SAMARINDA
HUT ke-33, TVRI Kaltim Resmikan Creative Hub: Ruang Kolaborasi Gratis Bagi Komunitas dan Anak Muda
TVRI Kaltim resmikan Creative Hub sebagai ruang kolaborasi gratis bagi komunitas dan anak muda di HUT ke-33. Simak komitmen TVRI dan dukungan Pemprov Kaltim di sini.
TVRI Kalimantan Timur kini tidak lagi sekadar menjadi lembaga penyiaran publik yang hadir di layar kaca. Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 TVRI pada Rabu 21 Januari 2026, institusi ini resmi membuka diri sebagai ruang terbuka bagi publik melalui peluncuran Creative Hub TVRI Kaltim.
Fasilitas baru tersebut diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji. Kehadiran Creative Hub ini menandai transformasi TVRI dalam beradaptasi dengan kebutuhan zaman, sekaligus menyediakan simpul ekosistem bagi para pelaku ekonomi kreatif di Benua Etam.
Komitmen Adaptasi dan Kolaborasi
Kepala Stasiun TVRI Kaltim, Febriani, mengungkapkan bahwa penyediaan ruang kreatif ini merupakan janjinya sejak awal menjabat. Ia menegaskan bahwa fasilitas ini dirancang sebagai wadah diskusi dan kolaborasi yang bisa diakses secara luas oleh komunitas, seniman, hingga generasi muda.
“Creative Hub ini adalah komitmen yang saya bawa sejak awal menjabat. Alhamdulillah, di tahun kedua akhirnya bisa terwujud. Dunia terus berubah dan menuntut ruang-ruang kolaborasi. Creative Hub ini kami siapkan agar bisa dimanfaatkan bersama, bukan hanya oleh TVRI, tapi juga komunitas,” ujar Febriani.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama TVRI, Iman Broto Seno, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program nasional TVRI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di setiap daerah. Ia menekankan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk memanfaatkan fasilitas ini karena aksesnya terbuka tanpa biaya.
“Creative Hub ini adalah ruang yang kami buka seluas-luasnya bagi komunitas dan pelaku ekonomi kreatif. Bisa untuk nonton bareng, pelatihan, bedah film, dan berbagai kegiatan kreatif lainnya, dan itu gratis,” tegas Iman.
Wadah Inklusif bagi Komunitas Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif TVRI Kaltim. Menurutnya, kehadiran ruang fisik seperti Creative Hub adalah jawaban atas kerinduan komunitas seni dan budaya di Kaltim akan tempat berkumpul yang inklusif dan netral bagi berbagai kelompok multietnis.
“Ini terobosan yang sangat baik. Masyarakat Kaltim, terutama komunitas seni, budaya, dan anak muda, merindukan ruang untuk berkumpul, bertukar gagasan, dan berkolaborasi. Creative Hub ini menjadi tempat yang tepat,” kata Seno Aji.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung keberadaan ruang-ruang kreatif semacam ini. Hal ini sejalan dengan tren pertumbuhan ekonomi Kaltim yang mulai banyak didorong oleh sektor industri kreatif.
“Ekonomi Kalimantan Timur saat ini tumbuh tinggi dari sektor industri kreatif. Pemerintah daerah tentu mendukung ruang-ruang yang bisa memantik kreativitas anak muda, UMKM, dan insan seni, karena dari sanalah ekonomi kreatif bertumbuh,” tambahnya.
Melalui Creative Hub ini, TVRI Kaltim harapannya tidak hanya menjadi rujukan informasi publik, tetapi juga menjadi rumah bagi lahirnya ide dan karya kreatif yang lahir langsung dari kolaborasi masyarakat. (ens)
-
BALIKPAPAN5 hari agoSambut HUT ke-129, Balikpapan Rilis Logo “Harmoni Menuju Kota Global”
-
SAMARINDA3 hari agoSamarinda Menuju Usia 358 Tahun: Menelusuri Jejak Enam Kampung Purba dan Akar Sejarah Kota Mahakam
-
GAYA HIDUP4 hari agoAngka Pernikahan 2025 Naik Tipis, Tren ‘Enggan Nikah’ Mulai Melandai?
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoBibit Siklon Tropis 97S Kepung Indonesia Bagian Selatan, Begini Prediksi Cuaca Kaltim Sepekan ke Depan
-
BERITA3 hari agoPrakiraan Cuaca Sepekan: Bibit Siklon 97S Muncul, Wilayah Selatan Indonesia Waspada Hujan Ekstrem
-
FEATURE4 hari agoFenomena AI di 2026: Jadi “Asisten Hidup” yang Memanjakan, atau Perangkap Ketergantungan?
-
BERAU5 hari agoDi Balik Pesona Pantai Payung-Payung, Rudy Mas’ud Soroti Abrasi yang Ancam Jalan Bandara
-
BALIKPAPAN2 hari agoPendaftaran Balikpapan CSR Awards 2026 Dibuka, 8 Sektor Ini Jadi Prioritas Penilaian

