BALIKPAPAN
Padel Makin Dilirik di Balikpapan, Berapa Biaya Main dan Bagaimana Cara Memulainya?

Ada banyak cara untuk menghabiskan akhir pekan. Sebagian orang memilih nongkrong di kafe, berburu kuliner, atau jalan-jalan bersama keluarga. Namun, belakangan ada aktivitas lain yang mulai menarik perhatian pencinta olahraga di Balikpapan, yakni padel.
Olahraga yang memadukan unsur tenis dan squash ini menawarkan pengalaman bermain yang seru sekaligus menjadi kesempatan untuk berkumpul bersama teman. Tak harus menjadi atlet atau punya pengalaman bermain tenis, pemula pun bisa mulai belajar dari dasar.
Di Balikpapan, pilihan lapangan padel juga semakin beragam. Beberapa tempat menawarkan fasilitas indoor, sementara lainnya menggabungkan lapangan dengan kafe dan area bersantai.
Buat yang penasaran ingin mencoba, ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum memesan lapangan. Mulai dari cara bermain, perlengkapan yang dibutuhkan, sampai perkiraan biaya yang perlu disiapkan.
Mengenal Padel, Olahraga yang Bisa Dicoba Bersama Teman

Sekilas, padel terlihat mirip tenis. Permainannya menggunakan raket khusus dan bola, tetapi lapangannya lebih kecil serta dikelilingi dinding kaca atau pagar yang menjadi bagian dari permainan.
Padel umumnya dimainkan oleh empat orang, dengan dua pemain di setiap tim. Karena itu, olahraga ini cocok dijadikan agenda akhir pekan bersama teman, pasangan, atau komunitas.
Salah satu hal yang membuat padel menarik bagi pemula adalah kesempatan untuk belajar sambil bermain. Meski begitu, pemain tetap perlu memahami aturan dasar, teknik memukul bola, posisi di lapangan, serta cara bergerak yang aman.
Tidak perlu langsung membeli semua perlengkapan. Untuk percobaan pertama, calon pemain bisa menanyakan kepada pengelola lapangan apakah raket dapat dipinjam atau disewa. Gunakan pakaian olahraga yang nyaman dan sepatu yang sesuai dengan ketentuan lapangan.
Kalau belum pernah bermain sama sekali, mengikuti sesi latihan pemula bersama pelatih juga bisa menjadi pilihan. Dengan begitu, pemain bisa mengenal teknik dasar lebih terarah sebelum ikut permainan bersama teman.
Berapa Biaya Main Padel di Balikpapan?

Sebelum ikut tren, tentu penting untuk mengetahui anggaran yang perlu disiapkan. Kabar baiknya, biaya mencoba padel tidak selalu harus dibayar sendiri oleh satu orang karena lapangan umumnya digunakan untuk permainan ganda.
Berdasarkan daftar venue di platform pemesanan AYO Indonesia yang ditelusuri pada Oktober 2026, beberapa lapangan padel di Balikpapan mencantumkan harga awal berikut:
- Taralaya Social Grounds: mulai Rp50.000 per sesi.
- Piko Padel Balikpapan: mulai Rp125.000 per sesi.
- Balikpapan Padel Club: mulai Rp150.000 per sesi.
- Sociale Padel Club: mulai Rp200.000 per sesi.
Tarif tersebut merupakan harga awal yang tercantum pada platform, bukan jaminan harga untuk setiap jadwal. Biaya aktual bisa berbeda tergantung lapangan, tanggal, jam bermain, dan ketentuan venue.
Sebagai gambaran, jika biaya sewa satu sesi Rp150.000 dan dibagi rata kepada empat pemain, masing-masing membayar Rp37.500 untuk sewa lapangan. Perhitungan ini belum memasukkan biaya tambahan seperti sewa raket, pelatih, atau minuman.

Beberapa tempat yang bisa dipertimbangkan antara lain:
- Balikpapan Padel Club, di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 429, Balikpapan.
- Sociale Padel Club, di Jalan Mayjend Sutoyo Nomor 65, Klandasan Ilir.
- HOLA! Padel & Tennis Club, di Jalan MT Haryono Nomor 17, Gunung Bahagia.
- TQ One Padel Court, di kawasan Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 6, Balikpapan Utara.
Sebelum menentukan pilihan, cek kembali tarif, ketersediaan lapangan, fasilitas, serta aturan peminjaman raket. Pemesanan lebih awal juga bisa membantu menghindari jadwal yang sudah penuh, terutama saat akhir pekan.
Bagi yang baru ingin mencoba, tidak perlu buru-buru membeli raket sendiri atau mendaftar keanggotaan. Mulailah dari satu sesi, ajak teman agar biaya bisa dibagi, lalu lihat apakah olahraga ini cocok dengan minat dan rutinitas Anda.

Pada akhirnya, mencoba hobi baru bukan semata mengikuti tren. Padel bisa menjadi salah satu cara untuk tetap aktif, memperluas pertemanan, dan membuat agenda akhir pekan terasa berbeda.
Jadi, kalau selama ini akhir pekan hanya diisi dengan nongkrong atau jalan-jalan ke pusat perbelanjaan, mungkin sekarang waktunya mencoba aktivitas baru di lapangan. (Am)

GAYA HIDUP8 jam agoEkonomi Lagi Sulit? Ini 9 Cara Healing Murah Meriah Tanpa Bikin Dompet Menjerit
POLITIK11 jam agoWagub Seno Aji Minta Maaf ke Prabowo Usai Absen Rakornas, Pilih Tangani Karhutla Kaltim
SEPUTAR KALTIM1 hari agoKasus Ajudan Gubernur Kaltim Usai Demo, Bagaimana Perkembangan Terbarunya?
POLITIK1 hari agoUsai Demo Besar di Samarinda, Ini Janji Rudy Mas’ud kepada Mahasiswa
GAYA HIDUP23 jam agoGaji Cepat Habis Padahal Baru Gajian? Ini 7 Kebiasaan yang Perlu Diubah
EKONOMI DAN PARIWISATA19 jam agoAntrean BBM di Kaltim Belum Tuntas, Rudy Mas’ud Minta Pertamina Jaga Pasokan
KUKAR12 jam agoKota Bangun Perkuat Potensi Pangan dan Perikanan, Produk Ikan Asin Kukar Disebut Tembus Ekspor
SAMARINDA5 hari agoWarga Samarinda Turun ke Jalan, Desak Karhutla Kaltim Jadi Bencana Nasional







