SEPUTAR KALTIM
Jaga Profesionalisme, ASN Kaltim Diberi Pelatihan Kendalikan Emosi

BPSDM Kaltim menggelar sharing session bertema “Mengelola Amarah di Tempat Kerja bagi ASN” untuk memperkuat kompetensi emosional aparatur. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, profesional, dan harmonis di lingkungan pemerintahan.
Dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam pengelolaan emosi di lingkungan kerja, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur menggelar sharing session bertema “Mengelola Amarah di Tempat Kerja bagi ASN”, Selasa, 5 Agustus 2025.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan (SKPK) BPSDM Kaltim, Siti Djaitun, mewakili Kepala BPSDM Kaltim. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kecerdasan emosional sebagai bagian dari profesionalitas ASN dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin kompleks.
“Amarah yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak negatif, tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga pada rekan kerja, kualitas pekerjaan, dan citra instansi di mata masyarakat,” tegas Siti Djaitun.
Ia menyampaikan bahwa ASN dituntut memberikan pelayanan prima, menjaga integritas, dan bersikap profesional dalam setiap situasi. Untuk itu, kemampuan dalam mengelola amarah dan emosi menjadi kunci utama untuk menjaga suasana kerja tetap kondusif dan produktif.
Sharing session ini tidak hanya membekali peserta dengan pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis dalam mengelola stres, konflik, dan tekanan kerja yang sering muncul dalam birokrasi pemerintahan.
“Kami yakin wawasan yang diberikan narasumber akan sangat bermanfaat bagi semua peserta dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan harmonis,” tambahnya.
Kegiatan ini menghadirkan Guru Besar Psikologi dan Kesehatan Mental dari Universitas Airlangga sebagai narasumber utama, yang memberikan pemahaman mendalam mengenai teknik pengendalian emosi, manajemen konflik interpersonal, hingga strategi menjaga kesehatan mental di lingkungan birokrasi.
Dengan adanya kegiatan ini, BPSDM Kaltim berharap dapat menciptakan ekosistem kerja yang mendukung pertumbuhan kinerja ASN, sekaligus memperkuat kultur organisasi yang lebih humanis dan adaptif terhadap tantangan zaman. (prb/ty/portalkaltim/sty)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoHarga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamina Sebut Ikuti Harga Minyak Dunia
-
OLAHRAGA4 hari agoSIWO PWI Kaltim Dipastikan Masuk Kepengurusan KONI 2026-2030, Polemik Berakhir
-
BALIKPAPAN4 hari agoSatu Jemaah Wafat di Tanah Suci, 359 Jemaah Kloter Balikpapan Kembali dengan Selamat
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoMassa Aksi Kecewa, Hak Angket DPRD Kaltim Kembali Tertunda
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoKADIN Kaltim Siapkan Program Besar, Fokus Cetak SDM Unggul dan Perkuat UMKM
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKejati Kaltim Bongkar Dugaan Praktik Tambang Ilegal Bertahun-Tahun, Satu Tersangka Ditahan
-
BONTANG3 hari agoYamaha Goes to School Hadir di Bontang, Siswa Belajar Kreatif Lewat Buket Bunga dan Dekorasi Kue
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoRibuan PPPK Kaltim Dapat Kepastian, Gubernur Harum Pastikan Tak Ada PHK

