SEPUTAR KALTIM
Kesejahteraan Pengajar Jadi Prioritas, Pemprov Kaltim Kucurkan Insentif untuk 26.975 Guru dan Ustaz
Pemprov Kaltim salurkan insentif bagi 26.975 guru dan ustaz pada 2026. Gubernur Rudy Mas’ud pastikan kesejahteraan pengajar jadi prioritas meski anggaran terbatas.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali melanjutkan program insentif bagi tenaga pendidik di tahun 2026. Sebanyak 26.975 guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga ustaz dan ustazah di pondok pesantren ditargetkan menerima bantuan tersebut.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa pemberian insentif ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang mengabdi di dunia pendidikan.
“Meski pada 2026 anggaran APBD jauh dari harapan, kita tidak bisa diam dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Pemprov Kaltim yakin dukungan ini akan membuat masyarakat merasa tenang dan bahagia,” ujar Rudy saat menerima jajaran Direksi Tribun Kaltim di ruang kerjanya, Kamis (26/2/2026).
Menurut Rudy, pendidikan adalah kunci utama kemajuan Bumi Etam. Oleh karena itu, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) harus berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kesejahteraan para pengajarnya.
Skema Pencairan dan Verifikasi Ketat
Program yang sudah berjalan sejak 2025 ini menetapkan besaran insentif senilai Rp500 ribu per orang setiap bulan. Penyalurannya dilakukan secara bertahap setiap tiga bulan sekali, sehingga dalam satu tahap pencairan, setiap penerima akan memperoleh Rp1,5 juta. Total bantuan diberikan selama enam bulan dalam setahun.
Agar program ini tepat sasaran, Gubernur menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan verifikasi data secara ketat. Langkah ini diambil guna menghindari adanya penyaluran dana kepada tenaga pendidik yang sudah tidak aktif.
Tak hanya menyasar guru, Pemprov Kaltim juga mengalokasikan insentif bagi 5.710 penjaga rumah ibadah di seluruh kabupaten/kota pada tahun ini.
Sebaran Penerima di Kabupaten/Kota
Berdasarkan data rekapitulasi tahun 2026, berikut adalah sebaran penerima insentif guru dan ustaz di Kalimantan Timur:
- Balikpapan: 5.734 penerima
- Kutai Kartanegara: 5.255 penerima
- Samarinda: 4.454 penerima
- Kutai Timur: 2.928 penerima
- Bontang: 2.198 penerima
- Paser: 1.994 penerima
- Penajam Paser Utara: 1.884 penerima
- Berau: 1.541 penerima
- Kutai Barat: 568 penerima
- Mahakam Ulu: 419 penerima
Apresiasi dari Tenaga Pendidik
Kebijakan ini disambut hangat oleh para pengajar di lapangan. Arbayah, Kepala MI Al-Muna Samarinda yang telah mengabdi selama 20 tahun, mengaku haru saat menerima bantuan ini.
“Semoga ini menjadi hal yang baik dan dapat lebih mensejahterakan kami para guru. Sangat bahagia sekali, semoga bantuan ini dapat berlanjut terus ke depannya,” ungkap Arbayah.
Melalui keberlanjutan program insentif ini, Pemprov Kaltim berharap semangat para tenaga pendidik terus terjaga, yang pada akhirnya akan berimbas pada meningkatnya kualitas pendidikan di Kalimantan Timur secara menyeluruh. (ens)
-
GAYA HIDUP4 hari agoEkonomi Lagi Sulit? Ini 9 Cara Healing Murah Meriah Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
POLITIK4 hari agoWagub Seno Aji Minta Maaf ke Prabowo Usai Absen Rakornas, Pilih Tangani Karhutla Kaltim
-
SAMARINDA2 hari agoPolresta Samarinda Amankan 37 Orang Dugaan Pencurian Kabel Bermodus Penggalian Jalan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoAntrean BBM di Kaltim Belum Tuntas, Rudy Mas’ud Minta Pertamina Jaga Pasokan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKarhutla Kaltim Mulai Menurun, Apakah Ancaman Asap dan Kekeringan Sudah Berakhir?
-
SAMARINDA3 hari agoLebih dari 60 Titik Galian Ditemukan di Samarinda, Dugaan Pencurian Kabel Bikin Wali Kota Turun Tangan
-
BALIKPAPAN4 hari agoPadel Makin Dilirik di Balikpapan, Berapa Biaya Main dan Bagaimana Cara Memulainya?
-
KUKAR4 hari agoKota Bangun Perkuat Potensi Pangan dan Perikanan, Produk Ikan Asin Kukar Disebut Tembus Ekspor

