan kerja dapat kembali bekerja dengan optimal,” tambahnya.
Di sisi lain, dr. Ricky Setiawan dari Primaya Hospital Betang Pambelum Palangka Raya menyatakan bahwa seluruh tenaga kerja di rumah sakit tersebut telah terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.
“Sebagai rumah sakit rujukan untuk kecelakaan kerja, kami terus mengembangkan mutu layanan. Dengan fasilitas seperti prostetik pelindung, endoskopi tulang belakang, dan artroskopi untuk sendi, kami berharap dapat memberikan layanan terbaik bagi para peserta kecelakaan kerja,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan, Erfan Kurniawan, pelayanan prima penting diberikan kepada seluruh peserta di wilayah Kalimantan.
“Setiap peserta harus merasa dihargai dan dilayani dengan baik. Kami berharap dengan pelayanan yang optimal, kepercayaan peserta kepada BPJS Ketenagakerjaan akan semakin tumbuh,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya Budi Wahyudi mengucapkan selamat Hari Pelanggan Nasional 2024, semoga dengan beragam layanan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan dapat meningkatkan manfaat kepada peserta.
Kunjungan ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi BPJS Ketenagakerjaan kepada mitra kerja yang berkontribusi dalam layanan kesehatan para pekerja.
Pada kesempatan tersebut, diserahkan piagam penghargaan Inclusive Job Center (IJC) kepada Primaya Hospital Betang Pambelum Palangka Raya, serta penghargaan kepada karyawan terbaik rumah sakit dan penyerahan pelekat program Return to Work (RTW) kepada PT Wilson Lautan Karet.
Subchan Gatot menjelaskan bahwa Hari Pelanggan Nasional menjadi momen penting bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk mempererat hubungan dengan para peserta.
Kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan di Palangka Raya, tetapi juga serentak di 14 provinsi di Indonesia. (rw)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA1 hari agoAkses Pariwisata Kaltim Semakin Mudah, Ini 2 Rute Baru Lion Air Domestik dan Internasional
-
SAMARINDA5 hari agoPenumpang Melonjak, Bandara APT Pranoto Ajukan Perluasan “Area Safety” di Sisi Runway
-
SAMARINDA5 hari agoLapas Samarinda Overkapasitas 300 Persen, Andi Harun Siapkan 9 Hektare Lahan di Bayur
-
FEATURE5 hari agoTanggal Merah Januari 2026: Mengacu SKB 3 Menteri, Masih Ada Satu ‘Long Weekend’ Tersisa
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoUngguli Samboja dan Balikpapan Barat, Camat Long Kali Dinobatkan Jadi yang Terbaik se-Kaltim
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPercepat Konektivitas IKN, Rudy Mas’ud Geber Jalan, Jembatan, hingga Layanan Kesehatan di Barat Kaltim
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoCuaca Ekstrem Pekan Kedua Januari 2026: Kaltim Waspada Hujan Sedang, Wilayah Lain Siaga Badai
-
GAYA HIDUP5 hari agoBenarkah Mandi Hujan Bikin Sakit? Fakta Medis di Balik Mitos Lama

